MY BEAUTIFULL BODYGUARD

MY BEAUTIFULL BODYGUARD
Sah


__ADS_3

🔫


🔫


🔫


🔫


🔫


Tidak terasa, besok adalah hari bahagia untuk Gea dan Victor karena besok mereka akan melaksanakan pernikahan mereka.


Saat ini, Gea sedang mencoba gaun yang akan dia kenakan saat akad dan resepsi dengan ditemani Tata dan juga Priska.


"Wah, Kak Gea cantik banget," seru Priska.


"Hooh, ga nyangka kamu bakalan secantik ini," sambung Tata.


Gea hanya bisa tersenyum, bukan Priska dan Tata saja yang merasa kagum bahkan dirinya sendiri juga merasa pangling dengan penampilannya itu. Maklum selama ini Gea tidak pernah dandan sama sekali, tapi walaupun tidak pernah dandan tetap saja Gea terlihat sangat cantik sampai-sampai seorang Victor pun jatuh cinta.


"Aku ga bisa bayangin bagaimana ya nanti malam pertamanya pasti hot banget," seru Tata dengan senyum-senyum sendiri.


"Ga kebayang Kak, Bang Victor sangat tangguh pasti Kak Gea bakalan digempur habis-habisan tuh," sambung Priska.


Wajah Gea seketika memerah. "Apaan sih kalian, kalau ngomong ga jelas banget," sahut Gea dengan masuk ke ruang ganti.


Setelah dirasa cocok, akhirnya Gea dan kedua temannya itu mampir dulu ke sebuah restoran.


"Ge, kok aku merasa dari tadi kita ada yang ngikutin deh," seru Tata.


"Masa sih?"


Gea terlihat celingukan tapi tidak menemukan siapa-siapa disana.


"Itu perasaan kamu saja kali," sahut Gea.


"Kalian pesan makanan dulu, aku mau ke toilet sebentar," seru Tata.


"Jangan lama-lama," seru Priska.


"Iya."


Tata ternyata bukanya ke toilet melainkan sedang mencari seseorang.


"Aku yakin, ada seseorang yang sedang mengikuti kami tadi," gumam Tata.


Tata celingukan mencari orang yang mencurigakan tapi tidak ada orang yang Tata maksud itu.


"Apa yang dikatakan Gea benar, mungkin itu hanya perasaanku saja," gumam Tata.


Tata pun hendak melangkahkan kakinya untuk kembali bersama Gea dan Priska tapi Tata tersentak saat melihat seseorang dengan pakaian serba hitam memakai topi dan kacamata hitam sedang memperhatikan Gea dan Priska.


Orang itu terlihat memotret Gea dan Priska membuat Tata geram.


"Nah, ternyata dugaanku benar ada orang yang mengikuti kita."


Dengan wajah penuh emosi, Tata pun menghampiri orang itu dan langsung menarik baju orang itu.


"Siapa kamu? kenapa kamu memotret teman-temanku?" bentak Tata.


"Lepaskan!"


Tata membelalakan matanya, ternyata orang itu adalah Fox.


"Astaga patung pancoran, ngapain kamu ngikuyin kita? kurang kerjaan banget," bentak Tata.

__ADS_1


"Bukan urusan kamu."


Fox kembali membalikan tubuhnya untuk memperhatikan Gea tapi dengan sigap Tata menahan lengan Fox dan Fox kembali menghadap Tata.


"Jangan sentuh aku," seru Fox dengan menghempaskan tangan Tata.


Tata menyunggingkan senyumannya, munculah ide di otak cantik Tata untuk mengerjai Fox si manusia patung.


"Hai patung pancoran, kamu ngapain mengikuti kita?" seru Tata dengan gaya centilnya sembari menggerayangi lengan Fox.


Seketika Fok bergidik ngeri bahkan sekarang bulu kuduknya pun sudah berdiri.


"Aku bilang, don't touch me!" bentak Fox sembari memundurkan langkahnya.


Tata bukanya takut akan bentakan Fox, justru Tata semakin bersemangat untuk terus menggoda Fox. Perlahan Tata menghampiri Fox tapi Fox dengan cepat menghindar.


"Mau ngapain kamu?" seru Fox dengan gugupnya.


"Kamu itu kenapa? aku ga bakalan ngapa-ngapain kamu kok, kok kamu takut sama aku? jangan-jangan kamu bengkok ya ga suka perempuan?" seru Tata dengan senyumannya.


Tata berkata seperti itu sangat keras sehingga pengunjung restoran semuanya menoleh ke arah mereka. Fox sangat malu dengan kelakuan Tata, baru pertama kali ini Fox dipermalukan oleh seorang perempuan.


"Enak saja kalau ngomong, jangan sembarangan kamu."


