
"mas rendy , boleh nambah lagi gak ! ucap vina
"boleh ,,banget bentar ya ? sahut mas rendy sembari menelpon pelayannya
"kayaknya ada yang gak makan 2 hari nih ! sindir ku
" mumpung gratis , ! bisik vina
"lo ,,gak ikutan nambah sell ? ucap vina
"ah gak vin,, boro2 mau nambah,ini aja belum habis ! sahut selly
"perut kamu aja tuh kaya rongga macan ,makan udah sebanyak itu, masih pengen nambah !!
"ck ck ck vina ,vina ! ucapku geleng-geleng kepala
"ma'af vin,kata karyawan mas ,bebek gorengnya kehabisan,ganti yang lain aja ya ? ucap mas rendy
"yah ,,gak usah deh mas ,? ucap vina agak kecewa
"hhhha kasian dehh lo ? ejek ku tertawa keras
"kita pulang aja yuk ? ajak selly
"okee , sahut vina lesu
"berapa mas rendy ? tanya selly
"gratis,,kan sudah mas bilang kalo makannya disini gratis tis tis ! Jawab mas rendy memicingkan mata sambil mengangkat jemarinya
"makasih mas ! ucap selly
"yok saatnya kita pulang ! seru vina
kamipun bangkit berdiri sambil menenteng tas masing-masing ,saat aku beranjak mas rendy menarik lenganku
"tunggu dek Lia ,mas mau ngomong sebentar ?cegat mas rendy
"ah ,, iyaa ma'af lupa hhe !
seolah mengerti kedua sahabatku itu sengaja pergi meninggalkan kami berdua
seperginya mereka mas rendy mulai bicara
"gini dek Lia,,senin depan ada acara di sekolah kayla ,nah di acara itu diharuskan kehadiran para ortu , sementara mas maupun bundanya kayla gak bisa hadir, karna ada kesibukan masing2 yang gak bisa ditinggalkan ,jadi mohon bantuannya ,ma'af mas terpaksa minta tolong sama kamu ,karna di bandingkan nenek ataupun tantenya ,kamu lebih di sukai kayla , kalo kamu yang hadir pasti kayla seneng ! kata mas rendy
"oh ,,gitu emh,, insyaallah mas kayaknya aku bisa kok ? ucapku
"ah , terimakasih dek Lia ! ucap mas rendy tersenyum lebar nampak terlihat senang sekali
" kalo gitu aku nyusul teman2 ku ya ,,sudah gak ada yang di omongin lagi kan ,! ucapku
" emh,, anu emh ...! ucapnya terbata
"mau ngomong apa mas ! aku mengernyitkan dahi
emh ,gak jadi ,ya sudah kamu pulang aja ,! sahut mas rendy
aku merasa seakan ada yang ingin mas rendy katakan tapi ia urungkan"hemm apa ya ?ucap batinku
akupun keluar dari ruangan pribadi mas rendy segera menyusul kedua sahabatku yang menungguku di luar
" lama amat lo,gerah ni gue ,,apa sih yang diomongin mas rendy !
" rahasia ,,
udah ah,,kita berangkat yuk ? ajak ku
lo yang bawa ya ,gue pegel nih? pinta vina
kok aku ,, kamu aja ya sell ! pintaku
" gak berani aku , boncengan tiga gini ,nyerah ! tolak selly
akhirnya kepaksa aku yang memegang setir
kami berangkat ,di tengah fokusnya aku mengendarai ,telponku berbunyi
sell ambilin HP ku dong ! pintaku pada selly yang duduk di belakang ku
selly mengambil HP dan memberikan padaku dengan tangan sebelah sambil megang setir akupun mengangkat telpon tersebut
"hallo , ! teriakku
"hey kamu lagi dimana ? dengan suara gak gelas
"hah ,apah ,! sahutku gak mendengar
"kamu dimana ! ucapnya ikut berteriak
"hah ,,ini siapa ? tanya ku karna sewaktu mengangkat gak sempet liat nama
"ini,aku lelakimu. ! teriaknya
mendengar itu aku langsung menghentikan secara mendadak
chittttttt.....!
bunyi suara rem cakram sepeda motorku
"aduhh,Lia apaan sih lo ,rem mendadak ! gerutu vina
__ADS_1
aku gak menghiraukan omelan vina kembali berbicara di telepon genggamku
"hallo , !
