
"Sebuah hubungan jika berpondasikan kepercayaan maka berdirilah sebuah tembok cinta yang kokoh"
****
LDR "long distance relationship" lebih tepatnya hubungan jarak jauh yang kini kami jalani,3 bulan sudah berlalu entah kapan kami bisa saling bertemu "kangen berat kuy" beratnya kayak ngangkat anakonda hhhe
"sibuk banget ya ? gumamku berulang kali melihat ke layar HP
seminggu ini ia tak memberi kabar semua chat ku tak satupun ia baca, ini bukan pertama kalinya bahkan terlampau sering terkadang diantara sepuluh chat yang ku kirimkan hanya satu ia balas , dengan jawaban yang sama berulang-ulang "ma'af wanitaku aku sangat sibuk mohon pengertiannya love you "
kunci dari semua ini adalah sabar
semenjak tau ia menyiapkan rumah masa depan untukku semua rasa ragu akan cintanya hilang lenyap ditelan rasa percaya penuh positif ,yah meskipun di bumbui sedikit rasa was-was hhe wajarlah dirasakan oleh setiap pasangan menjalankan hubungan LDR sepertiku
"woy apa si yang lo pikirin ,dari tadi bengong aja ! tegur vina
"hhhe sorry ,,kita makan yuk vin ! ajak ku sembari membuka kotak bekal
"apa tuh ! tanya vina mengintip isi kotak bekal
"udang plus petai ! seru ku
"uwek ..uwekk !!
"kamu gak papa kan vin
"gak tau nih ,, akhir'akhir ini berasa mual terus , apalagi kalo cium pete
"uwaHhh ,,pertanda hamil itu vin,udah kamu periksa belum ,
"belum,, soalnya gue takut
"loh kok takut ,sakit juga enggak ,
"gue takut nerima kenyataan kalo gue hamil,,gue enggak mau hamil pas gak ada kevin ,,hua huaaaaa ! tangisan menyeruak
" ada'ada aja si kamu , dimana'mana orang seneng bahagia bakal punya baby ,,lah kamu takut kayak orang hamil di luar nikah aja , ! celetuk ku
"bentar ,aku beres'beres dulu ,habis itu kita ke klinik biar tau kamu hamil apa enggak ! ucapku lagi
"gak mau gue ,, ! tolak vina
"ughh,,ayok ah ,,lagian kalo gak mau hamil , kenapa gak pake pengaman .! ocehku
"gue pikir kalo jarang ketemu gak bakal hamil ,! ucap vina
"apa hubungannya jarang ketemu ama hamil,, ckckck ! geleng-geleng kepala aku dibuatnya
"kalo hamil gimana ?
"ya Alhamdulillah dong , itu bakal jadi hadiah untuk kevin
"kalo gak hamil ?
"berarti harus di obatin rasa mual2 nya ,! ucapku meninggi
__ADS_1
aku mulai terasa kesal menjawab pertanyaan aneh dari seorang calon ibu , melihat dari sikapnya ini sih aku yakin dia hamil iya gak pernah bersikap selabil ini
meski terpaksa vina tetap mengikuti ajakanku untuk memeriksanya ke klinik sesampai di klinik aku mengambil nomor antrian dan melakukan prosedur yang harus kami lakukan sebelum menemui sang dokter kandungan setelah selesai vina pun masuk dan langsung di periksa sekitar 15 menit kemudian akhirnya ia keluar
"gue hamil ! teriak vina kegirangan membuat beberapa kepala yang tengah duduk mengantri tercengang
"sstt ,,kamu ini ,tadi nangis sekarang girang banget ,cepet amat berubahnya !
"hhhe ,, setelah dapat pencerahan dari dokter ,yuk kita pulang !
entah apa yang di katakan oleh dokter yang jelas vina sangat bahagia , setengah jam yang lalu ia meratap takut hamil ,eh sekarang girangnya minta ampun efek bumil kali ya ???
tinggal aku nih kapan bisa cepat nyusul kayak vina boro-boro nyusul ,kapan dikawinin aja aku gak tau "hmmmhh.. " helaan nafas panjangku
tring tring tring
HP ku berbunyi terus berulang kali aku yang tengah memegang kendali laju kendaraan ini perlahan menepi bergegas mengambil HP dalam tas kain persegi empat yang biasa kupakai saat berjualan
"ini dia , yang aku tunggu² ! pekik ku membaca nama panggilan tersebut
nafas ku atur sedemikian rupa agar tak terdengar gugup , meski sering berbicara dengannya namun rasa gugup itu terus saja hinggap di dadaku
"hha..llo
"lagi sibuk ya ?