"Kalau kamu ga bengkok, terus kenapa kamu selalu menghindar kalau aku mendekatimu?"


Tata kembali menghampiri Fox, tapi kali ini Fox langsung kabur dari restoran itu membuat Tata tertawa terbahak-bahak sampai memegang perutnya saking lucunya.


"Seru juga godain si patung pancoran," gumam Tata.


Tata pun menghampiri Gea dan Priska tanpa berhenti tertawa.


"Kamu kenapa? kok ketawa-ketawa sendiri? jangan bilang kamu stres karena aku duluan yang menikah?" seru Gea.


"Enak saja stres, barusa aku sudah ngerjain seseorang."


"Si patung pancoran."


"Siapa patung pancoran?" tanya Gea.


"Siapa lagi kalau bukan asisten calon suamimu itu."


"Maksud kamu Fox?"


"Yoi, dia yang dari tadi ngikutin kita."


"Hah, kok bisa?"


"Ya bisalah, pasti dia disuruh calon suamimu yang posesif itu untuk memata-matai kamu."


Gea pun tidak ambil pusing, memang sudah dua hari dia tidak saling bertemu dengan Victor dan Gea tahu kalau Victor pasti menyuruh Fox untuk memata-matainya.


***


Keesokan harinya....


Gea sudah tampil cantik dengan balutan kebaya putih yang melekat di tubuhnya, sore ini Gea dan Victor akan melaksanakan ijab kabul dan malam harinya berlanjut dengan acara resepsi.


"Ya ampun, puteri Daddy cantik banget."


"Daddy."


Gerrald berlutut di hadapan Gea dan menggenggam tangan puterinya itu.


"Sayang, tinggal beberapa jam lagi kamu akan menjadi istri orang. Daddy doakan semoga kamu selalu bahagia."

__ADS_1


Mata Gea sudah berkaca-kaca menahan airmata.


"Jangan menangis, ini adalah hari bahagia kamu jadi kamu harus tersenyum."


Gea langsung memeluk Daddynya itu, sungguh saat ini Gea tidak menyangka kalau dia akan melepas masa lajangnya.


"Sudah, yuk kita ke bawah Victor sudah menunggu kamu."


Gea tersenyum dan menganggukan kepalanya, akad nikah diadakan disebuah restoran bintang lima yang mewah.


Gerrald memapah Gea turun ke tempat akad nikah, sesampainya di lokasi semua orang menatap kagum kepada Gea. Sore ini Gea terlihat sangat cantik dan anggun, Bram sampai meneteskan airmata saking bahagianya.


Tidak lupa Yanti dan Tatang pun ikut hadir disana. Gea duduk di samping Victor dan Victor tidak bisa memalingkan wajahnya dari Gea, sehingga Gea pun dengan cepat mendorong pipi Victor supaya wajahnya menghadap ke depan.


Akad nikah pun dimulai, Victor menjabat tangan Gerrald dengan tegas Victor mengucapkan ijab kabulnya dengan sangat lancar membuat semua orang mengucapkan syukur.


Tidak terasa disudut mata Fox mengeluarkan bulir bening tapi Fox segera menghapusnya, tidak sengaja Fox melihat Tata dan dengan jahilnya Tata mengedipkan matanya kepada Fox.


Fox langsung memalingkan wajahnya. "Dasar wanita gila," batin Fox.


Victor sangat bahagia, akhirnya Gea sudah menjadi miliknya sekarang.


"Selamat ya Ge, akhirnya kamu sold out juga!" teriak Tata dengan memeluk Gea.


"Iya, kamu juga harus cepat menyusul," sahut Gea.


"Menyusul sama siapa? jangankan calon suami, calon pacar pun aku ga punya," sahut Tata cemberut.


"Tuh, si Fox nganggur," tunjuk Victor.


"Idih ogah, kalau nikah sama si patung pancoran bisa-bisa aku dipenjara," seru Tata.


"Dipenjara kenapa?" tanya Glenn.


"Di penjara atas tuduhan pelecehan s*****l," sahut Tata dengan polosnya.


Seketika semua orang langsung tertawa terbahak-bahak, wajah Fox sangat merah menahan rasa kesal dan malu.


"Berani-beraninya wanita gila itu mempermalukanku, awas kamu tunggu pembalasanku," batin Fox.


🔫


🔫


🔫


🔫


🔫


Detik-detik menjelang END nih....


Ayo guys, mana nih yang lainnya? tunjukan komentar terbaik kalian karena akan ada pulsa untuk 5 orang komentar terbaik masing-masing 20k, ayo semangat....


Jangan lupa


like


gift


vote n


komen


TERIMA KASIH

__ADS_1


LOVE YOU


__ADS_2