
Setelah menghabiskan minuman es kelapa muda kamipun beranjak dari dari pondok es tersebut kembali melanjutkan kencan dadakan kami , si abang ojek kesayanganku ini mengajakku mengelilingi kota ,kalo lagi asyik jalan berdua gini dunia tuh rasa kayak milik kita berdua hingga tak sadar di depan kami para polisi tengah berbaris menghadang para pengendara sepeda motor tuk memeriksa kelengkapan surat menyurat serta kelengkapan lainnya
"waduhh ,razia tuh kamu gak pake helm kan ? tanya fadil agak kaget
"iya gak pake ,,terus gimana dong! sahutku agak takut karna dulu aku juga pernah ngalamin di tilang
"kalo muter balik udah gak mungkin,ya mau gak kita harus nerobos ,kamu pegangan yang erat ya ! ucap fadil
rangkulan yang amat erat palpitasi jantung ku udah menggigit gak karuan saking gugupnya menerobos pak polisi yang wajahnya siap memakan kami yang bersalah ini,beliau pun memgejar kami ,fadil pun melajukan motornya dengan kecepatan tinggi yang udah gak tau lagi secepat apa hingga rambut ku yang semula terkuncir rapi terurai dengan sendirinya dan gak tau kemana terbangnya ikat rambut terbuat dari kain planel itu
"hahhhhhh ,selamattt ! teriak fadil
"huh kenceng banget,, kamu mah kayak pembalap aja bawa motornya bikin gak jalan darahku aja ? ucapku perlahan mengatur nafas
"daripada ketilang pakpol berkumis itu ,, mending ketilang ma aku yang ganteng ini kan ! seloroh fadil berbangga diri
"yeee,,loh ini kita lagi...!mataku menatap di sekeliling tempat yang sangat familiar
"iya di lapangan sepbol ! sela fadil
saking asyiknya kejar-kejaran ma pakpol ampe gak nyadar kalo fadil menghentikan mogenya di tengah-tengah lapangan sepakbola tempat menyendiri favoritku,kami turun dan duduk santai di lapangan tua yang sudah usang itu ,fadil menatap tajam mataku mulutnya siap melontarkan kata-kata
"besok mamah sama papah ada dirumah ,emh aku pengen ngajak kamu kerumah , !
"kerumah ! mataku tegang dengan mulut yang membentuk huruf O bukan takjub senang tapi takjub karna kaget
"iya kerumah,,aku pikir gak ada salahnya kita mencoba tuk lebih berani terang'terangan di depan mamah ,biar mamah tau kalo hubunganku ma kamu gak main² !? ucap fadil dengan yakinnya
"ehhh emmhh,,,bukan aku gak mau ,,tapi aku gak yakin bisa ngadepin mamah kamu ! kepala ku menunduk
"ayolah ,,kalo kamu udah nyerah duluan gini ,gimana nantinya ! fadil menggenggam tanganku
"siapa bilang aku nyerah ,,cuman uhhh,kalo aku di usir terang'terangan ma mamah kamu gimana ! nada lirih
"ya'ampun gak mungkin lah , paling cuma ngomel ,kamu sayang kan ma aku ?? pertanyaan yang menurut ku konyol
__ADS_1
"ya iyalah aku sayang kamu
"berarti kamu setuju , besok aku jemput jam 9 okee ! fadil mengedipkan sebelah matanya
********
aku mondar-mandir mengukur luas petak halaman rumah ku saking gelisah nya bakal ketemu ma camer yang udah tau kalo beliau gak suka ma aku, bukan takut tapi aku bingung hal gimana caraku bersikap dan parahnya ini pertama kali bagiku di ajak kerumahnya setelah hampir 3 tahun lamanya hubungan kami berjalan ,dulu ia pernah ngajakku namun batal dengan alasan waktu yang tak tepat
"Lia udah malem ayo masuk nak entar masuk angin ,,??tegur ibu meminta ku masuk
"iya bu ! sahutku menghampiri ibu yang tengah berdiri di depan pintu
"ada apa ? kayaknya ada yang sedang kamu pikirkan ? tanya ibu tersirat rasa penasaran dari wajahnya
"emm,,oh ya bu ,,dulu waktu pertama kali bapak ngajak ibu kerumah nenek ,apa yang ibu lakuin!