"kamu dimana ?
"lagi di jalan
"jalan mana ?
"ini apa namanya ya? ah gak tau, pokoknya ada jembatan besar nah sebelum jembatan ada orang jual buah ,
oh okee,,tunggu disana ! ucapnya sembari menutup telepon
ku lihat muka kedua sahabatku cemberut sambil mendekap tangan ke perut mereka masing-masing
"hhee ma'af ,? cengir ku
"siapa si yang nelpon lo ! ucap vina agak kesal
"fadil ,ia memintaku nunggu disini! sahutku menggigit bibir
"huh pantesan , ? ucap vina menghela nafas
brum ..brum..brum
bunyi motor gede milik fadil mendekat kearah kami dan berhenti tepat di depanku
fadil membuka helm dengan senyum sumringah ia menghampiriku
"sibuk gak ?
"emh,gak si ini mau pulang
"emang kalian habis darimana?
"kami bagi2, undangan ! sahut vina
"siapa yang mau kawin ???tanya fadil mengerutkan keningnya
"gue ,,lo harus datang ya ? ucap vina mengangkat salah satu jemarinya
fadil hanya tersenyum tanpa mengiyakan ucapan vina
oh hay selly , ! ia menyapa selly
"hay juga mas fadil ! ucap selly nampak tersenyum kecil
melihat senyuman itu membuatku teringat akan perkataannya tadi malam akupun merasa gak enak hati saat fadil berdiri dekatku bahkan hampir gak berjarak
" aku mau ngajak kamu jalan ! ucap fadil
"udah ayuk ikut aja ,! jawab fadil sambil menarik lenganku dan menyuruhku naik ke atas mogenya
"ma'af sell ,vin ,,aku ..
"udah pergi aja lo,,biar gue nganter selly sekalian gue kasih tau ibu lo! kata vina ia sangat mengerti akan maksudku
berbeda dengan selly ia tertunduk diam tanpa memberikan respon apapun Kepadaku
aku semakin merasa sangat gak nyaman dengan situasi seperti ini
"peluk aku ! rengek fadil
"ihh ,,belum juga jalan ! gerutu ku
fadil pun menyalakan motor gedenya dan aku pun melambaikan tangan kepada kedua sahabatku itu , sekali lagi selly tetap menunduk aku hanya dapat menghela nafas berat
fadil sengaja melajukan mogenya dengan kecepatan tinggi agar aku mempererat pelukanku karna ia tau itulah kelemahan ku,
aku gak tau dengan perasaanku saat ini harusnya aku senang tapi entah mengapa ada sesuatu mengganjal dalam benakku entah karna selly kah atau ..entah lah
hampir setengah jam perjalanan akhirnya kami berhenti di sebuah gedung besar ,aku turun dan menunggu fadil memarkirkan mogenya
ayo kita masuk ? ajak fadil sembari menggenggam tangan ku
kamipun masuk ke gedung besar berlantai dua itu
didalam gedung yang tengah kami masuki ini adalah toko terbesar tempat shopping nya para wanita yang ada di kotaku
tempat ini menyajikan berbagai macam tas ,busana,sepatu ,alat kecantikan dan keperluan wanita lainnya namun harganya tergolong mahal sebelumnya vina juga pernah ngajakku ke tempat ini tapi karna harganya mehong membuat ku meminta vina tuk berbelanja di tempat lain saja
nah , sekarang pilih beberapa dan perlihatkan padaku ! pinta fadil menyuruhku memilih beberapa pakaian berbentuk gaun yang berjejer dalam gantungan itu
tapi ,ini mahal ? bisikku
udah ,,pilih aja ! ucapnya memaksa
akupun memilih dan mencobanya berulang kali karna fadil terus menggelengkan kepalanya ,kini tinggal satu pilihan terakhir ku "moga aja kali ini fadil menyukainya" gumamku beranjak keluar dari ruang ganti
dengan perasaan gugup dan lelah karna terus berganti ,fadil menatapku seolah mematung ia berjalan mendekat
"ini cantik untuk mu ,! bisiknya membuat jantung ini memompa cepat dengan sendirinya agar tak terlihat seperti gugup di depannya
akupun segera masuk kembali ke ruang ganti beberapa detik kemudian aku keluar
mbak ,,yang ini ya ? ucapnya mengambil gaun tersebut di tanganku
"sekarang,, kita pilih yang lainnya okeee !!
