MUNGKIN SUDAH TAKDIR

MUNGKIN SUDAH TAKDIR
ACARA HAJATAN SUNATAN


__ADS_3

suara azan Subuh berkumandang sangat merdu di telingaku hingga membangunkan di ke lelapan tidur nyenyak ku,aku pun bangkit beranjak dari kamar ku hendak ke kamar mandi, sementara ibu dan adikku telah lebih dulu siap di atas sajadah adikku yang setengah ganteng ini mengenakan peci putih ,ibuku bidadari dalam keluarga kami ini sangat cantik mengenakan mukena mereka duduk sambil menunggu ku agar bisa sholat berjamaah bersama,itu sudah menjadi tradisi kami untuk bisa sholat berjamaah satu kali dalam 5 waktu, setelah selesai sholat seperti biasa aku dan ibuku akan bersiap-siap memperdagangkan jualan kami,berbeda dengan arfan adikku sembari menunggu waktu untuk sekolah,ia terlebih dahulu menyiapkan sarapannya sendiri dengan ala kadarnya



mungkin hari ini adalah hari keberuntungan kami ,yang biasanya baru habis saat mentari mulai terik bahkan terkadang sampai menjelang sore ,namun berbeda dengan hari ini dagangan kami sangat cepat habis laku terjual semua.. aku dan ibuku sangat bersyukur kepada Allah SWT atas rezeki yang halal dan berkah ini,kami bersiap-siap untuk pulang ke rumah dalam perjanjian aku di hampiri om-om paruh baya ia mendekati ku dan berbicara kepadaku


Lia ada tawaran job menyanyi jm 4 sore di gg sebelah ..?? namanya pak adi pemilik orkestra dangdut melayu karna aku gak memiliki sebuah telpon genggam jadi,setiap kali ada tawaran job ia langsung menjumpai ku di tempat biasa aku berdagang


oh iyaaa siap pak adi..."!! ucap ku dengan lantangnya karna aku Tidak akan menyia-nyiakan kesempatan yang sangat jarang ada



detik menit jam pun sangat cepat berlalu,bagi waktu tak ada kata menunggu ia akan terus berjalan tanpa berhenti hingga tidak ada kata tuk terulang kembali



ah sudah jam 3 nih ...!! mata ku melirik ke arah jam dinding yang terpajang di dinding kamar ku,aku pun segera bersiap untuk merias diri ke salon , keberuntungan tidak selalu berpihak kepadaku salon kecantikan langganan ku closed Alias tutup ,aku mencoba pergi dari satu salon ke salon lainnya namun tidak buka juga seolah mereka janjian atau mungkin mereka sedang arisan pikirku,karna lelah aku pun kembali kerumah


loh nak kok balik lagi apa ada yang ketinggalan ...!! tanya ibuku


gak bu ...salon nya tutup"""! sungut ku dengan muka melas


sini biar ibu aja yang dandanin kamu..!! pinta ibuku sambil berjalan ke kamar mengambil alat-alat make up yang seadanya


gini gini ibu mantan perias pengantin lo ..!! seloroh ibuku dengan bangganya


aku hanya pasrah terdiam duduk di muka cermin setelah selesai aku pun langsung bergegas pergi ,jarak menuju kampung sebelah lumayan agak jauh aku berpikir untuk menggunakan transportasi umum,namun ekspetasi tak seindah Kenyataan kesialan pun ikut melandaku tak satu pun dari tadi taksi maupun mamang ojek tuk mampir atau sekedar lewat melirik ku,aku terus berjalan dengan lunglai karna kaki ku sudah hampir kehabisan energi " kalo aja bukan karna uang " keluh ku sambil terus berjalan berharap ada menawarkan jasa kepadanya dan aku oun berhenti sejenak mengistirahatkan karna kaki ku sudah mulai pegal



dil berhenti di sono gue mau beli minum !!..ucap jojo menunjuk ke sebuah minimarket,mereka baru pulang dari kampus


saat turun dari mobil jojo melihat ke arah Lia ia merasa pernah melihat sebelum nya tapi entah dimana pikirnya,sambil masuk kedalam minimarket,dan masuk kembali kedalam mobil jojo bertanya kepada fadil


dil lo lihat depan deh bukannya tu cewek yang dulu pernah lo kejar ampe ambruk ya..???


