MUNGKIN SUDAH TAKDIR

MUNGKIN SUDAH TAKDIR
SEPERTIGA LOVE


__ADS_3


Tok..tok..tok..!!



kreek..



seorang pria berkacamata dengan rambut style kekinian berdiri di depan pintu ia tersenyum padaku mulutnya mulai terbuka mengeluarkan satu pertanyaan



"lo Lia kan ? telunjuknya mengarah padaku



"iiya ,mas siapa ya ? tanyaku agak heran



"kenalin gue Ardi sepupu fadil? jawabnya sembari mengulurkan tangannya



"emmh,, ! ucapan ku terhenti



"gue diminta ama fadil buat jemput lo trus nganter lo pulang ! ucapnya menyela



"hah,, emang fadilnya kemana ?



bla bla bla panjang lebar Ardi menjelaskan semuanya



"owhh gitu,,fiuhh bikin cemas aja ! celetuk ku setelah mendengar penjelasannya



"jadi sekarang ,atau mau nanti nih pulangnya ? tanyanya



"ya sekarang lah ,!



"gak mandi dulu ,, kayaknya habis bangun tidur tuh iler masih nempel ! ucap Ardi menjahili ku



"hhhe !



aku cengengesan sambil berlari masuk kedalam kamar mandi ,segera melepas semua pakaian ku dan



byurrrr...



guyuran air meluncur di tubuh ku lagi-lagi fadil mengungkapkan perhatiannya lewat semua perlengkapan mandi dari sabun buat badan,sabun muka ,shampo,serta sikat gigi plus pastanya tertata rapi dalam rak kecil yang terpisah yang sengaja ia persiapkan khusus untuk ku sebab di rak itu bertuliskan namaku" LIA MY LOVE "

__ADS_1



"hemm ,,ck ck " gumamku menggelengkan kepala tersirat rasa wahh di hatiku



semprotan air mengalir dari shower tersebut telah menghilangkan busa sabun di tubuh ku hingga berakhir lah aktivitas mandiku ,



"TEMPAT HANDUK " !!ucap ku membaca tulisan di lemari gantung nempel di tembok kamar mandi itu



aku membuka pintu lemari yang didalamnya terdapat handuk terlipat rapi sesuai dengan warnanya biru dan merah ,kedua warna tersebut adalah kesukaan kami ,merah favorit ku sementara yang biru warna favorit fadil



setelah selesai membalut tubuhku dengan handuk kakiku pun melangkah pergi masuk kedalam kamar semula aku ingin memakai baju yang kupakai kemarin ,namun mataku tertuju pada lemari berkaca transparan lagi-lagi bertuliskan namaku



akupun membuka pintu lemari tersebut aku syok mulutku membentuk huruf O kayak orang kaget di beri surprise ultah melihat lipatan beberapa baju plus celana serta gaun yang tergantung dan lebih mencengangkan di tengah-tengah terdapat laci kecil didalamnya berbaris CD serta BH dengan seri yang biasa aku pakai



"uwahhhh ,, kalo gini aku berasa jadi istri kamu beneran !



aku bingung sejak kapan ia menyiapkan semua itu ditengah sejuta kesibukan yang ia miliki



"upss,,,aku lupa Ardi menungguku !



gerakan seribu bayangan ku gunakan jika dalam hal mendesak seperti ini dalam 10 menit semua udah beres aku bergegas keluar




"okee tuan putri ! candanya



kami melangkah keluar Ardi lebih dulu masuk kedalam mobil sementara aku harus mengunci rumah tersebut serasa udah terkunci dengan benar, aku pun turun segera masuk kedalam mobil yang sudah menyala itu


roda mobil bergulir melaju kencang dengan kecepatan tinggi



"oh ya Lia gue berasa terhomat banget nih bisa ketemu cewek pelumpuh seorang cowok yang amat jutek itu , selama ini dia itu cuek banget kepada semua cewek yang ingin dekat dengannya saking cueknya ,,dulu tu ya gue pernah ngenalin beberapa cewek ,,gue atur nih ya tempat ketemuannya ,eh malah orang lain yang di suruh datang , lebih parahnya lagi dia selalu pasang muka jutek kalo tiap kali disapa ama cewek2,, jangan kan menyapa balik senyumnya aja ogah



"bisa aja kamu,,dulu sewaktu awal kenal emang gitu si nyebelin ,tapi setelah sering ketemu ,perlahan dia mulai nunjukin perhatiannya dengan caranya sendiri ,yah agak jutek2 gemes'gemes gimanaa gitu hhe !