"ya,,masuk kasih salam terus cium tangan beliau ,,!kenapa ,,jangan² kamu mau kerumah nak fadil ?
"iiya bu , besok fadil mengajakku kerumahnya,tapi aku bingung harus gimana ,ibu tau sendiri kan kalo ibunya fadil gak menyukai ku ,
"sebelumnya kamu pernah bilang ma ibu ,,kalo kamu sudah sangat yakin dengan pilihan kamu dan gak peduli resiko apapun yang kamu hadapi ,, sekarang baru mau di ajak kerumahnya aja kamu udah seciut ini ,
"bukan begitu nak ,,gak mudah ngadepin orang yang gak suka ama kita mau sebaik apapun yang kita lakuin bakal tetap terlihat buruk dimatanya ,jadi kalo gak yakin , mending mundur dari sekarang
"ibuuu.. kok jadi ikut'ikutan nentang hubungan kita si ! ucapku agak meninggi
perasaan marah atau gimana aku langsung berlari masuk meninggalkan ibu , sebenarnya ucapan ibu itu gak salah hanya saja yang kubutuhkan saat ini dukungan dari ibu walau tak mengubah apapun setidaknya buatlah aku lebih percaya diri
tok tok tok..
"Lia dengerin ibu dulu ,ibu gak menentang hubungan kalian ! ucap ibu dari balik pintu
namun aku tak membuka pintu dan malah menutup telingaku dengan bantal hingga tanpa kusadari azan subuh sudah berlalu disambut kokok ayam jantan yang menggema tanda matahari sebentar lagi terbit
"huahh ,aku kesiangan ,! mulutku menguap
aku beranjak meninggalkan kamar menghampiri ibu yang tengah sibuk memasak rasa bersalah dalam hati, membuatku langsung mendekap ibu dari belakang
__ADS_1
"bu ma'afin aku ! buliran air mata perlahan menitik
"gak ada yang perlu di ma'afin kamu gak salah ,,ya sudah berenti meweknya ,kamu mandi ,terus makan habis itu baru dandan ,biar nanti pas nak fadil datang kamu udah cantik ! ibu mengelus lembut pipi ku
satu jam kemudian semua yang ibu minta udah aku lakuin sekarang saatnya menunggu pangeran datang menjemput ku
brumm brumm brumm..
deruan suaran motor terdengar di halaman rumah ku ,saat aku hendak keluar ternyata keduluan sama ibu menyambut fadil dengan tutur kata lembut menyapanya, aku yang berdiri di belakang ibu langsung di pinta ibu tuk segera menaiki moge itu kamipun berangkat
"Lia kamu pasti bisa " ucapku menyemangati diri
sepanjang perjalanan aku diam seribu bahasa sebab mulutku dipenuhi berbagai macam rangkaian kata tak tau semua kata itu yang mana yang harus ku ucapkan , seolah mengerti fadil menepuk-nepuk punggung tanganku yang nempel di pinggangnya itu
" udah bawa rileks aja ,,lagian aku gak ngajak kamu ke sangkar buaya kok' ! canda fadil terkekeh
"uhh ,,iya memang gak ke sangkar buaya tapi ke kandang singa ! sergahku yang di balas tawa pecah darinya
"emang mamah semenyeramkan itu ya !
"emh,,gak mamah kamu cantik hanya saja kehadiran ku mengganggu ketenangan beliau , jadinya...
"jadinya kecantikan mamah berubah jadi singa gitu hhha
tawa fadil tanpa dosa yang di katain orang tuanya sendiri gak habis pikir aku
__ADS_1