MY BEAUTIFULL BODYGUARD

MY BEAUTIFULL BODYGUARD
Kebahagiaan Yang Tak Ternilai


__ADS_3

🔫


🔫


🔫


🔫


🔫


1 tahun pun berlalu, hari ini adalah hari dimana Gea dan Tata wisuda.


Gea saat ini sedang merias diri di depan cermin dengan memakai kebaya berwarna kuning membuat Gea semakin mempesona apalagi warna kuning sangat kontras sekali dengan kulit Gea yang putih mulus itu.


Sementara itu, Victor masih terbaring di atas tempat tidur sembari tatapannya tidak lepas dari sosok istri cantiknya itu.


“Victor, ayo dong bangun cepat mandi sebentar lagi aku harus segera pergi ke kampus,” kesal Gea.


“Aku bangun dan akan mandi kalau kamu ganti baju itu.”


“Apa? Kenapa harus ganti? Aku kan harus pakai kebaya Victor.”


“Iya, tapi jangan pakai kebaya itu karena kebaya itu terlalu sempurna untukmu nanti banyak yang akan melihatmu dan aku tidak suka itu.”


“Astaga Victor, semua orang sudah tahu kalau aku itu adalah istrinya Victor Trey Camberra, siapa yang berani macam-macam sama aku. Sudah buruan mandi, atau aku pergi sama Daddy saja,” ancam Gea.


Akhirnya Victor pun mengalah, dia pun segera bangkit dari tempat tidurnya dengan tidak memakai apa-apa.


Gea hanya geleng-geleng kepala melihat kelakuan suaminya itu, tapi sedetik kemudian Gea mengembangkan senyumannya dan melihat kotak kecil yang nantinya akan menjadi kejutan untuk Victor.


Gea, dan seluruh keluarganya sudah menunggu di bawah hingga akhirnya Victor pun turun dengan setelan jas rapi yang sudah disiapkan oleh Gea.


“Ya ampun, suamiku sudah sangat tampan ayo kita segera pergi aku tidak mau sampai terlambat,” seru Gea dengan merangkul lengan Victor.


Mereka semua pun akhirnya pergi menuju kampus. Sementara itu di rumah Fox, Fox sudah sangat kesal karena dari tadi Tata belum keluar juga dari kamarnya.


“Astaga, dia dandan apa tidur sih? Lama banget,” gerutu Fox.


Selama satu tahun ini, tidak ada perubahan dalam hubungan mereka. Keduanya masih saja tidak akur dan selalu berseteru hal-hal yang unfaedah.


Tap..tap..tap..


Suara heels menggema di seluruh ruangan, Fox pun menoleh perlahan Tata menuruni anak tangga dengan anggunnya.


Kebaya warna gold itu menempel sempurna di tubuh Tata, membuat Fox tidak berkedip menatap Tata bahkan Fox tidak sadar kalau saat ini Tata sudah berdiri tepat di hadapan Fox.


“Woi, patung pancoran ngapain malah bengong? Jangan bilang kamu terpesona akan kecantikanku,” seru Tata dengan bangganya.


“Cih...jangan mimpi.”


Fox pun segera meninggalkan Tata dengan wajah yang memerah, dia malu karena ketahuan mengagumi kecantikan Tata.


“Hai patung pancoran, malah ninggalin aku gandeng kek sekali-kali, ga peka banget jadi cowok!” teriak Tata.


“Buruan, kalau lama aku tinggal nih,” seru Fox.


“Ishh..ishh..ishh..Ya Allah kenapa engkau memberikan suami menyebalkan seperti dia,” gumam Tata.


Tata pun segera keluar dan masuk ke dalam mobil Fox, Fox pun segera melajukan mobilnya menuju kampus.


Pergelaran wisuda Gea dan Tata berjalan dengan sangat lancar, akhirnya kedua wanita cantik itu lulus juga.

__ADS_1


Victor dengan romantisnya memberikan buket bunga yang sangat cantik kepada Gea membuat Gea semakin bahagia.


“Terima kasih suamiku,” seru Gea dengan mencium pipi Victor.


“Kebiasaan kalau bermesraan tidak mengenal tempat,” ledek Glenn.


Gea dan Victor hanya tertawa, berbeda dengan Tata yang merasa cemberut karena dari tadi Fox hanya sibuk dengan ponselnya bahkan Fox sama sekali tidak memberikannya bunga seperti halnya yang dilakukan Victor kepada Gea.


Setelah acara wisuda selesai, Victor pun mengajak Gea ke sebuah restoran untuk merayakan hari kebahagiaan istrinya itu. Tidak tanggung-tanggung, Victor membooking restoran itu hanya untuk mereka berdua.


“Kok restorannya sepi?”


“Ya sepilah karena aku sudah membookingnya, biar kamu tenang ga ada gangguan dari pengunjung lain,” sahut Victor.


“Ya ampun, kamu terlalu berlebihan.”


“Tidak ada yang berlebihan kalau itu menyangkut kebahagiaan istriku.”


Tidak lama kemudian, dua orang pelayan membawakan banyak sekali berbagai makanan dan minuman untuk Gea dan Victor.


