MY BEAUTIFULL BODYGUARD

MY BEAUTIFULL BODYGUARD
Victor Yang Manja


__ADS_3

🔫


🔫


🔫


🔫


🔫


Keesokan harinya...


Gea sudah bangun pagi-pagi, dan saat ini sedang membantu Tante Sari memasak.


"Non, seharusnya Non itu jangan bantuin Tante biar saja Tante yang kerjakan sendiri, Non mah diam saja di kamar," seru Sari.


"Ya ampun Tante, diam di kamar mau ngapain? lagipula Victor masih tidur kok."


"Namanya juga pengantin baru Non, biasanya tidak akan keluar-keluar dari kamar."


Gea tersenyum sembari menggeleng-gelengkan kepalanya.


Sementara itu di dalam kamar, Victor meraba-raba tempat tidur di sampingnya. Victor mengerutkan keningnya saat tidak menemukan apa-apa disana, Victor pun membuka matanya dan benar saja Gea sudah tidak ada.


"Sayang, kamu dimana?" seru Victor dengan suara seraknya.


Tidak ada jawaban sama sekali, akhirnya Victor pun bangun dan dengan cepat masuk ke dalam kamar mandi. Gea dan Sari sudah selesai masak...


"Tante, Gea bangunin Victor dulu ya!"


"Iya Non."


Gea pun segera melangkahkan kakinya menuju lantai dua untuk membangunkan Victor, tapi sebelum masuk ke dalam kamarnya Gea membangunkan si kembar dan juga Daddynya terlebih dahulu.


Setelah membangunkan adik dan Daddynya, Gea pun segera masuk ke dalam kamarnya tapi Gea tidak menemukan Victor disana kemudian Gea mendengar suara gemericik air, dan Gea yakin kalau saat ini Victor sedang mandi.


Gea pun segera memunguti pakaian yang berserakan dimana-mana dan Gea masukan ke dalam keranjang pakaian kotor, setelah itu Gea pun membereskan tempat tidur dan mengganti sepreinya karena seprei yang sebelumnya sudah kotor.


Gea tersentak saat tiba-tiba sebuah tangan memeluk perutnya.


"Astaga Victor, basah tahu aku ini sudah mandi," keluh Gea.


"Kamu jahat ya ninggalin suamimu sendirian di kamar."


"Ya ampun Victor, sejak kapan kamu manja seperti ini."


Gea segera melepaskan tangan Victor dan kembali membereskan tempat tidurnya.


"Sayang, biasanya kalau wanita yang baru menikah itu akan diam di kamar dan suaminya yang akan melayani dia," seru Victor.

__ADS_1


"Dan kamu berharap aku tidak bisa jalan karena kesakitan terus kamu yang gendong aku ke kamar mandi begitu?" sahut Gea dingin.


"Ya kan biasanya memang seperti itu."


Gea pun selesai merapikan tempat tidur, dan menghampiri Victor yang dari tadi hanya diam memperhatikan Gea.


"Kamu lupa ya kalau aku ini wanita tangguh? dari usia belasan tahun aku sudah dipaksa untuk hidup mandiri dan dewasa sebelum waktunya. Mainan aku pistol dan nyawa orang, jadi kalau masalah sakit di bagian itu ga ada masalah sedikit pun buat aku karena yang bersikap seperti itu, hanyalah wanita lebay dan manja," seru Gea.


Victor tersenyum dan langsung memeluk Gea.


"Benar juga, istriku memang wanita tangguh tapi aku mohon kalau di hadapanku jadilah wanita manja dan lemah supaya tugasku sebagai seorang suami tidak sia-sia," sahut Victor.


Gea tersenyum dan melepaskan pelukan Victor. "Iya, ya sudah sana pakai bajumu soalnya aku sudah menyiapkan sarapan dan kita sarapan bersama-sama."


"Bagaimana kalau aku sarapannya maunya kamu?" rengek Victor dengan senyuman manisnya.


Gea langsung menatap tajam ke arah Victor dan memperlihatkan kepalan tangannya kepada Victor membuat senyum Victor langsung sirna.


"Baiklah, aku pakai baju dulu setelah itu kita sarapan," seru Victor gugup.


