MUNGKIN SUDAH TAKDIR

MUNGKIN SUDAH TAKDIR
KHILAF


__ADS_3



48 jam alias 2 hari bagiku sangat lah lama menantikan pertemuan dengan si jantung hati


setiap jam ku lihat dan selalu ku hitung perdetik menitnya ,kini hari yang ku tunggu-tunggu telah di ujung waktu



"nanana..nana heeemm na na "



suara nyanyian yang tak berlirik begitu saja keluar dari mulut ku ikut menyemarakkan suasana hati yang tengah bahagia SANGAT



lenganku yang tak berdaging ini mulai kucar kacir lepas sana lepas sini sibuk memadupadankan entah apa pakaian yang cocok untuk ku pakai saat ketemu nanti



"oh iya baju yang kemarin aku beli mana ya ?perasaan di sini deh,,



"loh kok ' gak ada disini si mana ya ?



tangannku seraputan membuka satu persatu baju yang terlipat rapi dalam lemari mencari satu baju yang baru ku beli beberapa waktu lalu



"bu lihat baju yang biru yang panjangnya selutut terus ada corak bunga nya , di lemari ku gak ada bu ? tanya ku



"oh baju itu , bukannya kemaren kamu cuci ya ?



"hah ,ya ampun aku lupa bu ! duhh gimana ini



aku langsung berlari membuka pintu dapur tempat dimana baju itu ku jemur


aku lupa kalo itu baju ku cuci karna kemarin malam niatnya pengen coba doang tau-tau ke pake ampe ketiduran karna bau ke cuci deh jadinya



" duh masih gak kering lagi ,,bego ,begooo ughh.. harusnya di jemur di luar ! sungutku kesal pada diri sendiri



karna hanya baju itu yang kurasa sangat oke aku memutuskan untuk menyetrika meski masih agak lembab walhasil agak dingin dingin gimanaa gitu saat menyatu di tubuh ku



"nanti juga kering kalo kena angin ,kan naik moge hhihihi ! celetuk ku geli sendiri



kulihat jam menunjukkan jarum pendeknya ke angka 02 dam jarum panjang angka 07 akupun mulai mempercantik diri dengan makeup serba ngirit ,bedak bayi berbotol kecil ini serta lipstik yang kubeli seharga 15 ribu plus cream pencerah wajah berbungkus sachet sudah teraplikasi ke wajah ku



"heemm ,,sudah oke sekarang tinggal rambut di apain ya ??otak ku berpikir kembali sambil memilintir rambut yang masih terjelit bando



dari tergerai ,ampe ke kuncir terus lepas lagi kasih bando lepas lagi , akhirnya rambut ku hanya ku simpul bak putri ayu keraton wkwwk


saking kehibisan ide



tring,tring ,tring (ponsel berbunyi)



"hallo ,



"emm, ma'af wanitaku ,, kayaknya harus kita tunda ya ketemunya ,ada diskusi terakhir yang kami lakukan kemungkinan satu jam kedepan baru selesai , sekali lagi ma'af ya sayang



"ohh gitu ya ,ya udah gak papa !



"makasih atas pengertiannya love you ,



telpon pun berakhir dengan kata love you darinya meski sempat kecewa karna harus di tunda ,tapi tak apalah toh hanya di tunda satu jam lagi juga ketemu



"huah hummm... ngantuk aduh gak ,, nggak boleh ampe ketiduran entar dandanan aku ancur ,! ucapku berulang kali membolakan lingkar mataku dengan 2 jemari kanan dan kiri ku



namun kekuatan magnet alam bawah sadar yang sangat dahsyat melumpuhkan mataku dan taraaa .. tertidur lah putri salju ini




tok tok tok



"Lia , cepat keluar ,,nak fadil udah dateng tuh !



"Lia ,nak !teriak ibu mengetuk pintu berulang kali



krekk..!

__ADS_1



"cckck ,,tidur toh pantes humhhh ..! ibu menghela nafasnya



"Lia ,nak bangunn ,,! ibu berbisik di telingaku


namun bisikan ibu itu sangat lah keras terang saja panda imut ini terbangun



"ahh ibu ,,! ucap ku sambil mengucek mata



"buruan gih keluar nak fadil udah ningguin ! ucap ibu



"hahhh ,,udah di luar ,,ah aduhh gimana ini ,ngiler bau,,,masa harus dandan lagi si ,,duh gak mungkin ! jerit ku kehebohan



untuk dandan kembali kayaknya sangat gak memungkinkan alhasil aku keluar dengan tampilan seadanya sedikit wangi berkat semprotan dari parfum , berjam-jam menyiapkan semuanya ternyata hanya sia-sia



saat keluar ku buka dinding gorden pembatas antara ruang tamu dan dapur mataku penuh dibayangi love love love ketika melihat makhluk hidup sesempurna itu berdiri dengan gagahnya mengenakan jaket denim t-shirt putih didalamnya uh kasual banget pokoknya



dengan rasa PD yang hanya 20 persen ku langkahkan kakiku datang menghampirinya dan mencoba senyum semanis mungkin



"hey,,u. u dah lama ya ? ucapku terbata



"nggak baru aja nyampe ! habis bangun tidur ? tanya nya



"hhee terlihat jelas banget ya? cengir ku agak malu



"hmmh ,,ya udah kita berangkat yuk ? ajaknya tertawa kecil



nampaknya fadil sudah tak sabar ingin berkencan dengan ku sama seperti halnya aku yang sudah sangat ingin menaiki mogenya terus melingkarkan tanganku ke tubuh maskulinnya itu