"hhha ..sumpah gue gak nyangka ,gue pikir dengan sifatnya gitu bakal jadi jomblo akut ,,



sepanjang jalan kami ngobrolin tentang hal yang bersangkutan dengan fadil sesekali kami tertawa entah kapan obrolan itu terhenti sebab tanpa sadar aku ketiduran dan tau-tau udah nyampe aja di kota tempat tinggal ku



__ADS_1


Flash Back



malam itu setelah Lia tertidur pulas fadil yang sengaja membiarkan Lia tidur di sofa tersebut perlahan keluar membuka pintu sangat pelan agar tak membangunkan wanita yang sangat ia cintai itu



"huhh ,,nih cewek bikin nafsu gue naik aja ! gumam fadil saat melihat baju Lia tersingkap keatas nampak jelas seluruh pahanya terlihat



fadil membenarkan baju itu sembari membopong tubuh mungil itu kedalam kamar dan merebahkannya keatas ranjang ia mencium kening Lia saat hendak berdiri tiba-tiba kaki Lia membentang terbuka lebar seolah menghadang jalan fadil yang ingin menuju pintu namun lagi-lagi matanya disuguhkan pemandangan yang membuat mister P nya membentuk angka 1 ,baju Lia kembali tersingkap kali ini bukan pahanya aja yang terlihat namun segitiga Love surganya para lelaki itu terlihat



"fiuhh,,ahhh sial junior guee tegang nih ,! pekiknya menutup matanya



ia segera menutup Lia dengan selimut sembari mempercepat langkahnya pergi keluar takut sesuatu yang tidak diinginkan terjadi padanya



"ini nih yang bikin gue gusar gak karuan ,kalo iya dekat dengan cowok lain dengan sikap bodoh polosnya itu bakal hilang hak milik gue ,,! ungkapnya sambil menyenderkan tubuhnya di sofa



"harus buru'buru di kawinin nih ,,biar gak ada cowok manapun yang bisa dekat dengannya , apalagi siapa tuh namanya van van itu ,jadi beban pikiran gue aja , tapi gimana caranya ya ?? otaknya berpikir keras



fadil tak takut akan kesetiaannya Lia, akan tetapi ia sangat hafal sifat Lia yang polos yang suka tertidur dimana aja sesuka hatinya dan bahkan gak peduli dengan siapa ia ataupun dimanapun ia berada tuh cewek akan tidur kayak kebo susah ngebangunin nya



hal itulah yang membuat hati si tampan gelabakan tak karuan takut kalo wanitanya itu jalan dengan cowok lain terus tertidur dan taraa...si cowok bakal khilaf dan apa yang terjadi heemm tentunya sepertiga love yang sangat ia jaga itu hilang hanya karna kebodohan wanitanya



"ahhh ,,kenapa gue mikirnya berlebihan gini si ! faktor kebelet kawin nih ! ucapnya terus berpikiran aneh-aneh



sekitar pukul 03 dinihari Fadil bergegas pergi meninggalkan rumah yang ia bangun untuk masa depannya itu,karna gak tega ngebangunin Lia yang tengah tertidur pulas terlebih karna cuacanya sangat dingin terpaksa ia tinggalkan, sebab jam 05 ia harus sudah berada dalam bus menuju kota pariangin tempat rumah sakit pendidikan utama nya kembali melanjutkan tuga koas yang masih belum selesai



sesampainya di rumah fadil segera menelepon sepupunya yang kebetulan tengah berada di kotanya baru pulkam dari singapore ,ia meminta Ardi tuk ngejemput Lia tepat jam 7 karna ia yakin kalo jam segitu Lia pasti sudah bangun



"wuihh,,lo gak takut ,,kalo cewek lo naksir gue,,secara gue lebih unggul dari lo ! umpatnya candain fadil



"gak lah ,, lo unggul darimananya tampang lo 8/12 dari gue hha,, lagian cewek gue itu gak bakal tertarik ama cowok playboy kayak lo ,,sahut fadil meski dihatinya terasa sedikit risau



sekitar pukul 05.20 Ardi berangkat sesuai instruksi fadil ia harus nyampe kesana tepat jam 7 , dengan berbekal share lok gps yang fadil kirimkan tak mempersulitnya untuk mencari keberadaan rumah tempat Lia berada



Ardi berhenti tepat di depan rumah yang ciri-cirinya sama dengan yang fadil ceritakan iapun turun dan segera mengetuk




__ADS_1




__ADS_2