MY BEAUTIFULL BODYGUARD

MY BEAUTIFULL BODYGUARD
Kejutan Untuk Gea


__ADS_3

🔫


🔫


🔫


🔫


🔫


Waktu pun berjalan dengan cepat, satu minggu sudah dan hari ini adalah hari dimana Gea diperbolehkan pulang dari rumah sakit.


Gea sangat bahagia, tapi ada yang kurang karena saat ini Victor tidak ada disana untuk menjemput Gea. Victor harus pergi ke luar kota ada masalah pekerjaan dan Gea hanya bisa pasrah saja.


"Jangan cemberut, Victor hanya pergi ke luar kota bukan ke luar negeri," seru Tata.


"Iya aku tahu."


"Ayo sayang, kita pulang!" ajak Gerrald.


Gea pun merangkul lengan Daddynya dengan sangat bahagia, kali ini Gea yang tangguh dan dingin menghilang dan berganti menjadi Gea yang manja dan ceria bahkan kali ini Gea sering sekali tersenyum membuat Tata sangat bahagia.


Pada dasarnya Gea memang anak yang ceria dan manja tapi keadaan yang sudah membuat dia menjadi anak yang dingin dan tangguh.


"Dad, bagaimana kalau kita mampir ke makam Mommy dulu? soalnya Gea sudah lama tidak mengunjungi makam Mommy," seru Gea.


"Boleh, Daddy juga rindu sama Mommy kamu."


Gea kembali merebahkan kepalanya ke pundak Daddynya itu, momen seperti ini sudah sangat lama Gea rindukan.


Sedangkan Gio, Glenn, Priska, dan juga Tata berada di mobil satunya lagi. Tidak lama kemudian, kedua mobil itu pun sampai di sebuah pemakaman umum.


Semuanya turun, Bram dengan sigap membukakan payung untuk Gea dan juga Gerrald. Mereka pun sampai di depan sebuah makam yang terlihat sangat bersih karena Gea memang menyuruh pengurus makam untuk selalu membersihkan makam Mommynya.


"Apakabar Mommy? maaf ya Gea baru datang lagi kesini, Gea sangat merindukan Mommy. Mommy tahu, saat ini Gea sangat bahagia sekali karena Daddy sudah ada bersama Gea lagi. Seandainya Mommy juga masih ada, mungkin kebahagiaan Gea akan lebih sempurna lagi," seru Gea.


Gerrald merangkul pundak Gea dan tersenyum ke arah puterinya itu.


"Sayang, aku janji akan menjaga anak-anak kita pokoknya kamu jangan khawatir aku tidak akan pernah meninggalkan mereka," seru Gerrald.


Setelah cukup lama berada di makam, akhirnya mereka memutuskan untuk pulang. Sementara itu di rumah Gerrald, Victor dan Fox sedang bersiap-siap menunggu kedatangan Gea.


Victor memang sengaja membohongi Gea karena Victor ingin memberikan kejutan kepada sang kekasih. Sesampainya di rumah Gerrald, Gea tampak celingukan.


"Ini rumah siapa, Daddy?" tanya Gea.


"Rumah kitalah, memangnya rumah siapa lagi."


"Besar banget."


"Iya, Daddy sengaja membeli rumah yang besar supaya nanti cucu-cucu Daddy nyaman tinggal di rumah ini."


Gea tersenyum...


Tiba-tiba seorang wanita datang menghampiri semuanya.


"Selamat datang di rumah Nona Gea."

__ADS_1


"Loh Tante Sari, kapan kesini?" tanya Gea.


"Saya sudah satu bulan ada disini, soalnya Mas Bram mengajak saya untuk tinggal disini," seru Sari.


"Sebenarnya bukan Bram yang menyuruh, tapu Daddy yang menyuruh Bram untuk membawa istrinya karena bagaimana pun Bram sudah menjadi bagian dari keluarga ini, jadi Daddy tidak kalau harus berpisah dengan Bram," seru Gerrald dengan senyumannya.


"Ga apa-apa, Gea malah senang kalau Tante Sari ada disini jadi Gea ada teman curhat."


Semuanya pun tertawa dan Gerrald pun mengajak Gea untuk masuk ke dalam rumah.


Ceklek...


"Surprise....." teriak Victor.


Gea terlihat sangat terkejut, berbeda dengan yang lainnya yang sama sekali tidak merasa terkejut karena mereka memang sudah bersekongkol untuk mengerjai Gea.


