MUNGKIN SUDAH TAKDIR

MUNGKIN SUDAH TAKDIR
KESALAHPAHAMAN


__ADS_3


Pukul 01.00 dini hari didalam kamar OK para sejawat residen ,perawat plus dibantu satu koas yaitu fadil tengah disibukkan dengan bedah craniotomi alias operasi bedah kepala karna si pasien mengalami cidera kepala mengakibatkan pendarahan di otaknya ,setelah 3 jam lamanya bergelut dalam ruangan penuh alat bedah itu , akhirnya mereka keluar disusul fadil dengan muka layu kayak bunga yang gak disiram berhari-hari loyor buu!!!, kebayangkan betapa lelahnya seharian lari sana lari sini ngekorin sang residen disuruh ini disuruh itu maklum koas junior ,belum lagi nge'folow-up tiap pagi dengan 10-15 pasien bahkan lebih



"uh , capek laper lagi " gumam fadil mengelus perutnya yang asyik menyanyikan lagu keroncong AN



langkah lemes berjalan disepanjang koridor berharap ada keajaiban yang datang memberinya secuil makanan pengisi perut ,langkahnya terhenti di depan pintu kamar rico yang tengah terbuka bermaksud ingin menutup pintu tersebut



"lupa nutup apa gimana si , jelas' jelas ni ruangan ber'AC" gumam fadil



saat hendak menutup pintu sorotan matanya terarah pada cewek yang tengah tertidur pulas dengan posisi duduk bersandar di bahu seorang cowok ,rasa laparnya hilang berganti rasa panas terbakar api cemburu



" argghhh ,, sehebat apa si dia ,tampang cakepan gue,kalo dibilang mapan ya ..bentar lagi juga mapan ! sungutnya penuh rasa kesal



fadil mengintip di balik pintu memandangi wajah Lia ,rasa cinta yang teramat dalam mengalahkan seribu kekesalan dihatinya



"dok , sedang ngapain ! tegur salah seorang perawat yang tengah lewat



"emh,,enggak ini mau cek pasien aja ! ucap fadil terbata



"emm ..mau kopi dok ,,sekalian saya mau bikin ! ucap perawat itu menawarkan



"boleh ! sahut fadil



saking senangnya si perawat yang bernama Ana itu berlarian menuju ruang tempat perawat biasa berkumpul ,Ana masuk matanya tertuju ke meja bundar disitulah dispenser,gelas serta perlengkapan minum manual lainnya



"si tampan suka kopi apa ya ,ini aja kali ? pikirnya sembari membuka bungkusan kopi instan


"pliss,,jangan gugup dong , ! gumam Ana mengelus dadanya


ia melangkah keluar membawa 2 gelas kopi cowok yang selalu cuek kepadanya itu terlihat duduk diam memangku kedua tangannya seolah tengah memikirkan sesuatu



"dok ,ini kopinya ! ucap Ana



"oh ,makasih ! sahut fadil tersenyum tipis



"emm ..saya Ana ! Ana berniat mengenalkan diri



namun tak ada tanggapan dari fadil ia hanya tersenyum tanpa membalas ucapan perkenalan dari Ana,tak mau lebih lanjut percakapan tersebut fadil bangkit berdiri



"saya mau ke bangsal dulu , terimakasih kopinya ! ucap fadil berlalu pergi



"duhh bikin malu aja " ucap Ana gigit bibir



fadil sangat irit mengeluarkan kata-kata dari setiap wanita yang ingin ngobrol dengannya


sebab ,jika sedikit aja ia ngomong lebih ,hemm bakal membuat tu cewek baper klepek-klepek




****


Evan tiba-tiba terbangun perlahan mengangkat kepala Lia yang tengah bersandar dipundaknya itu dan merebahkan kembali ke bed sofa empuk itu



"ni cewek kebiasaan tidur gak pada tempatnya ,pegel ni bahu gue ! sungut Evan



Evan keluar dari ruangan pergi menuju toilet suasana dingin mencekam di sekujur tubuhnya disepanjang koridor sepi senyap tak ada satu orangpun membuat Evan mempercepat langkahnya



"sial nih toilet jauh banget ,,ruang VIP gak ada toiletnya gimana si,,! gerutu Evan



lorong kiri lorong akhirnya ketemu juga tempat yang ia maksud ,Evan masuk kedalam toilet padahal cuma pengen cuci muka ngomelnya kayak orang kebelet



"emm segerrr bugerr ! setelah percikan air mengalir di wajahnya



Evan keluar dan kembali pergi ke ruang kamar rico saat masuk ia tak mendapati Lia melainkan vina yang duduk di sofa



"van ,setia amat lo subuh'subuh udah disini ? tanya vina



"gue nginep tau ! jawab Evan



"lo disini berarti Lia tidur dimana dong ? tanya vina



"ya di situ lah ,gue di luar ! ucap Evan berbohong



"terus sekarang Lia nya mana ? tanya vina celingukan



"lah , bukannya tadi lagi tidur ! ucap Evan



"duh ,,kemana lagi tuh anak ? masa' pulang gak nungguin gue dateng ! celetuk vina

__ADS_1



"karna udah ada lo ,gue pulang vin ? ada kerjaan yang harus gue selesaikan ,entar kalo ada apa'apa kasi tau gue ! ucap Evan



"oke beres bos ! seru vina



waktu sudah menunjukkan pukul 05.30 detik-detik menjelang pagi para penjaga pasien serta penghuni rumah sakit tersebut mulai berhamburan melakukan aktivitas mereka masing-masing ada yang sholat ,ada yang asyik ngantri kamar mandi ada pula yang tengah ketiduran didalam musholla seorang cewek masih lengkap dengan balutan mukena ditubuhnya tertidur di atas sajadah



"heem benerkan dugaan gue ! gumam vina


"Lia woy bangun ! bisik vina



"astaghfirullah ! Lia bangun terperanjat



"oh kamu ya vin ,,! ucap Lia



"kebiasaan banget si lo ,tidur sesuka hati ! celetuk vina



Lia pun melepas mukena dan merapikan kembali seperti semula ,Lia keluar di susul vina mereka jalan bergandengan



"Lia makasih udah bantu jaga mas rico ,,lo emang terbaik !