fadil mengajak ku keluar dan berjalan menuju outlet yang menyediakan berbagai macam sepatu, semua mata karyawati tertuju kearah kami lebih tepatnya tertuju sama orang yang disamping ku ini ,mereka terpana dengan wajah tampannya lelakiku ini "yah seperti biasa mereka pasti tak menganggap kehadiran ku "
"silahkan masuk kak mau cari sepatu seperti apa kak? sapa karyawati dengan nada centilnya
__ADS_1
"cari yang cocok buat dia! sahut fadil menunjuk kearah ku
" oh,,buat mbak ya , biasanya kalo badan pendek gini ukuran kakinya pasti kecil agak susah mencari yang cocok untuk mbak !ucap karyawati dengan nada sinisnya
mendengar perkataan karyawati itu fadil merasa marah iapun memaki dengan penuh amarah
"yang saya tau tempat ini menyediakan, berbagai macam jenis model sepatu dan berbagai ukuran bukan?gak ada kaitannya dengan pendek tingginya seseorang,disini anda hanya seorang karyawan jaga sikap serta omongan anda jika masih ingin tetap bekerja disini ,karna mudah bagi saya untuk memberhentikan anda secara paksa ! maki fadil terhadap karyawati itu
namun nampaknya karyawati tersebut seolah tak menghiraukan makian fadil ia malah pergi berlalu meninggalkan kami
tentu saja fadil semakin geram ia mengambil HP nya tampak ingin menghubungi seseorang
tut..tut..tut..
"hallo ar !
"iya dil ada apa ?
bla bla bla fadil menceritakan kronologis kejadian didalam telpon yang menurutku hanya hal sepele itu ,ia menghubungi pemilik toko terbesar ini yang ternyata sepupunya "pantesan iya berani ngomong gitu sama karyawati itu"gumamku
ya udah ah , gitu aja di perpanjang ,aku sendiri aja gak papa ,,kok kelihatannya kamu marah banget si ? ucapku legowo
"nanti jadi kebiasaan ,,lagian kenapa si kamu selalu diam tanpa melawan setiap kali orang ngatain kamu ? ucapnya menatapku
"faktanya emang gitu kan, walaupun membalas balik juga gak bakal menang ! sahutku lirih
"kamu wanitaku ,, dengan sikap kamu seperti ini membuat ku ingin selalu berada disisimu agar bisa membalas perkataan orang2 terhadapmu,, belajarlah tegas sama orang yang ngatain kamu ,,biar orang gak ngeremehin kamu ,,jangan buat aku terus menghawatirkan mu setiap saat !
air mataku jatuh menitik seakan terharu perkataan fadil barusan dengan refleks aku mendekap tubuh lelaki ku menangis terisak
"mengapa harus mencintaiku ,, mengapa pula menghawatirkan ku,mengapa terus'terusan membahagiakan ku hingga membuat ku gak bisa melepaskan mu hiks,hiks ? ucap ku sesenggukan
"jangan tanyakan mengapa ,hanya akan ada satu Jawaban " cinta tak butuh alasan " , ucap fadil sambil menyeka air mataku
tiba-tiba karyawati tadi datang kembali menghampiri kami dengan membungkukkan badannya ia meminta ma'af pada kami
"saya minta maaf mas ?
"kok sama saya , ?
"ah ma'af ,,mbak tolong ma'afin atas ucapan saya tadi !
"gak papa ,! ucapku tersenyum
"mari mbak ? ucap karyawati
itu dengan ramahnya mengajakku melihat dan memilih sepatu high heels yang cocok untukku
layaknya bodyguard fadil terus menempel mengikuti kemana saja kami berjalan
"beruntungnya mbak punya cowok setampan dan seperhatian itu ,kasih tau tipsnya dong mbak?" bisik karyawati itu membuat ku tersenyum berbangga diri
__ADS_1