MUNGKIN SUDAH TAKDIR

MUNGKIN SUDAH TAKDIR
BIOSKOP


__ADS_3



Suasana riuh sahut menyahut suara para pembeli dan penjual beberapa gerobak serta kuli panggul berlalu lalang membawa barang belanjaan orang-orang yang memerlukan keringatnya



aku menatap wajah lesu nan letih kepada seorang bapak tua dengan badan setengah membungkuk sambil berjalan menarik gerobak yang penuh barang itu



"kasian kau pak sudah setua itu masih berkeliaran mencari nafkah , seharusnya kau dirumah menikmati masa tuamu bersama cucu dan anak mu ,! ucapku membatin merasa miris melihat beliau



kenapa ayahku tak seperti bapak itu yang rela habis-habisan mengeluarkan tenaganya hanya untuk menafkahi keluarganya sementara ayah


tega meninggalkan aku ,ibu serta adikku demi seorang pelakor



sudah bertahun-tahun beliau pergi tanpa tau kabar beritanya entah sekarang hidup bahagia kah dengan wanita pelakor itu ,atau kah malah sebaliknya


"hmmhhhh... semoga aja beliau selalu dalam keadaan sehat wal'apiat ! ucapku menghela nafas



aku kembali fokus dengan terong berwarna ungu, cabe besar berwana merah campur ijo ini,setumpuk lobak putih serta sayuran ijo lainnya yang masih tak bertuan ini



"neng Lia , seperti biasa ya ? ucap ibu pembeli langganan ku



"assiap ibu ! sahutku siap dengan satu kantong plastik besar



"ibu tinggal kesana dulu ya ,,ingat tomatnya dipisah ! ucap si ibu



"beres bu ! sahutku



tangan ku mulai cep sana cep sini mengambil satu persatu sayuran yang biasa ibu itu beli


hanya butuh lama bagi ku menyiapkan semuanya kantong plastik berwarna merah itu telah ku simpul dengan rapinya



"eheemm ,beli sayur nya dong mbak !



suara itu terdengar sangat tak asing ,akupun segera bangun dari jongkok ku yang baru saja meletakkan barang punya si ibu tadi kebawah meja



"Evan , ! aku sudah menduganya



"kok kamu tau aku disini ?



"ya taulah,,ini kan pasar gue sering mondar'mandir disini, cuman gak mampir



"terus sekarang ngapain kesini ,mau beli sayur??



"enggak ,,gue mau beli mbak pedagangnya hhhaa ! ucap Evan dengan tawa jahilnya



"huh nyebelin ,,kalo kesini cuma mau gangguin mending pergi aja ? omelku



"gitu aja marah,,



"lagian beli juga enggak ,,ganggu iya



"jam berapa lo tutup ! tanya Evan


__ADS_1


"tergantung habis jualan ku , emang kenapa ??



"bisa gak temani gue ke bioskop hari film perdana yang amat gue sukai di puter ,?



" hah kok ngajak aku ,,kenapa gak lo ajak pacar lo mak lampir itu ?



"males,,gue lagi berantem,,ngajak rico katanya sibuk banget ,pengen sendiri agak gimanaa gitu gak seru !



"gak mau ah ,,entar perang lagi ma tu mak lampir ,!



"plis ,gue bayar nih seharga semua dagangan lo ini ! rengek evan memohon



"waw , tawaran yang sangat menggiurkan ,okee aku mau ,jam berapa!



" jam 10 ini



kulihat jam dilayar HP baru jam 08.07 berarti masih 2 jam lagi ,masih keburu nih menghabiskan jualan ku meski Evan sudah membeli semua sayur ini



"kok lo gak berkemas buat tutup si ? celetuk Evan



" kan masih 2 jam lagi ,masih sempat jualan nih ! ucapku



" semua sayur ini udah gue borong,kan tadi gue bilang bakal gue bayar seharga semua dagangan lo ini ,kalo gak percaya sekarang juga gue bayar ! ucap Evan sembari meraih dompet di saku celana yang terselip di bokong nya itu



