
...💜 HAPPY READING 💜...
Sesampainya di mansion keluarga Donzello, Niesha dikejutkan oleh berbagai macam jenis makanan yang sangat banyak sekali seperti prasmanan. Terkejut? Tentunya Niesha terkejut melihat itu. Apakah ada orang yang akan bertamu? Itulah yang ada dipikiran Niesha saat ini.
Mulailah ia berjalan menuju ruang keluarga yang sangat kebetulan sudah ada keluarga besar nya termasuk grandma, grandpa dari pihak mommy maupun pihak daddy.
"Grandma? Grandpa?" Niesha terkejut melihat keluarga besarnya benar-benar lengkap.
"Aduh, cucu grandma, sini duduk." Alexi menepuk sofa yang sekarang ia duduk sekarang untuk mempersilahkan Niesha duduk disebelahnya.
Dengan wajah kebingungan, Niesha duduk disebelah kanan grandma Alexi dan grandma Fionnuala.
"Sebentar, ini ada apa sih? Kok Niesha enggak diberitahu? Kenapa ada banyak sekali makanan? Apakah ada yang datang?" Timpal Niesha dengan bergabung pertanyaan. Saat sudah bersama keluarga, Niesha yang disebut The Devil Girl seketika lenyap menjadi gadis yang sedikit manja.
"Aduh, gimana grandma mau jawab, pertanyaan kamu banyak sekali." Fionnuala menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
"Ekhm." Suara bariton sang daddy yang membuat Niesha menolehkan kepalanya ke arah suara. "Niesha, sebenarnya ini akan menjadi suprise untukmu dan Naisha. Tapi, kamu sudah datang terlebih dahulu sebelum kami mengabari mu." Jelas Waldo.
"Suprise? Tapi, untuk apa, dad?" Bingung Niesha.
"Akan ada seseorang yang bertamu, dia teman daddy. Kamu pasti tahu siapa tamu kita saat mereka datang. Supris..." Belum sempat menyelesaikan perkataannya, sudah disela oleh istri tercinta nya.
"Sayang, nanti kamu akan tahu. Sekarang bersiap-siaplah, pergi ke kamar adikmu, dia sedang bersiap-siap." Ujar Violeta menatap lembut putrinya.
"Huh. Baiklah, mom." Niesha beranjak dari sofa menuju kamar Naisha.
__ADS_1
Berjalan menaiki setiap anak tangga, dan tiba tepat di depan kamar Naisha. Tanpa diketuknya pintu, dibukanya pintu itu, dan terlihat Naisha sedang terbaring di atas kasur.
"Naisha!" Sentak Niesha yang melihat adiknya itu tidak bersiap-siap.
"Astaga kakak, ketuk dulu kalau masuk pintunya." Naisha memanyunkan bibirnya.
"Enggak perlu gitu juga bibirnya." Sinis Niesha.
"Apaan sih kak? Ada apa? Enggak biasanya kakak datang ke kamar ku ini." Heran Naisha.
"Mommy, menyuruh aku untuk bersiap-siap di kamar mu. Oh ya, kenapa kamu enggak bersiap-siap? Jangan jadi kaum rebahan." Niesha berkata sambil menyindir sang adik.
"Gini ya, kak, aku tuh males harus bertemu kerabat daddy. Lebih baik kakak saja." Jelas Naisha dengan santainya.
"Ck. Buruan siap-siap, kalau enggak, nanti tidak aku ajak ke mansion ku." Ancam Niesha.
"Nanti juga akan tahu. Sekarang mana baju untuk kakak. Pilihkan cepat." Titah Niesha.
Niesha menyuruh Naisha untuk memilihkan baju karena baju yang ada di mansion ini sudah ia bawa ke mansion nya, lebih tepatnya di mansion keluarga Donzello hanya ada baju sehari-hari saja, sedangkan baju seperti dress, telah ia pindahkan.
Naisha membuka lemari yang berisikan berbagai macam dress. "Sepertinya ini cocok sama badanmu." Naisha memilih dress yang terlihat sexy.
"Damn! You joke? Pakai seperti ini saja enggak pernah, aku bilangin ke daddy sama mommy nih, darimana dapet baju seperti itu." Dress yang dilihat Niesha saat ini sungguh membuat nya geli, bagaimana tidak, belahan dada bisa terlihat. Dressnya pun sangat mini.
"Kak!" Sentak Naisha dengan nada yang tidak tinggi. "Ini dari butik mommy. Bahkan mommy yang membawakan dress ini, lihatlah dress ini dibawa oleh mommy, sangat banyak." Lanjutnya membuka lemari satunya dan terpampang jelas dress pemberian Violeta.
__ADS_1
"Huh." Niesha menghela nafas panjang. Kemudian memilih dress yang menurutnya cocok untuk nya. "Aku pilih ini saja. Lihatlah! Lebih tertutup dan rok nya enggak terlalu mini." Membawa dress itu, dan berganti pakaian.
Niesha maupun Naisha telah selesai berganti pakaian, kini Naisha memaksa kakaknya untuk memoleskan make up supaya terlihat lebih cantik. Namun Niesha menolak, ia tidak mau di make up. Ia lebih suka natural. Dan terjadilah perdebatan antara keduanya.
Perdebatan yang panjang akhirnya selesai juga. Niesha di make up oleh Naisha, bahkan style rambutnya Naisha yang bikin.
"OMG! You look so beautiful." Naisha terkagum-kagum melihat hasil karyanya.
"Ck. Ayo turun ke bawah." Niesha yang sudah males meladeni adiknya itu.
"Okay." Ujar Naisha sambil mengedipkan mata kirinya. Niesha yang melihat tingkah laku adiknya hanya bisa menggelengkan kepalanya.
Turunlah mereka berdua menuju ke ruang keluarga. Saat mereka sudah berada dianak tangga terakhir. Semua keluarga besar merasa tersihir oleh kecantikan twins N. Benar-benar pinang dibelah dua.
"Putri mommy ini pasti banyak yang menyukainya." Seru Violeta. "Duduk kemari sayang." Violeta mempersilahkan kedua putrinya itu duduk di kanan dan kirinya.
"Sebenarnya ada apa ini? Kenapa harus dadan seperti ini?" Tanya Niesha yang mulai jenuh.
"Tahan, sebentar lagi kamu akan tahu sayang." Ujar Violeta mengelus rambut Niesha dengan lembut.
...💜💜💜...
Yuk follow IG author : @Vanesaefkm_
Jangan lupa di masukin ke list baca yah, favorit, like, comment, hadiah, dan vote.ðŸ¤
__ADS_1
THANK YOU