MUNGKIN SUDAH TAKDIR

MUNGKIN SUDAH TAKDIR
MENGAPA HARUS DIA


__ADS_3




***


Sepulang dari tragedi tilang menilang Lia berencana mampir ke butik selly , seolah berjodoh ia malah bertemu selly di jalan dengan mengendarai sepeda motor matic nya selly berjalan berlawanan arah dengannya



sel selly" teriak Lia melambaikan tangannya


selly menginjak rem mendadak ia hampir tak mengenali Lia yang mengenakan helm robot milik rendy "siapa itu kayak kenal ama suaranya"gumamnya


Lia menghampiri selly dan mematikan sepeda motornya


mau kemana kamu ?tanya Lia sambil melepaskan kepala robot yang ia kenakan


owh ternyata kamu kirain siapaa!!aku mau ketempat mu


sama dong aku juga mau ke butik mu"


terus kamu mau ke butik ku atau aku kerumah mu???


kita ambil jalan tengah-tengah deh" kita ke taman yuk"! ajak Lia


ayuk"! disetujui oleh selly


mereka sama-sama menghidupkan kembali sepeda motor mereka segera ke tempat tujuan


sesampainya di taman mereka berjalan mengelilingi taman mencari tempat duduk yang enak buat ngobrol



nah kita duduk sini sell "ucap Lia menunjuk ke kursi taman tersebut


mereka duduk bersama sambil membuka botol minuman yang mereka beli di jalan tadi



Lia "



ya ada apa sel,



aku putus dengan tunanganku"



apa "" kapan?



beberapa hari yang lalu" ucap selly bernada sedih ia menceritakan semua tentang perpisahan antara ia dan tunangannya



kurang ajar banget tuh cowok main memutuskan seenaknya saja" geram Lia


terus kamu iya in aja??


aku gak mungkin maksain orang yang gak mencintai ku"! cintanya Milik gadis lain" ucap selly lirih

__ADS_1


kalo ketemu sama tuh cowok pengen ku jotos otak bodohnya itu masa" cewek sebaik dan secantik kamu di sia'sia in "! ucap Lia berapi api


ah sudahlah.. mungkin sudah takdir kami yang tak bisa bersatu" kata selly menghela nafas beratnya


yang sabar ya sell mungkin dia bukan orang terbaik untuk dimiliki oleh cewek se the best kamu"! Lia mencoba menghibur


nah mendingan sekarang kita keliling-keliling yuk? sapa tau ada jomblo yang nyangkut!! ajak Lia


heh dasar kamu tuh ya sok'sok an jadi jomblowati ketahuan sama pacar mu bakal tau rasa" ucap selly menyentil hidung setengah mancung milik Lia


mereka berkeliling namun" bukannya para jomblowan yang mendekati malahan seorang lelaki setengah telanjang berambut acak-acakan dengan muka tak karuan menghampiri mereka nampak nya seperti orang kurang waras bin gila itu menyentuh lengan Lia hendak mengambil botol minuman yang Lia pegang sontak saja Lia takut bukan main



orang gilaaaa """"" ! teriak Lia sambil berlari dan melepaskan botol minuman tersebut


ia terus berlari tanpa sadar telah meninggalkan selly yang jauh berada di belakangnya



aduhh sell "ucap Lia ngos-ngosan sambil memegang kedua lututnya


ah kamu cepet banget larinya"?? ucap selly menyusul Lia dari belakang


merasa orgil itu sudah tak ada lagi mereka duduk kembali menghilangkan rasa penat tenaga mereka habis terkuras keringat dingin pun membasahi tubuh keduanya



tring tring tring..


Lia menjawab panggilan yang ternyata my lovenya


" hallo



"kamu dimana ?




ku jemput ya"



mau kemana ??



temani aku makan siang mumpung menunggu kelas selanjutnya??



baiklah!! Lia menyetujui permintaan my love nya


sell ma'af ya sepertinya sampai disini dulu bentar lagi pacarku menjemput ku " mau di temani makan siang katanya"" ! ucap Lia


oke lah berarti aku bisa melihat wajah yang katamu super duper tampan itu kan!! ucap selly ia penasaran dengan kekasih temannya itu karna selama ini hanya mendengar ceritanya saja


tentu saja akan ku kenalkan " sahut Lia dengan bangganya


tak sampai 10 menit sebuah mobil antik bergaya klasik itu berhenti tepat didepan Lia dan selly yang sedang duduk


selly amat kaget ia sangat mengenali mobil itu dan benar saja seorang cowok yang ia kenal 5 tahun lalu bahkan bertunangan Dengannya turun dari mobil tersebut " ya tuhan mengapa harus iya yang menjadi kekasih yang amat di cintai Lia" selly membatin seakan tak mampu berdiri ia tetap duduk sambil menahan air mata dan mencoba tegar


__ADS_1


fadil turun dari mobil nya ia terperanjat kaget bukan main matanya membola menatap kearah selly "apakah mereka berteman"tanya dalam hatinya



sell ini cowok yang selama ini ku ceritain sama kamu kenalin "! Lia memperkenalkan cowoknya itu


ah iii iya ' hay aku selly temannya Lia?? ucap selly berpura-pura tak mengenal fadil,fadil pun demikian


hay juga aku fadil"sahut fadil sembari menyambut jemari selly yang hendak berjabat tangan dengannya


ya udah kami duluan ya sell kalo kamu berkenan titip motor ku ya hhe!! canda Lia


selly mencoba tersenyum meski hatinya sangat teriris


ia duduk kembali sambil menekuk lututnya dan menangis sejadi jadinya ia sama sekali tidak menduga kalau fadil adalah orang yang selama ini Lia ceritakan" dunia tak selebar daun kelor!!



"bagaimana mungkin aku bisa mengatakan kalau fadil adalah mantan tunangan ku,aku tak ingin menghancurkan hubungan mereka"ucapnya sambil terus menitikkan air mata



sementara Lia yang asyik menikmati hidangan yang disajikan rumah makan itu terus menelan makanan tersebut tanpa menghiraukan fadil yang sedang berpikir keras ia bingung sejak kapan gadisnya itu berteman dengan selly



emh siapa nama teman kamu tadi?? tanya fadil


selly ,, kenapa emang Jangan-jangan kamu terpesona kecantikannya ya"! canda Lia


gak lah kamu tetap yang paling cantik" gombal fadil


sudah lama kamu berteman dengannya??


lumayan mungkin tepat nya ,,saat kita baru jadian !!ia kasian tau ?


kasian kenapa ??


ia diputusin seenaknya saja ama tunangannya padahal sudah berjalan selama 5 tahun!! ucap Lia sambil mengunyah makanan itu


mungkin si cowok terpaksa bertunangan Dengannya karna sudah gak tahan akhirnya ia putuskan pertunangannya"'kata fadil seolah membela dirinya


tapi mengapa gak dari dulu memutuskannya kan jadinya gak seberat yang selly rasakan sekarang"'!!


entahlah ,,mungkin karna keadaan yang memaksa nya menahan selama 5 tahun itu!! ucap fadil menggigit bibirnya


kalo aku ketemu sama tuh cowok bakal ku tonjok ampe bonyok gak ada kata ampun"? kata Lia penuh dengan luapan emosi membuat fadil merinding


ya sudah kok kamu emosi an banget si " fadil menyeka lembut noda belepotan di wajah kekasihnya itu dengan jemarinya


seketika memerah pipi Lia yang agak tembem itu









__ADS_1




__ADS_2