MY BEAUTIFULL BODYGUARD

MY BEAUTIFULL BODYGUARD
Glenn Si Penyelamat


__ADS_3

🔫


🔫


🔫


🔫


🔫


Sementara itu....


Gio dan Priska saat ini mampir ke sebuah restoran setelah menghadiri akad nikah Fox dan Tata.


"Sayang, kapan kamu mau menikahi aku? kita sudah lama pacaran tapi kamu belum pernah sekali pun membicarakan masalah pernikahan," kesal Priska.


"Jangan terburu-buru, kita itu masih kuliah lagipula aku juga belum bekerja kalau aku menikahimu terus nanti kamu mau dikasih makan apa? aku ga mau ya menyusahkan Daddy atau pun Kakak, jadi kamu yang sabar ya nanti kalau sudah lulus kuliah dan aku sudah mendapatkan pekerjaan, aku akan langsung nikahin kamu," sahut Gio.


"Benar ya? jangan bohong."


"Iya sayang, sudah makan tuh makanannya nanti keburu dingin ga enak."


Sementara itu Glenn, melajukan motor sportnya dengan kecepatan sedang. Tiba-tiba seorang wanita menghampiri motor Glenn membuat Glenn menekan rem dengan cepat.


"Mas, tolongin saya Mas."


"Kamu kenapa?"


"Kesini kamu Arum!" teriak seorang pria bertubuh besar itu.


Tubuh wanita bernama Arum bergetar hebat, dia berdiri bersembunyi dibalik tubuh Glenn. Glenn turun dari motornya...


"Ada apa ini?" tanya Glenn.


"Jangan ikut campur, minggir kamu kalau kamu tidak mau celaka!" bentak pria itu.


Glenn menyeringai...


"Sepertinya seru, kebetulan sekali aku sudah lama tidak berkelahi," seru Glenn.


"Kurang ajar."


Ketiga pria bertubuh besar itu segera menyerang Glenn tentu saja dengan senang hati Glenn meladeninya.


Akhirnya perkelahian pun tak terelakan lagi, Glenn dengan santainya melawan ketiga pria bertubuh besar itu, hingga akhirnya ketiga pria bertubuh besar itu kalah dan mereka pun lari kabur.


"Terima kasih Mas."


"Kenapa kamu sampai di kejar-kejar mereka?" tanya Glenn.


"Maaf aku tidak bisa cerita, kalau begitu aku permisi dulu sekali lagi terima kasih."


Arum hendak melangkahkan kakinya tapi Glenn menahan lengannya membuat Arum tersentak.


"Rumah kamu dimana? biar aku anter kamu pulang."


Arum menghempaskan tangan Glenn. "Tidak usah, aku bisa pulang sendiri."


Arum segera berlari tapi Glenn tidak tinggal diam, dia diam-diam mengikuti Arum karena Glenn yakin kalau orang-orang yang tadi pasti akan kembali lagi.


Arum pun masuk ke dalam sebuah rumah sederhana, Glenn memperhatikannya dari kejauhan. Dan benar saja dugaan Glenn, ketiga pria bertubuh besar itu kembali datang tapi kali ini dengan pria tua yang Glenn curigai sebagai bosnya.

__ADS_1


Arum kembali diseret dari dalam rumah, oleh mereka. Glenn tidak bisa tinggal diam saja, dia pun segera menghampiri rumah Arum.


"Lepaskan dia!"


Semua orang menoleh, dan Arum terkejut karena pria yang menolongnya sekarang ada di hadapannya.


"Kamu lagi, kamu lagi."


"Siapa dia?" tanya pria tua itu kepada anak buahnya.


"Dia orang yang tadi menggagalkan rencana kami, Bos."


"Kurang ajar, singkirkan anak ingusan itu!"


Ketiga pria bertubuh besar itu kembali menyerang Glenn, tapi lagi-lagi mereka harus gagal bagi Glenn menghadapi orang yang tidak mempunyai basic bela diri sangatlah mudah, mereka hanya mempunyai badan saja yang besar tapi kemampuan beladirinya nol besar.


"Lepaskan dia!" seru Glenn.


"Siapa kamu berani ikut campur dengan urusanku, sekarang Arum adalah calon istriku karena menurut perjanjian kalau dia tidak bisa melunasi hutang-hutangnya, maka Arum akan menjadi istriku," seru pria tua itu.