“Selamat menikmati Tuan, Nyonya.”


“Terima kasih.”


Gea dan Victor pun menikmati makanannya dengan hening, sesekali Victor dan Gea saling menyuapi dan itu sangat romantis.


Beberapa saat kemudian, mereka berdua pun selesai makan.


“Victor, aku punya kejutan untukmu.”


“Kejutan apa?”


Gea pun mengambil kotak kecil yang dari tadi dia simpan di dalam tas tangannya, kemudian Gea menyerahkan kotak kecil itu kepada Victor.


“Buka saja.”


Victor pun membuka kotak kecil itu dan ternyata di dalamnya berisi benda kecil panjang, Victor mengerutkan keningnya dia sama sekali tidak tahu apa itu.


“Benda apa ini?”


Gea menghela napasnya. “Victor, suamiku tersayang itu adalah testpack dan itu menunjukan kalau aku positif hamil.”


Victor melongo, dia masih mencerna kata-kata istrinya itu.


“Tapi, bukannya kamu bilang belum mau hamil dulu sebelum kamu wisuda?”


“Iya, tapi lima bulan yang lalu aku lepas pengamannya dan Alhamdulillah tiga bulan kemudian aku dinyatakan positif hamil dan sekarang usia kandunganku sudah menginjak delapan minggu,” sahut Gea.


“Jadi, sebentar lagi aku akan menjadi seorang Daddy?”


Gea tersenyum sembari menganggukan kepalanya. Victor pun bangkit dari duduknya dan menghampiri Gea, Victor langsung memeluk Gea dengan sangat erat.


"Aku sangat bahagia sayang, seumur hidup aku baru kali ini aku merasakan bahagia yang sangat luar biasa ini, terima kasih sudah memberikanku kebahagiaan ini, aku sangat mencintaimu," seru Victor dengan mata yang berkaca-kaca.


Victor melepaskan pelukannya dan kemudian berjongkok di hadapan Gea kemudian mengelus dan menciumi perut Gea.


"Hallo Nak, ini Daddy Nak," seru Victor antusias.


Gea tersenyum dan mengusap kepala Victor, Gea tidak menyangka kalau akhirnya kehidupannya akan berakhir bahagia.


***

__ADS_1


Sementara itu, Tata tampak cemberut selama dalam perjalanan Tata memalingkan wajahnya keluar jendela melihat jalanan.


"Tumben ga ngoceh? biasanya juga ga pernah bisa diam, selalu berisik kaya beo," seru Fox.


"Lagi malas."


"Kenapa? dimana-mana orang yang habis wisuda itu bahagia bukanya cemberut."


Tata tidak berniat untuk membalas ocehan Fox, karena Tata sudah terlanjur sangat kesal kepada suami yang tak diinginkannya itu. Tapi berbeda dengan Fox, sudut bibirnya tampak terangkat sedikit entah apa yang ada di otak Fox.


Sesampainya di rumah, Tata dengan kesalnya langsung keluar dari dalam mobil Fox dan masuk ke dalam rumah dengan menghentak-hentakan kakinya membuat Fox menggeleng-gelengkan kepalanya.


Ceklek....


Jeng..jeng..


Mulut Tata menganga saat masuk ke dalam rumah, seluruh rumah penuh dengan bunga bahkan foto Tata pun terpajang sangat besar di ruangan tamu.


Tata juga melihat di meja makan sudah terhidang berbagai macam makanan.


"Maaf, aku bukan orang yang romantis dan aku juga tidak tahu cara mengucapkan selamat kepada seorang wanita, jadi cuma ini yang bisa aku lakukan," seru Fox dengan datarnya.


Tata pun membalikan tubuhnya, ditatapnya Fox yang sedang berdiri di depan pintu dengan kedua tanganya dia masukan ke dalam saku celananya. Mata Tata mulai berkaca-kaca, kemudian tanpa diduga Tata pun berlari dan langsung memeluk Fox membuat Fox membelalakan matanya karena Fox belum menyiapkan diri untuk itu.


"Terima kasih Fox."


Fox hanya diam mematung, entah apa yang harus dia lakukan. Tata pun melepaskan pelukannya dan menuju meja makan.


"Waw, makanannya banyak banget. Kapan kamu menyiapkannya Fox?" tanya Tata girang.


Fox pun tersentak, dan Fox pun menghampiri Tata dan duduk.


"Apa kamu suka?" tanya Fox dingin.


"Suka banget, terima kasih ya."


Tata dengan semangat pun menyantap makanan yang sudah tersaji di atas meja makan itu, sedangkan Fox menyunggingkan senyumannya sungguh Fox merasa sangat bahagia karena kejutanya berjalan dengan lancar.


🔫


🔫


🔫


🔫


🔫


Yuk, detik-detik mau END siapa ya yang akan menjadi pemenang GA pulsa dari Author dan juga poinnya. Terus pantengin ya guys....


Jangan lupa


like


gift


vote n


komen


TERIMA KASIH

__ADS_1


LOVE YOU


__ADS_2