MY BEAUTIFULL BODYGUARD

MY BEAUTIFULL BODYGUARD
Malam Pertama


__ADS_3

πŸ”«


πŸ”«


πŸ”«


πŸ”«


πŸ”«


Warning 21+......


Resepsi pernikahan pun selesai, Gea dan Victor lebih memilih pulang ke rumah daripada harus nginap di hotel walaupun hotel itu sudah dibooking tapi Gea lebih nyaman tidur di rumah.


Tubuh Gea terasa sakit semuanya, resepsi adalah momen menyenangkan sekaligus melelahkan. Meskipun hanya duduk sembari berfoto layaknya model tapi itu semuanya sangatlah melelahkan.


Mobil Victor pun sampai di rumah Gerrald...


"Biar aku gendong, pasti kamu capek kan?" seru Victor.


Baru saja Gea ingin membuka mulutnya, Victor sudah mengangkat tubuh Gea masuk ke dalam rumahnya membuat semua orang tersenyum.


"Ciee...pengantin baru, semangat bener," ledek Gio.


Gea akhirnya hanya bisa menyembunyikan wajahnya di ceruk leher Victor dan tanpa sadar Gea justru memancing Victor.


Victor terus berjalan menaiki tangga menuju kamar Gea.


"Sayang sudah bersembunyinya, kamu tahu kelakuanmu itu bisa membangunkan sesuatu yang dari tadi sudah susah payah aku jaga," seru Victor.


Gea langsung menatap Victor dengan tatapan tajamnya tapi Victor malah mengedipkan sebelah matanya.


"Sayang buka pintunya!"


Gea pun membukakan pintu, dan Victor segera menutup pintunya kembali dengan mendorong pintu itu dengan tubuhnya.


Victor merebahkan tubuh Gea pelan di atas ranjang, dan Gea merasa sangat senang akhirnya bisa merebahkan tubuhnya dengan nyaman.


"Aku mandi dulu sebentar rasanya gerah sekali, apa kamu mau mandi juga?"


"Iyalah, rasanya seluruh tubuhku sudah lengket dengan keringat dan aku tidak akan bisa tidur," sahut Gea dengan memejamkan matanya.


"Ya sudah, kita mandi bareng saja."


Gea membuka matanya dan kembali menatap tajam ke arah Victor.


"No...."


Victor tersenyum, sekarang Victor punya hobi baru yaitu menggoda istrinya. Victor pun menyambar handuk dan masuk ke dalam kamar mandi.


Gea pun bangkit dan mulai membuka gaunnya, untung saja gaunnya tidak ribet dan Gea bisa melepaskannya tanpa bantuan prang lain. Setelah gaunnya lepas, Gea pun mengambil handuk kimono dan menunggu Victor selesai mandi.

__ADS_1


Disela-sela menunggu, jantung Gea tidak henti-hentinya berdetak. Sungguh Gea sangat gugup, entah apa yang akan Victor lakukan kepadanya. Gea lebih memilih berhadapan dengan para penjahat dibandingkan harus berhadapan dengan Victor sungguh membuat Gea gugup.


Ceklek...


Pintu kamar mandi pun terbuka, bau sabun mandi menyeruak ke indera penciuman Gea seketika mata Gea terbelalak saat melihat Victor keluar yang hanya memakai handuk yang dililitkan dipinggang.


Gea segera menundukan kepalanya dan langsung masuk ke dalam kamar mandi. Gea menyandarkan tubuhnya didinding kamar mandi.


"Astaga padahal ini kedua kalinya aku melihat tubuh Victor tapi kenapa kali ini aku sangat gugup sekali," gumam Gea.


Sementara itu Victor mematung, dia juga sama-sama terkejut melihat penampilan Gea yang hanya memakai handuk kimono dengan panjang handuk itu di atas paha membuat paha putih mulus Gea terekpose dengan sangat jelas.


Selama ini Gea tidak pernah memakai celana pendek, selalu memakai jeans.


"Astaga, istriku seksi sekali," gumam Victor.


Suara percikan air mulai terdengar, otak Victor mulai membayangkan hal yang lain-lain. Victor bukanya memakai pakaian, dia malah mondar-mandir di depan pintu kamar mandi menunggu Gea selesai mandi.


Gea terus mengguyur tubuhnya dibawah shower, padahal ini sudah sangat malam tapi entah kenapa suhu tubuh Gea meningkat seketika melihat pemandangan tubuh Victor yang sangat meresahkan itu.


Perut kotak-kotak, walaupun tubuhnya penuh tato tapi justru itu membuat Victor terlihat semakin seksi.


"Sayang, kok mandinya lama sih?" seru Victor.


"Astaga, malam ini aku harus menyerahkan tubuhku kepada Victor. Aku tidak mungkin bisa menolak ataupun kabur," batin Gea.


