My Beloved Mafia

My Beloved Mafia
BAB 27


__ADS_3

...💜 HAPPY READING 💜...


Acara pernikahan ini sangat dijaga ketat oleh Mafioso. Walaupun wartawan tidak diperbolehkan memberitakan acara pernikahan dua keluarga yang sangat terpandang dengan tujuan keselamatan. Marco berpikir untuk tatap mengutamakan keamanan, dikarenakan musibah tidak ada yang tahu kapan terjadi. Namun, sesuai rencana, dirinya dan Niesha akan mempublikasikan kemana mereka akan honeymoon. Dari honeymoon inilah Marco dan Niesha bisa menjebak musuh. Marco berniat mempublikasikan pernikahan mereka dan honeymoon mereka seusai acara pernikahan.


Setelah memastikan semuanya aman, Marco dan Rigo segera pergi menuju altar untuk mengucapkan sumpah janji suci mereka di hadapan semua orang yang akan menjadi saksi bisu pernikahan mereka. Disinilah Marco dan Rigo berdiri menunggu calon mempelai wanita.


Cukup lama menunggu, kini keduanya membalakkan mata saat melihat kehadiran Niesha dan Naisha yang tampak sangat cantik.


Glek! Marco dan Rigo menelan salivanya dengan susah


Tak hanya mereka saja yang terkesima oleh penampilan Niesha dan Naisha, para tamu undangan juga dibuat terkesima dan terkagum-kagum.


Kini Waldo menyerahkan ke dua putrinya kepada Marco dan Rigo. "Proud to be your daddy, my Sweetheart! Semoga Tuhan memberkati kalian berdua dengan cinta abadi, kepercayaan, rasa hormat, dan kebahagiaan!" Ujar Waldo dari lubuk hati nya. "Tolong jaga mereka, cintai mereka, aku menyerahkan putri ku kepada kalian, hargailah, jangan pernah kau menyakitinya. Aku percaya kepada kalian." Lanjut Waldo tak terasa air matanya menetes.


"Siap, dad." Ucap Marco dan Rigo pedenya memanggil Waldo dengan sebutan daddy. Tapi, Waldo tak masalah calon menantunya itu memanggil nya daddy.


Dimulai dari Naisha dan Rigo mengucapkan sumpah pernikahan dengan perasaan penuh haru, air matanya pun perlahan mulai menetes, giliran Niesha dan Marco mengucapkan sumpah pernikahan. Mereka telah sah menjadi suami-istri disambut dengan tepuk tangan meriah dari tamu undangan.

__ADS_1


"Cium, cium." Sorakan dari tamu undangan yang sudah tidak sabar melihat mereka berciuman.


Cup!


Jantung Niesha sontak berdebar kencang, ciuman singkat itu adalah first kiss dirinya. Sedangkan Rigo dan Naisha tanpa malu-malu berciuman sangat lama.


Prok, Prok. Lagi dan lagi tamu undangan memberikan tepuk tangan meriah.


"Silahkan sematkan cicin pernikahan di jari manis pasangan masing-masing."


Selanjutnya para tamu undangan mengucapkan selamat atas pernikahan mereka dan mulai menyantap hidangan makanan yang tersedia. Makanan yang dihidangkan mulai dari Western food, Europe food, dan Asian food. Ada juga beberapa orang mengantri untuk berfoto bersama.


Sebagai penutupan acara, kini sudah waktunya pemotongan wedding cake yang disusun menjadi empat susun menjulang tinggi ke atas. Tak lupa terdapat dekorasi bunga di setiap sudut kue.



Marco dan Niesha berdiri disisi kanan kue, sedangkan Rigo dan Naisha berdiri disisi kiri kue. Mereka berempat memegang sebuah pisau besar untuk memotong kue tersebut. Dipotonglah kue tersebut menjadi dua bagian.

__ADS_1


Seusai pemotongan kue, berakhir sudah acara pernikahan yang sangat meriah ini. Pernikahan tanpa adanya serangan dari musuh membuat rencana kedepannya akan semakin lancar untuk menjebak organisasi Parrot.


Tamu undangan pun sudah kembali ke mansion masing-masing. Dan dua keluarga besar juga sudah kembali ke mansion masing-masing, mereka tidak lagi menginap di hotel.


Saat ini Naisha dan Rigo sudah memasuki mobil pernikahan dan menuju ke negera Perancis untuk bulan madu. Begitu juga Marco dan Niesha sudah berada di dalam mobil pengantin. Namun, Marco dan Niesha akan pergi ke Malta dimana negara ini merupakan sebuah negara kepulauan yang berada di Laut Mediterania. Dinegara itulah Marco bersama Niesha akan menjebak organisasi Parrot.


Mobil pun melaju dengan kecepatan sedang ke Frankfurt Airport. Sesampainya di bandar udara, mereka langsung memasuki jet pribadi milik Marco dan Rigo. Ya, Marco maupun Rigo sudah memiliki jet pribadi masing-masing.



Jet pribadi itupun lepas landas ke negera yang dituju. Perjalanan melalui jalur udara dari Frankfurt ke Perancis memakan waktu sekitar satu jam lima belas menit. Sedangkan Frankfurt ke Malta menempuh waktu sekitar dua jam tiga puluh menit nonstop flight atau tanpa adanya transit.


...💜💜💜...


Yuk follow IG author : @Vanesaefkm_


Jangan lupa di masukin ke list baca yah, favorit, like, comment, hadiah, dan vote.🤭

__ADS_1


__ADS_2