
...💜 HAPPY READING 💜...
Sudah tiga hari berlalu, akhirnya Niesha diperbolehkan pulang. Syukurlah keadaan bayi dan ibu sangat sehat maka dari itu Niesha sudah dibolehkan pulang.
Setibanya di mansion Niesha disambut oleh Ellor. Sambutan yang sangat berarti bagi Niesha. Beberapa bunga diberikan kepada Niesha lalu Kylie membantu membawakan bunga tersebut.
"Terima kasih, Sir." Ucap Niesha tampak bahagia.
Ellor sudah mengetahui bahwa Niesha telah menikah, tetapi dia tidak tahu siapa laki-laki yang dinikahi Niesha. Biarlah semuanya menjadi rahasia, karena kurang lebih sebulan lagi Niesha bebas dari masa hukuman.
Niesha berencana pergi meninggalkan Washington DC dan menghilang bagaikan debu yang dimasukkan ke dalam air tanpa sisa. Menurut Niesha lebih baik seperti itu, lupakan semuanya yang terjadi, membuka lembaran baru, dan rahasia jadilah rahasia selamanya tanpa perlu diketahui semua orang tentang jati dirinya demi keselamatan semua orang.
"Dia mirip sekali denganmu. Tapi hidung dan bibir nya tidak mirip denganmu." Celetuk Ellor saat melihat Maude.
Niesha hanya tersenyum mendengar ucapan Ellor. "Iya."
__ADS_1
Kemudian Niesha merebahkan Maude di atas ranjang yang biasanya digunakan untuk dirinya tidur. Niesha memutuskan tidak membeli kasur khusus bayi, pikirnya dia tidak akan lama lagi pergi dari mansion ini.
Sedangkan Ellor sudah kembali ke markas FBI. Lagi dan lagi dia hanya sebentar saja jika menemui seseorang jika itu bukan urusan yang sangat darurat.
Di dalam kamar Niesha menepuk-nepuk pelan Maude lalu beralih menatap Kylie yang ada di sebelah kanan Maude.
"Ky." Panggil Niesha.
"Iya? Kenapa?" Saut Kylie.
"Sha, aku mengerti kok, tetapi tetap hubungi aku. Bagaimanapun kita berteman dari awal menjadi anggota FBI. It's okay kalau kamu tidak mau berhubungan dengan FBI." Papar Kylie.
"Thanks sudah temani aku selama ini. Aku tetap hubungi kamu kok."
"My pleasure, Sha."
Hampir sebulan penuh semenjak lahirnya Maude. Niesha akhirnya terbebas dari hukuman yang diberikannya. Saat ini Niesha dan Kylie saling mengucapkan kalimat perpisahan. Tangis haru sangat terdengar jelas di mansion.
__ADS_1
"Terima kasih. See you soon." Pamit Niesha sambil memeluk Kylie.
"Jangan berterimakasih terus. Jaga diri baik-baik." Lantas Kylie menguraikan pelukannya dan beralih ke Maude, "Sampai jumpa lagi, little princess." Ujar Kylie sambil mengelus pipi Maude.
Kemudian Niesha berangkat ke bandara tanpa diantar oleh Kylie. Sebenarnya Kylie menawarkan diri untuk mengantarkan tetapi Niesha menolak.
Sesampainya di bandara Niesha segera melakukan beberapa prosedur seperti orang-orang pada umumnya sambil mengendong Maude. Walaupun Maude baru berusia empat Minggu, namun Maude sudah diperbolehkan manaiki pesawat terbang sesuai peraturan yang berlaku.
Niesha memilih pergi menuju ke Honolulu, Hawaii daripada balik ke Germany. Niesha ingin bersantai dan menghabiskan waktu bersama Maude, hanya berdua. Sebab itulah Niesha mematikan handphone yang dia punya saat ini dan mengganti handphone baru dan nomor baru untuk mengontrol firman hukumnya karena Kylie sudah tidak lagi menangani firman hukum milik Niesha. Memang ini terdengar sangat egois tetapi itulah nyatanya.
Perjalanan melalui udara ini ditempuh kurang lebih sepuluh jam tiga puluh lima menit. Niesha menggunakan pesawat umum sama seperti dirinya datang dari Perancis ke Washington DC.
...💜💜💜...
Yuk follow IG author : @Vanesaefkm_
Jangan lupa di masukin ke list baca yah, favorit, like, comment, hadiah, dan vote.ðŸ¤
__ADS_1