Akhirnya Gea pun selesai mandi tapi sayangnya, saking gugupnya Gea sampai mengambil kimononya dengan terburu-buru dan akhirnya justru terjatuh basah.


Gea begitu sangat bingung, saat ini Gea merasakan panik yang sangat luar biasa.


"Astaga, kenapa aku jadi panik dan takut kaya gini?" batin Gea kembali.


Tok..tok..tok..


"Sayang kamu lagi ngapain sih, lama banget di dalam kamar mandi!" seru Victor.


Dengan rasa malu yang teramat dirasakan Gea, akhirnya dia pun meminta tolong kepada Victor.


"Victor, bisakan kamu bawakan baju untukku soalnya handuk aku terjatuh dan basah," seru Gea.


Tok..tok..tok..


Perlahan aku membuka pintu kamar mandi sedikit, dan Gea mengeluarkan tangannya untuk mengambil bajunya tapi betapa terkejutnya Gea saat Victor mendorong pintu itu dan ikut masuk ke dalam kamar mandi.


Reflek Gea menyilangkan kedua tangannya untuk menutup dadanya dan juga merapatkan kakinya. Victor terus mendekati Gea dan Gea sudah tidak bisa mundur lagi karena tubuh Gea sudah terbentur tembok.


"Vi--victor," seru Gea pelan.


Tanpa aba-aba Victor langsung mencium bibir Gea dengan lembut, perasaan aneh tiba-tiba menjalar di seluruh tubuh Gea karena baru pertama kali ini Victor menciumnya sangat dalam biasanya hanya sebatas mengecup saja.


Perlahan Victor menyingkirkan tangan Gea yang dari tadi menutupi dadanya, tangan Victor sudah menjelajah kemana-mana membuat suhu tubuh Gea semakin meningkat dan Gea sudah lemas tidak bisa memberikan perlawanan lagi.

__ADS_1


Gea mendesis, saat Victor mulai menciumi leher Gea dan sesekali memberikan gigitan disana. Tanpa sadar tangan Gea pun menjambak rambut Victor, hingga akhirnya dengan spontan Victor pun menggendong Gea keluar dari kamar mandi.


Perlahan Victor merebahkan tubuh Gea di atas ranjang dan Victor pun melempar handuk yang dari tadi melilit di pinggangnya. Gea memalingkan wajahnya, sungguh Gea sangat malu karena baru pertama kali ini Gea polos di depan lawan jenis.


"Tubuhmu sangat luar biasa sayang, aku biasa melihat kamu memakai celana jeans dan hoody tapi sekarang, aku benar-benar melihat pemandangan yang sangat indah," seru Victor dengan napas yang sudah memburu.


Wajah Gea semakin memerah, Victor sudah tidak bisa menunggu lama lagi perlahan Victor mulai menyatukan tubuh mereka. Awalnya sedikit susah tapi setelah dicoba lagi dan lagi akhirnya berhasil juga.


Gea yang awalnya meringis, lama-kelamaan mulai menikmati adegan dewasanya bersama Victor. Victor sangat ganas ternyata dan itu membuat Gea hampir kewalahan, hingga akhirnya Gea merasakan sesuatu menyembur memenuhi tubuh bagian bawahku.


Entah itu semburan yang ke berapa kalinya, sehingga Victor pun tergolek lemas di atas tubuh Gea dengan napas yang tidak beraturan.


"Terima kasih sayang."


Victor mencium kening Gea, Gea hanya bisa menganggukan kepalanya pelan waktu sudah menunjukan pukul dua subuh dan mereka baru selesai melaksanakan kegiatannya itu.


Victor menggulingkan tubuhnya ke samping Gea, mungkin karena saking kelelahan tidak membutuhkan waktu lama Victor pun sudah terlelap tidur. Gea pun tersenyum, dan menutupi tubuh Victor.


Perlahan Gea pun ikut merebahkan tubuhnya di samping Victor, sungguh Gea tidak menyangka pekerjaannya sebagai Bodyguard ternyata membawanya menjadi istri sang mantan perampok ulung itu.


Tiba-tiba Victor menarik tubuh Gea ke dalam dekapannya membuat Gea terkejut, ternyata Victor belum sepenuhnya tidur.


"I love you, My beautifull bodyguard," seru Victor pelan.


Gea tersenyum dan mengecup bibir Victor. "I love you too, Bos."


Keduanya pun akhirnya benar-benar sudah terlelap menuju alam mimpi mereka masing-masing.


πŸ”«


πŸ”«


πŸ”«


πŸ”«


πŸ”«


Yuk, mana nih komentar terbaiknya belum ada yang terlihat. Let's go, berikan komentar terbaik kalian ada pulsa 20k untuk 5 orang pemenang yang memberikan komentar terbaiknyaπŸ€—πŸ€—


Jangan lupa


like


gift


vote n


komen


TERIMA KASIH

__ADS_1


LOVE YOU


__ADS_2