"Memangnya berapa hutang dia?" tanya Glenn.


"15 juta beserta bunganya."


"Baiklah, aku akan melunasinya, tapi sekarang aku ga bawa uang cash bagaimana kalau nanti sore anda datang kesini lagi dan aku akan membawa uangnya."


"Tidak usah Mas, aku tidak mau merepotkan Mas," seru Arum dengan deraian airmatanya.


Pria tua itu tampak tersenyum puas. "Oke, nanti sore aku akan kesini lagi, awas kalau kamu membohongiku."


Pria tua itu pergi bersama anak buahnya.


"Aku tidak punya maksud apa-apa, aku hanya ingin membantu kamu saja memangnya tidak boleh?" sahut Glenn.


"Tapi aku tidak mau sampai punya hutang budi sama anda Mas."


"Aku ikhlas menolongmu, kamu tenang saja aku tidak akan meminta balasan apa-apa darimu."


"Arum...Arum..."


Terdengar suara ringkih dari dalam rumah, Arum pun segera masuk ke dalam rumahnya dan Glenn justru ikut masuk juga.


"Ibu, ada apa Bu? Ibu jangan banyak pikiran, Ibu istirahat saja ya masalah hutang Arum kepada Pak Herman, Ibu jangan pikirkan," seru Arum.


Ibu Arum menoleh ke pintu, disana Glenn berdiri tanpa berani untuk masuk.


"Dia siapa, Nak?" lirih Ibu Arum.


Arum menoleh ke belakang, dan betapa terkejutnya Arum ternyata Glenn masih ada di rumahnya.


"Kenapa anda masih ada disini?" tanya Arum.


Uhuk..uhuk..uhuk...


Ibu Arum tiba-tiba batuk-batuk membuat Arum langsung memalingkan wajahnya kepada Ibunya.


"Ibu, minum obat dulu ya."


"Obatnya sudah habis, Nak."


Arum tampak bingung, apa yang harus dia lakukan sementara saat ini dia sama sekali tidak punya uang. Dengan panik, Arum mengambil bekas obat Ibunya untuk dia tunjukan ke apotek.

__ADS_1


Disaat Arum melewati Glenn, Glenn langsung merebut bungkus obat itu.


"Biar aku yang beli, kamu tunggu saja disini jagain Ibumu."


Glenn pun segera menaiki motornya dan pergi dari rumah Arum, sedangkan Arum hanya bisa terdiam. Bagaimana mungkin ada pria yang baik banget kepada dirinya.


"Siapa anak itu, Nak?"


"Arum juga tidak tahu Bu, dia yang sudah menolong Arum dari anak buahnya Pak Herman."


Beberapa saat kemudian, Glenn pun tiba di rumah Arum.


"Ini Bu, obatnya."


"Ya Allah Nak, kamu baik sekali."


"Nanti aku bayar semuanya, tapi aku minta waktu supaya aku bisa membayarnya karena aku harus mengumpulkan dulu uangnya."


"Tidak usah dipikirkan, aku ikhlas kok menolong kamu."


"Tapi itu bukan uang yang jumlahnya kecil, itu sangat besar aku tidak bisa menerimanya."


"Sudah jangan dipikirkan."


Glenn pun mengambil amplop dari saku jaketnya. "Barusan aku sekalian ngambil uang, ini jumlahnya 15 juta nanti kamu berikan kepada tua bangka itu."


Glenn meraih tangan Arum dan memberikan uang yang jumlahnya 15 juta itu. Tiba-tiba air mata Arum menetes mengenai tangan Glenn.


"Terima kasih Mas."


"Terima kasih Nak, Ibu do'akan semoga rezeki kamu melimpah, diberikan kesehatan, dan dilancarkan segala urusannya."


"Amin Bu, terima kasih. Kalau begitu aku pamit dulu, semoga Ibu lekas sembuh."


"Sekali lagi terima kasih Mas."


Glenn tersenyum dan menganggukan kepalanya, Glenn pun segera menaiki motornya dan pergi meninggalkan rumah Arum.


🔫


🔫


🔫


🔫


🔫


Jangan lupa


like


gift


vote n


komen


TERIMA KASIH


LOVE YOU

__ADS_1


__ADS_2