" kamu ngeborong ni semua karna pengen ngajak aku ke bioskop doang kan?pasti nantinya semua sayur ini kamu buang kan sayang ,, mending aku jual dapat untung dobel deh aku ! jiwa dagangku berbicara




setelah perdebatan panjang akhirnya Evan mengalah ,malahan ia nampak antusias melayani setiap pembeli yang datang sampe abis tuh semua sayuran



"puk puk puk ,,yey udah laku semua ,,hebat kamu van ,,! celoteh ku sambil memberi ia tepukan tangan



"biasa aja kale ,,urusan jual menjual mah keahlian ku ! ucap Evan berbangga



"buruan beresin ,waktu lo tinggal 20 menit lagi ! Evan mendesak ku



tinggal ngangkat meja mindahin ke tempat rahasia plus bersih-bersih kalo ada sampah beres deh ,kami pun berangkat menuju pulang mengantar sepeda motorku terlebih dulu


sesampainya di rumah ku parkirkan sepeda motorku di bawah pondok kecil yang berada di samping rumah,akupun pamit sama ibu dan segera menghampiri Evan



"lo gini aja ya ,,gak ganti baju atau dandan gitu !



perkataan Evan menyadarkanku akan baju kucel penuh keringat serta muka kusam ku ini dengan sedikit waktu yang masih tersisa ku gunakan jurus ampuh gerakan seribu bayangan gercep secepat kilat menyambar


aku kembali keluar mengenakan baju sedikit anggun serta polesan make up tipis asal gempul doang wkwkwk



"kok berasa kayak kencan ya ! gumamku sambil memasuki mobil



aku teringat dengan cowok pujaan belahan jiwa ku , tangan ku meraih HP didalam tas kecil hendak memberitahukan hal yang tengah aku lakukan saat ini kepada cowok ku itu


2 kali telpon ku tak ia jawab kupikir ia pasti tengah sibuk akupun memberikan satu pesan



( Evan ngajak aku ke bioskop , katanya gak ada temen yang bisa di ajak ,jadi terpaksa deh aku ikut ,jangan marah ya ,,love you )

__ADS_1



*****


Fadil berlarian menuju parkiran dengan nafas terengah-engah masuk kedalam mobilnya



"duhh kenapa harus ketinggalan segala si ! gerutu nya mulai menyalakan mesin mobilnya



ia terpaksa pulang sebab logbook nya ketinggalan ,bagi seorang koas logbook itu sangat lah penting sebab semua kegiatan setiap stase harus ia catet di logbook tersebut dan harus ada tandatangan dari konsulen di setiap akhir tugas stase nya



saat perjalanan menuju istananya tiba-tiba lampu merah menghalangi jalannya terpaksa mobil pun berhenti



"loh Lia !



mata fadil membola api melihat wanitanya tengah berjalan bersama Evan menuju masuk kedalam gedung bioskop yang tak jauh dari perempatan lampu merah itu



"ke bioskop cuma berdua doang ,katanya temen !



fadil nampak terlihat sangat kesal rasa cemburu menggerogoti jiwanya ingin sekali ia menghampiri kekasihnya serta menghajar cowok yang bersamanya itu ,namun terkendala kewajiban tugas yang harus ia selesaikan


lampu hijau menyala si pengendara pun mulai kembali melajukan mobilnya



ting nong,ting nong ...



fadil memencet bel pintu rumahnya berulang kali namun tak kunjung terbuka entah karna kesal tak dibukain atau kesal karna hatinya tengah kerasukan api cemburu hingga ia menendang-nendang pintu itu



"duk..duk..duk...



kreekkk !!


akhirnya pintu itu terbuka pak anwar dengan perut gembrot nya sembari memegang secangkir kopi di tangan kanannya



"sabar napa si ,,debuk'debuk pintu segala ,papah gak denger lagi nyantai di halaman belakang ! omel pak anwar



fadil tak menghiraukan omelan papahnya ia berlalu masuk pergi naik keatas menuju kamarnya mengambil logbook didalam laci


dan kembali keluar saking buru-burunya



"duhh ! teriaknya menjerit kepalanya kejedot pintu



pak anwar geleng-geleng kepala melihat tingkah laku anaknya itu














__ADS_1



__ADS_2