yang mana ...!?? tanya fadil balik sambil memutar mutarkan bola matanya melirik kesana kemari hingga akhirnya matanya tertuju kearah Lia cewek yang akhir-akhir ini yang sedang mengganggu pikirannya,ia melototi penampilan Lia

__ADS_1


mau kemana dia ,setelah kemaren mengejutkan ku dengan topeng masker wajah hitamnya itu, sekarang mengejutkan ku dengan dandanan bak badut gini ck ck " ia menggeleng geleng kan kepalanya


..tuh muka habis kecebur dimana sih ampe mirip badut gitu...??? tawa jojo dengan sangat keras,fadil turun dari mobil menghampiri Lia


heyy ngapain disini lagi nungguin pacarnya ya???senyum merekah lebar terpancar di wajah Lia ia menjawab pertanyaan fadil


gak ...lagi nungguin taksi tapi gak ada yang lewat""'


emang mau kemana ??


mau ke orang sunatan ""


ayo naik ...!!??!! fadil pun membuka pintu mobil bermaksud untuk mengantar Lia,tanpa pikir panjang Lia masuk kedalam mobil


fadil berbisik kepada jojo ,sambil mengeluarkan beberapa lembar uang


Jo "lo pulang gih naik taksi ...!! jojo pun sangat paham dengan apa yang dimaksud sahabatnya itu,ia pun keluar dari mobil


Lia merasa canggung berduaan di dalam mobil hingga ia terdiam seribu bahasa, hatinya berdegup sangat kencang


ke kampung sebelah terus aja nanti perempatan belok ya.."!


belok sini ..(fadil)


iyaa terus lagi ..(Lia)


masih jauh gak..(fadil)


gak ..bentar lagi nyampe kok(Lia)


mereka pun sampai ke tujuan


terimakasih banyak atas tumpangannya( Lia)


mana ongkos taksi nya ...?? canda fadil kepadanya,dengan polosnya Lia meraih dompetnya bermaksud ingin membayar


gak ...gak ..gak aku cuma bercanda kok(fadil)

__ADS_1


huhh dasar.. sekali lagi terimakasih ya .. !! ucap Lia sambil berlari ke arah panggung


fadil yang berniat ingin segera pulang tiba-tiba terhenti,saat ia melihat Lia sedang asyik mengobrol dengan seorang cowok di atas panggung ,ia mengurungkan niatnya dan kembali masuk bergabung bersama tamu undangan lainnya,ia duduk di kursi yang telah disediakan oleh empunya hajatan


dentuman musik dangdut dengan genre koplo siap meriuhkan suasana


Ulurkan tanganmu padaku ,,pegang lah hai pegang tangan ku...


terdengar suara merdu si penyanyi


ternyata dia penyanyi ...!! gumam fadil ,karna ia baru tau bahwa Lia seorang biduan dangdut



karna anggia tidak bisa hadir karna ada urusan,sehingga di gantikan oleh cowok yang mengobrol dengan ku tadi


tampan juga nih cowok..!! seketika aku terpana melihatnya tanpa ku sadari sepasang mata memperhatikan ku dari tadi,iyah aku melirik ke arah fadil


belum pulang toh ..?? celetuk ku dalam hati


aku terus melanjutkan bernyanyi ku tanpa perduli dengan kehadiran fadil,pada saat bernyanyi aku selalu fokus dan menghayati lagu,karna aku ingin di bayar oleh kualitas suara ku bukan dengan goyangan maut Seperti teman penyanyi ku lainnya









__ADS_1


__ADS_2