"enggak kok ,
"habisnya dari tadi ku telpon baru aja di jawab ,
"uwahhhh selamat bilangin ama vina,,
"iya nih orangnya gi di belakang aku ,mau ngomong sekalian
"gak ,aku pengen ngomong sama kamu aja , mumpung punya waktu ,
"segitu banyak ya tugas yang harus kamu lakuin ?
"iya , ma'afin aku ,,gak bisa terus kasih kabar ama kamu
"gak papa aku ngerti kok' !
"emhhh ,vina kan hamil tuh ,,berasa pengen kayak dia gak ???
"uhh apa'an si ,,diakan punya laki ,lah aku
"kalo mau ,,kita nikahan yuk !??
"ahhh,, bercandanya keterlaluan dehh
"beneran ,,mau gak ??
"ya mau lah ,,
"hhha , tungguin aku setahun lagi ya ,,
__ADS_1
"ihh kirain ngajak nikahnya sekarang ,
"kebelet nih ,,sini susulin aku langsung bawa penghulu
"beneran ,besok aku kesana nih
"ya enggak lah becanda doang,,bukan lelaki gentleman namanya kalo nyuruh ceweknya yang nyamperin cowoknya,,aku gak kayak gitu ,kamu wanita kesayanganku ,aku kan menghalalkan mu dengan cara yang benar ,
"hohooww,,hatiku yang beku jadi meleleh nih
"doain ya ,aku bisa terus lulus ujian dari setiap stase biar cepat selesainya koas ku dan segera ngawinin anak orang trus bikin tuhh kayak vina
setengah jam aku berdiri di tepi jalan sambil megangi HP goyang² gak karuan setiap kali mendengar gombalan maut dari fadil membuat vina menutup mukanya dengan helm karna malu temannya ini tengah dilanda kegilaan wkwkwk
telpon berakhir dengan kiss jarak jauh darinya
"sudah nih ! tanya vina terlihat jengkel
"hhe sudah vin,sorry ya ,,gak pegel kan ! ucapku cengengesan
"gak pegel gue ,cuman dada gue nyesek nih nahan malu ,lagian telponan gak pada tempatnya , di tambah lagi tingkah laku lo yang kayak topeng monyet loncat sana sini !!oceh ibu hamil ngedumel
kami kembali melanjutkan perjalanan otw menuju terang eh menuju pulang maksudnya,
daya semangat ku naik menjadi seratus persen sebab udah di charge ama si pujaan
aku mengantarkan vina pulang ke rumahnya sesampainya aku tidak mampir melainkan lansung pulang ,nanti ibu bertanya-tanya kenapa aku pulang terlambat biasanya aku pamit dulu sama beliau kalo mau kemana-mana ,kalo tadi kan sehabis jualan aku gak pulang dulu langsung aja nganterin vina
"assalamualaikum bu ..... ! ucapanku terhenti seorang wanita yang sangat tak asing bagiku tengah duduk mengobrol dengan ibu
yah beliau bu Rinawati wanita calon mertua ku kelak meski sangat tipis harapan hidup bersama anaknya tapi dengan secuit harapan itu tak membuat ku mundur selangkah pun
"boleh saya bicara dengan mu ? ucap bu Rinawati tersenyum kecut
"boleh bu ! sahutku
"tapi tidak disini ,bisa ikut saya keluar ! ajaknya
menggulirkan mataku kearah ibu memberi kode apakah aku harus ikut atau tidak ? mengingat hubungan ku dan bu Rinawati sangat lah tidak baik , anggukan kepala dari ibu memberi tanda kalo aku harus ikut
aku melangkah keluar mengiringi bu Rinawati masuk kedalam mobil suasana begitu mencekam dingin bagai tengah berada di rumah kosong nan angker
"
__ADS_1