"bu ,saya ijin ingin mengajak anak ibu jalan keluar ! ucap fadil meminta ijin pada ibu



"iya,,tapi jangan ampe kemaleman kan udah sore nih ,ingat jangan ngebut bawa motornya ! sahut ibu begitu mudahnya mengijinkan kami




moge keren se keren pemilik nya itu menyala dengan bunyi khasnya siap mengantarkan kami dua sejoli ini berkencan ria ,kamipun mulai bergantian menaiki moge itu N cus mendarat di jalanan bersaing dengan pengendara motor lainnya



tangannku melingkar erat di pinggang fadil tanpa diminta tuannya seolah mempunyai mata sendiri dasar tangan gak punya malu wkwkwk



saking terlena memeluk erat pinggangnya plus kepala ku nyender di belakang pundaknya hingga tak sadar kalo perjalanan kami sudah sangat jauh ,aku menongakkan kepala melihat di sekitar jalan yang nampak sangat asing bagiku , mulutku mulai bersuara melontarkan pertanyaan padanya



" kita mau kemana ?



"nanti juga tau ,kenapa apa udah pegel kelamaan duduk?



"enggak kok ' ,,cuman penasaran aja ,,



fadil terus melajukan motornya dengan kencang , aku gak pegel akan tetapi dingin ,karna hari sudah mulai gelap sementara baju yang aku pake tak berlengan terlebih karna sebelumnya kan baju ku setengah kering , pelukan ku semakin erat agar berkurang rasa dingin ku



tiba-tiba ia menepi seketika berhenti ,seolah tau kalo aku kedinginan ia melepaskan jaketnya dan membalutkannya pada tubuh mungil ku ini



"bentar lagi kita nyampe kok ! ucapnya kembali menghidupkan mogenya



hampir satu jam lamanya akhirnya kami sampai ,namun yang membuat ku bingung kenapa ia mengajakku kencan ke tempat ini sebuah rumah mungil lantai terasnya penuh berbagai macam bunga berbaris rapi bahkan bergelantungan di setiap sudutnya



"loh kok kita kesini ,emm terus ini rumah siapa ?



"udah masuk dulu ?



tangan fadil mengambil sesuatu di balik tas slingbag nya keluar lah sebuah kunci ditangannya iapun membuka pintu rumah tersebut ,rasa penasaran semakin bergejolak di dalam dadaku



langkah kaki kami masuk kedalam rumah itu ,mataku takjub melihat dekorasi dinding dengan nuansa shabby chic yang khas dengan paduan bunga cantik banget sangat indah



"owhhhh,, ! mulutku membentuk huruf O saking takjubnya


__ADS_1


"gimana suka nggak ? tanya fadil



"maksudnya ?ucap ku heran



"desain rumahnya ,,suka enggak ??



aku semakin heran dengan pertanyaan nya itu


seolah-olah kalo itu rumah buatku hingga ia mempertanyakan apakah aku suka atau tidak



"ini rumah sengaja aku siapkan untukmu dan anak'anak kita nanti , kamu pernah bilang" kalo kelak jika menikah trus punya rumah,, kamu ingin rumahnya penuh bunga,, sebab itu aku mendekorasi rumah ini sesuai keinginan kamu,,aku harap kamu menyukai nya ,,



"hahhh bu bu at aku ! ucapku terbata dengan mata penuh berkaca-kaca



"iyaa buat kamu ,selama 2 tahun ini aku esktra berhemat menabung sedikit demi sedikit dari hasil transferan papah dan mamah hehhe ,, Alhamdulillah ... sekarang udah jadi rumah impian kita ,,



"hiks hiks,,aku gak nyangka kamu sesayang ini sama aku ,dan lebih gak nyangka lagi ternyata kamu sangat serius menjalin hubungan dengan ku sampe'sampe kamu menyiapkan rumah ini untuk ku ,, ! ucapku penuh haru



"jadi ,,selama ini kamu ngira aku gak serius sama kamu ?? celetuk fadil



"bukannya gitu si , tapi..



tiba-tiba mulutku bungkam dibuatnya saat ciuman mendarat di bibirku secara seolah tak ingat dengan dosa akupun membalas ciuman itu hingga terjadilah adegan ciuman panas ,perlahan nafsuku naik keatas ubun-ubun ketika tangannya meraba dadaku , tanpa berontak sedikitpun malahan aku nampak pasrah diam menikmati setiap sentuhan tangannya



"ah , ma'afkan aku ,! ucap fadil mengehentikan gerakan tangannya



"ma'af aku khilaf ,,aku samasekali gak bermaksud ...



"sst ,,gak perlu minta maaf ! ucapku menyela dengan jemari menyentuh bibirnya karna aku tau ia melakukan itu pasti karna hanyut terbawa suasana seperti halnya aku



"eemmm ,kita ke dapur aja yuk bikin sesuatu buat ngisi perut ! ajak fadil



"emang ada bahan makanannya kan nih rumah gak pernah kamu tempati ?



"siapa bilang gak pernah di tempati ,,aku sering kesini kok kalo pas punya waktu



"kok gak pernah ngajakku ,,



"aku sering kesini buat jenguk mamang tukang ,sambil mastiin biar mamangnya gak salah desainnya ,,terus minggu kemaren di kabarin kalo udah rampung nih rumah ,,


























__ADS_1


__ADS_2