Victor pun langsung menuju lemari yang sudah disiapkan oleh Fox dan segera memakai baju, sementara itu Gea hanya bisa menahan senyumannya melihat tingkah Victor.


Saat ini semuanya sedang sarapan bersama.


"Yaelah pengantin baru dari tadi senyum-senyum mulu, digempur sampai berapa ronde Bang?" goda Glenn.


Uhuk..uhuk..


"Ga usah malu-malulah Kak, itu kan sudah biasa," seru Gio.


Gea menggerak-gerakan kepalanya ke kiri dan ke kanan, kemudian mengepal-ngepalkan tangannya.


"Sepertinya Kakak sudah lama tidak memukul orang, apa kalian berdua bersedia menjadi kelinci percobaan?" seru Gea dengan senyuman yang menyeringai.


"Nah kan, aku aja ga berani godain Kakak kalian bisa-bisa aku babak belur dan yang paling parah, aku ga bakalan di kasih jatah kan ga lucu masa pengantin baru harus puasa," seru Victor.


"Victor, kamu diam!" tegas Gea.


Victor langsung terdiam dan melanjutkan makannya, begitu pun dengan Gio dan Glenn yang tidak bisa berkata apa-apa lagi. Sementara itu, Gerrald, Bram, dan juga Sari hanya bisa tersenyum tanpa berniat ikut mengobrol.


Setelah sarapan, semuanya berangkat ke tempat masing-masing. Victor mengantarkan Gea ke kampus, Victor sebenarnya ingin Gea berhenti kuliah tapi Gea menolaknya lagipula hanya tinggal satu tahun lagi Gea wisuda sayang kalau Gea putus di tengah jalan.


Apalagi kalau mengingat kerja keras Gea untuk mencari biaya kuliah yang begitu beratnya.


"Sayang, memang tidak bisa ya kamu ikut sama aku saja ke kantor biar kamu temani aku disana supaya aku lebih semangat lagi bekerja," seru Victor.


"Jangan manja deh Victor, tanggung tinggal satu tahun lagi setelah aku wisuda baru aku akan diam di rumah ngurus kamu," sahut Gea.


"Kamu tadi malam minum obat apa?"

__ADS_1


"Itu obat penunda kehamilan, aku menunda dulu hamil soalnya mau fokus kuliah dulu takutnya di tengah jalam aku hamil."


Victor cemberut, sebenarnya dia tidak setuju kalau Gea menunda kehamilan karena Victor ingin cepat-cepat mendapatkan keturunan tapi kalau itu memang keputusan Gea ya mau bagaimana lagi, Victor menghargainya.


Sesampainya di kampus, Gea pun langsung keluar dari dalam mobil tapi Victor menahannya.


"Hai, apa kamu tidak melupakan sesuatu?" tanya Victor.


"Apa? aku sudah bawa semuanya, ga ada yang lupa."


Victor menghela napasnya. "Sayang, aku ini suamimu masa kamu mau pergi aku tidak dapat apa-apa, cium gitu misalnya," rengek Victor.


"Astaga Victor, kamu benar-benar berubah menjadi manja."


Karena tidak mau membuang-buang waktu, akhirnya Gea pun menangkup wajah Victor dan menciumi seluruh wajar Victor tapi disaat Gea mencium bibirnya, Victor justru menahan kepala Gea membuat Gea memukul dada Victor.


"Jangan lama-lama, nanti bahaya," ketus Gea.


"Sudahlah jangan masuk kampus, kita pulang saja ya," seru Victor dengan senyumannya yang dibuat semanis mungkin.


"Ishh..ishh..sudah ah, aku masuk dulu."


Gea pun segera keluar dari dalam mobil Victor, dia tidak mau berlama-lama diam di dalam mobil karena Victor bisa saja justru malah membawanya kabur.


"Sabar Tong, jangan dulu bangun kita nunggu nanti malam, kita gempur lagi pertahanan lawan sampai lawannya tidak bisa berkutik lagi," gumam Victor.


Akhirnya Victor pun melajukan mobilnya menuju kantornya, sungguh setelah menikah Victor berubah menjadi pria manja.


🔫


🔫


🔫


🔫


🔫


Jangan lupa


like


gift


vote n


komen


TERIMA KASIH

__ADS_1


LOVE YOU


__ADS_2