"emang udah sepantasnya kan kita satu keluarga ,



"lo mending pulang ,ganti baju terus bobo yang nyenyak dirumah ! pinta vina



"wahh bener banget ide lo ! ucap Lia serasa dapat lampu di otaknya



"woy kemana lo ? teriak vina



"pulang ! teriak Lia berlari sekejap hilang dari pandangan vina



Lia berlari sampai tiba dimuka jalan menanti mamang ojek , tangannya mulai melambai saat mamang hendak melewatinya



"huh ni mamang kok pelan amat si,apa gara'gara udah tua kali ya ' ,, ! celetuknya dalam hati



yang harusnya 15 menit udah nyampe malah jadi 25 menit saking pelannya tu mamang yah maklum udah berumur "mending pelan asal selamat ketimbang cepat tau'tau skakmat "



setiba dirumah tanpa mengucapkan salam Lia masuk berlarian mengambil handuk cus masuk kamar mandi gerakan seribu bayangan tengah ia gunakan , keluar dari kamar mandi meluncur masuk kedalam kamar tapi kali ini Lia terlihat memperlambat gerakannya ,ia berdiri di depan lemari tengah bingung mencari baju




"tunggu dulu ,,dari tadi aku sangat antusias cari baju biar tampil beda dan cantik ,buat apa coba ?? kalo dipikir'pikir ,, ngapain nemuin dia toh nantinya bakal di cuekin ! pikirnya



"ahhh mending ngikutin saran vina ah ,bobo manja ! ucapnya merebahkan tubuhnya



Lia ,,,! panggil ibunya



"ya bu ! sahut Lia bangun membuka pintu



"ada apa bu ?



"kamu ngantuk ya nak ?



"emang ada apa bu ,



"ahh ,, sebenernya ibu pengen nitip ini buat nak rico



"motor di pake Arfan ya bu ? tanya Lia



" iya nak,,ya sudah kamu tidur lagi aja , lagian kamu sudah semalaman di rumah sakit ,biar ibu aja yang nganter ! ucap ibu



"ah gak bu ,biar aku aja ,ibu dirumah aja ! ucap Lia


takut cepat dingin bubur dengan bumbu kare bertabur ikan teri itu , akhirnya dengan pakaian seadanya rambut tergerai panjang tanpa disisir muka tanpa make-up ,Lia pamit dan berangkat menuju rumah sakit sekali lagi ia harus menanti mamang ojek



" Lia ! tegur Rendy membuka kaca mobilnya



"hey mas ! sahut Lia



"mau kemana ? tanya Rendy



"oh ,,ini mau ke rumah sakit ! ucap Lia



"siapa yang sakit ?



"mas rico , kecelakan ,,

__ADS_1



"ayok naik , sekalian ikut jenguk ! ajak Rendy



tanpa menolak sedikit pun Lia masuk kedalam mobil "ojek gratis nih,cepet lagi " pikirnya


sampai rumah sakit mereka turun dan berjalan menuju ruang mutiara A21



"oh ya mas ,gimana kabar kayla ? tanya Lia membuka pembicaraan



"Alhamdulillah sehat dek , katanya kangen sama kamu! ucap Rendy



"hoho ku juga kangen , akhir'akhir ini kan arfan yang gantiin tugas ku , jadinya gak ketemu ama kayla ! oceh Lia



bak lagu dangdut


"pertemuan yang ku impikan kini jadi Kenyataan pertemuan yang ku dambakan ternyata bukan khayalan "



sepenggal lirik lagu tersebut cocok menggambarkan suasana mereka saat ini hemm debar hati satu sama lain mulai ber intonasi ,mata pun saling beradu pandang



namun masing-masing dari mereka hanya diam dan berlalu tanpa ada satupun menyapa entah terasa gugup atau bagaimana yang jelas mereka sudah menyia-nyiakan kesempatan itu




"duh bego ,bego,begoo bisa'bisanya aku cuma pelongo doang , harusnya aku samperin dia ngomong kenapa dia mutusin aku terus nanya apa kesalahanku ??? ucap Lia membatin



"hey kok bengong ,tadi itu cowok kamu kan dek ? tanya Rendy



"emm udah bukan mas ! sahut Lia lirih



ucapan Lia itu terdengar dari kuping fadil yang sengaja bersembunyi di balik tembok tuk menstabilkan degupan jantungnya yang terus berdetak kencang



" udah bukan ,jadi dia mutusin gue secara sepihak nih ! gumam fadil



sepertinya kesalahpahaman di antara mereka terus berlanjut" yang cewek bingung kenapa cowok nya mutusin dia tanpa tau apa kesalahannya" sementara si cowok juga bingung kesalahan apa telah ia lakukan hingga si cewek ngehianatin dia dan mutusin ia secara sepihak




















,
























__ADS_1




__ADS_2