
"ma'af nungguin aku lama ya ? hehe habisnya sambil mikir dulu bingung mau bikin apa ! ucap fadil sembari meletakkan beberapa gelas sirup plus cemilan
"iya gak papa ! sahutku tersenyum seolah tak terjadi apa-apa
"loh kemana papah ? kepala fadil celingukan
"lagi ngangkat telpon ! mataku melirik kearah luar
tak lama pak anwar datang kembali duduk sambil meletakkan ponsel di atas meja serta kembali berbincang ria ,kulirik sekilas wajah tampan disamping ku ini tampak tersipu saat pak anwar mengungkit masa kecilnya
"idihh papah bikin malu aja ,ganti topik pah ? sergah fadil
otak yang tengah digundahi dengan sekelumit pikiran ini membuat telinga ku tak begitu fokus dengan apa yang bapak dan anak itu bicarakan aku hanya dapat tersenyum tanpa arti sambil sesekali terkekeh
pak anwar lelaki paruh baya yang penuh humoris itu terus mengoceh dibarengin tawa renyahnya , sementara bu Rinawati samasekali tak menganggap kehadiran ku jangankan untuk datang menghampiri sekedar basa-basi pun tak beliau lakukan
"uhh kenapa aku kepikiran beliau si ,nih kuping gak denger ya ,,kan tadi beliau bilang "gak sudi" ! batinku ngedumel dengan sendirinya
ting ..
notip wa ku berbunyi akupun meraih ponsel yang berada dalam tas mungilku chat dari vina yang meminta ku tuk membelikannya ikan asin
"dari siapa ?tanya fadil
"vina ,! sahutku
"apa katanya ! ucapnya lagi
"nih baca ! tanganku menyentuh layar sembari memperlihatkan
"ayuk !
"kemana ?
"ya cari ikan asin lah ,
setelah pamit dengan pak anwar kamipun keluar dan siap menaiki moge pak anwar tersenyum sembari melambaikan tangannya
moge pun meluncur
cuaca sangat cerah panasnya matahari perlahan membakar kulit tangan ku yang hanya mengenakan kaos berlengan pendek ini
namun semua itu sangat lah tak ada apa-apanya dibandingkan rasa panas terbakar dalam hatiku ini
"kamu lagi mikirin apa si ,dari tadi aku ngomong gak di sahut ! ucap fadil kesal
__ADS_1
"eh , enggak mikirin apa² ,, telinga ku mendengung kena angin nih , jadi gak kedengeran kamu ngomong apa ? sahutku berbohong
fadil menepi dan mematikan motornya aku merasa heran kenapa ia berhenti di pinggir jalan padahal belum nyampe pasar,ia turun dan melepas helm nya wajah tampan itu terlihat kesal
"kamu bohong kan ,jujur aja kamu lagi mikirin apa ? matanya tajam menatapku
"enggak ada kupikirkan ,beneran sumpah deh ! sahutku mengelak
"sejak dirumah tadi ,ku perhatiin kamu banyak diam ! ucapnya
"ya iyalah aku banyak diam ,kan kamu tau sendiri ,,aku gugup bingung mau ngomong apa ? aku semakin mengelak
"beneran
"iya ,beneran
"besok aku kembali ngoas ,jadi kalo ada sesuatu yang kamu ingin tanyakan ,ngomong aja , jangan di pendam ! ucapnya seolah tau apa yang tengah ku rasakan
"gak ada yang kupikirkan dan gak ada yang ku tanyakan , mending sekarang kita buruan ke pasar aja deh entar penjual ikan asinnya tutup lagi ! ajakku
fadil menghidupkan motor gedenya dan kembali melanjutkan tujuan kami semula meskipun wajahnya memperlihatkan rasa ketidakpercayaan
waktu berlalu pergi begitu cepat fadil kembali melanjutkan studi koasnya kekota pariangin , meski sudah berlalu 4 bulan lamanya akan tetapi masih menyisakan tanda tanya dalam hatiku yang tak dapat ku ungkapkan padanya , apakah ia akan termakan bujukan mamahnya tuk menikahi selly ? dengan iming-iming kata perceraian ,kalo sampai itu terjadi maka berakhirlah hubungan yang kami bina 3 tahun ini
"tuh kan cuma di read , di baca tapi gak di balas ! gerutu ku yang sedari tadi memantau chat wa yang kukirim padanya
akhir-akhir ini ia sangat jarang memberi ku kabar siangnya ku kirimkan chat malamnya baru di balas padahal udah di read bahkan kadang gak dibalas sama sekali
"ayo dong balas chat ku ,kalo emang gak mau balas , seenggaknya jangan di read,, beri harapanku aja ! gerutuku
sebelum-sebelumnya ia juga sibuk tapi kali ini yang menurut ku paling parah entah memang benar-benar sibuk karna tugas ataukah sibuk memikirkan tawaran yang diberikannya mamahnya itu karna sejak kejadian itu yang bikin dia gini nih
ting ..
notip wa membuat ponsel ku menyala aku yang tengah menunggu balasan chat dari fadil ini sangat bersemangat membaca isi chat tersebut
" fadilnya sibuk ,kamu bisa gak si gak terus'terusan ngirimin iya chat gak penting ini "
mataku terbelalak membesar hampir mau keluar bola bulat berwarna hitam ini membaca chat yang beratasnama kan fadil itu tangan ku langsung mengetik menari geram membalas chat itu
"kamu siapa? kenapa kamu yang balas ?
"aku nela ,kamu udah lupa ya dengan kata² ku dulu ,,?
__ADS_1
"maksudnya ,
"kalo aku bakal bisa ngedapatin hatinya fadil , makanya ponselnya sekarang ,aku yang pegang
semula aku tak percaya dengan ucapan nela tetapi sebuah gambar dan video ia kirimkan padaku nampak sangat nyata terlihat kemesraan mereka layaknya pasangan
dugh....
jantungku meledug bak kompor kehabisan gas
mungkinkah iya bener udah gak sayang lagi sama aku karna itu pula kah yang membuatnya jarang menghubungi ku
"mungkinkah ini sudah takdirku ,takdir dimana kita memang tak berjodoh ! ucapku penuh keputus asaan
di satu sisi mamahnya bersikeras meminta anaknya tuk memperistri anak sahabatnya , di sisi lain nela berjuang keras mendapatkanya dan sukses membuatnya ke cantol
sementara aku masa iya aku harus pasrah nyerah gitu aja sia-sia dong pengorbanannku 3 tahun ini
"aghhhh ..
"cinta mati apaan, cinta mati matamu peyot ,,
uhh bulsyit
__ADS_1