"Victor, kok kamu ada disini? bukanya kamu ke luar kota?" tanya Gea bingung.


"Siapa bilang aku ke luar kota? aku tidak kemana-mana, mana mungkin kekasihku keluar dari rumah sakit aku tidak menyambutnya sih," sahut Victor.


Gea langsung menatap tajam ke arah Gerrald dan itu membuat Gerrald tersenyum.


"Daddy sengaja ya bohongi Gea."


"Jangan marah sayang, Daddy hanya mengikuti perintah Victor jadi salahkan saja tuh si Victor jangan marah sama Daddy,"sahut Gerrald.


"Kalian ya...." kesal Gea.


"Astaga Bram, badan aku rasanya sakit-sakit bisakah kamu pijitin badan aku?" seru Gerrald.


Gerrald pun pergi dan diikuti oleh Bram, kemudian tatapan Gea beralih kepada kedua adik kembarnya.


Gio dan Glenn langsung mengalihkan pandangan mereka.


"Sayang, rumah ini kok tiba-tiba panas ya kita ke halaman belakang saja yuk ngadem disana!" ajak Gio kepada Priska.


"Boleh sayang."


"Astaga aku lupa, belum mengerjakan tugas kampus," seru Glenn yang langsung ngacir.


Tinggalah Tata yang masih berdiri sembari nyengir.


"Hayo sekarang kamu mau kemana? kalian semua sekongkol kan untuk mengerjai aku," kesal Gea.


Tata sudah tidak bisa mengelak lagi, semuanya sudah meninggalkannya sendirian. Tiba-tiba Tata menoleh ke arah Fox yang saat ini sedang berdiri tidak bergerak sama sekali seperti patung.


Ide pun muncul di otak cantik Tata, Tata segera berlari dan menarik tangan Fox membuat Fox terkejut dengan serangan mendadak itu.


"Hai Tata, mau kemana kamu!" teriak Gea.


Gea ingin mengejar Tata tapi Victor menahannya.


"Sudah, jangan marah-marah nanti cantiknya hilang loh."


Bughh...


Tanpa aba-aba Gea langsung memukul perut Victor sehingga membuat Victor meringis kesakitan dengan pukulan Gea yang mendadak itu.

__ADS_1


"Astaga sayang, sadis banget kamu sama aku padahal aku sudah membuat kejutan ini dari pagi loh bukannya dipeluk atau dicium gitu, malah dapat pukulan tega banget kamu," rengek Victor dengan memeng perutnya.


"Bodo, siapa suruh kamu ngerjain aku kaya gitu," ketus Gea.


Gea pun melangkahkan kakinya dan duduk di sofa, Victor pun mengikuti Gea dan duduk di samping Gea.


"Sayang, aku kan balas kamu karena waktu itu kamu juga bohongi aku dengan pura-pura tidak mengenalku," keluh Victor.


"Oh jadi ceritanya kamu mau balas aku, oke bagaimana kalau kita adu kekuatan di atas ring aja?" seru Gea.


Victor menganga saking terkejutnya mendengarkan ucapan Gea.


"Astaga Sayang, daripada adu kekuatan di atas ring, bagaimana kalau kita adu kekuatan di atas ranjang saja?" sahut Victor dengan senyumannya.


Gea membelalakan matanya, dan dengan kesalnya memukul tubuh Victor dengan membabi buta.


"Aduh Sayang, ampun kok kamu malah mukulin aku lagi sih?"


"Mangkanya kalau ngomong itu jangan sembarangan, ga tahu malu banget bicara seperti itu di depan wanita."


Victor pun menahan kedua tangan Gea membuat Gea terdiam, Victor menatap tajam ke arah mata Gea.


"Aku sudah tidak sabar ingin cepat-cepat menikahimu, jadi kamu harus bersiap-siap karena tidak lama lagi aku akan datang melamarmu, bahkan aku sudah meminta izin kepada Daddymu dan beliau merestui aku," seru Victor.


Gea terdiam, dia tidak menyangka kalau Victor sudah sejauh itu.


Cup...


Victor mengecup bibir Gea membuat Gea tersentak.


"I love you."


Victor langsung kabur karena takut Gea memukulinya lagi, sedangkan Gea akhirnya hanya bisa tersenyum dengan tingkah mantan Bosnya itu.


🔫


🔫


🔫


🔫


🔫


Jangan lupa


like


gift


vote n


komen


TERIMA KASIH


LOVE YOU

__ADS_1


__ADS_2