My Beloved Mafia

My Beloved Mafia
BAB 38


__ADS_3

...💜 HAPPY READING 💜...


Keesokan harinya, Niesha sedang bersiap-siap menuju markas FBI untuk mengakui bahwa dirinyalah telah menembak Carlo. Sesudah berpikir semalaman ia memutuskan untuk mengakui sendiri tanpa harus meminta bantuan dari Kylie.


Memasuki markas FBI dengan perasaan tak menentu, melangkah maju menuju ruangan paling luas diantara ruangan lainnya. Berdiri diam di depan pintu, tangan yang bergetar hendak mengetuk pintu itu.


"Aku harus bisa." Batin Niesha menyakinkan diri sendiri. "Tok. Tok. Tok." Tiga kali ketukan, pintu itupun terbuka. Pintu yang di buka menggunakan remote control dan terpampang jelas laki-laki gagah duduk di meja kebesaran sambil menyunggingkan senyum.


"Shasa, lama tidak berjumpa agen terbaik." Sapa Ellor dengan senyuman.


"Mr. Ellor." Sapa Niesha dengan sopan sambil menundukkan kepalanya.


"Ada apa datang ke ruangan saya?" Tanya Ellor yang masih santai duduk di kursi kebesaran.


Ada rasa ragu saat ingin mengatakan bahwa dirinyalah yang membunuh Carlo, namun mengingat rencana yang telah ia buat, dengan berani Niesha mulai berkata "Saya sudah menyelesaikan semua misi, dan di misi terakhir saya telah membunuh orang itu. Saya akan terima hukuman apapun."


"Marvelous, marvelous." Ellor memberi tepukan tangan. "Kau luar biasa. Orang seperti itu memang harus di bunuh. Tapi, saya rasa kamu tidak berhak mendapatkan hukuman. " Ungkap Ellor sambil menyunggingkan senyum dan menguji tanggung jawab Niesha.


Niesha tahu betul arti perkataan Ellor. "Tidak! Berikan saya hukuman setelah itu saya ingin memberikan surat ini." Papar Niesha memberikan sebuah amplop yang berisikan surat pengunduran diri.

__ADS_1


"Cih, hanya begitu saja kah nyalimu? Saya tidak akan menerima surat ini." Tolak Ellor kemudian merobek-robek surat tersebut menjadi beberapa butiran.


"Tidak apa-apa Mr. Ellor menolak nya, saya akan kirim ulang dan saya rasa masa kontrak saya kerja disini akan habis. Hampir lima tahun saya mengabdikan diri. Kini saatnya saya undur diri." Jelas Niesha. Ya, dulu Niesha kerja bersama FBI menandatangani sebuah kontrak kerja yang tertulis lima tahun lamanya.


"Wow, wow. Baiklah tunggu hasil rapat untuk memutuskan hukuman apa yang berhak untukmu." Ujar Ellor.


"Baik, saya permisi." Pamit Niesha meninggalkan ruangan tersebut.


Kemudian Niesha pergi menuju ke apartemen untuk mengurusi beberapa hal. Saat di perjalanan ia tidak sengaja melihat seorang pria yang hampir mirip dengan Art duduk di sebuah cafe.


"Marco sialan." Umpat Niesha segera menginjak gas mobil.


Dengan kelicikannya Niesha pun berhasil lolos dari pantauan Mafioso. Kini dirinya berada di apartemen yang berbeda dari biasanya. Lalu Niesha merebahkan diri nya diatas ranjang dan tanpa disadari ia telah terlelap tidur.


Di tempat berbeda, Ellor mengadakan rapat dadakan untuk membahas kematian Carlo. Bagi seorang FBI kematian Carlo ada sisi untung dan ruginya. Karena itulah rapat harus segera diadakan.


Tidak hanya Ellor saja yang hadir dalam rapat ini, bahkan Kylie dan beberapa petinggi FBI menghadiri rapat tersebut baik melalui langsung maupun daring dikarenakan ada beberapa orang yang tidak bisa hadir secara langsung.


Ellor menjelaskan penyebab kematian Carlo. Jujur saja penjelasan Ellor tidak membuat orang terkejut hanya saja saat Ellor menjelaskan mengenai kemunduran Niesha sebagai anggota FBI semua orang terkejut bahkan sampai ada yang tidak menerima kemunduran Niesha sebagai anggota terbaik.

__ADS_1


"Tidak bisa. Jangan biarkan Shasa mundur!" Tolak tegas Mrs. Chiny salah satu petinggi FBI.


"Saya juga sudah menyuruh nya untuk tidak mundur. Tapi, dia tetap kekeh mempertahan pilihannya." Ungkap Ellor. "Saya tidak bisa memaksanya untuk tetep di sini. Lebih baik kita pikirkan hukuman apa yang pantas untuk Shasa."


"Menurut saya, agen Shasa tidak perlu di hukum terlalu berat. Dia sudah benar melakukan perintah, hanya saja dia melanggar dan membunuh tersangka." Usul Mrs. Chiny.


"Saya juga setuju." Ujar Kylie.


"Baiklah, bagaimana dengan yang lain, setuju?


"Setuju." Jawab mereka yang ada hadir secara serentak.


"Okay, satu tahun penjara." Ujar Mr. Ellor. Ya, semuanya pun juga setuju dengan hukuman yang diberikan untuk Niesha.


Sesuai rapat, semuanya kembali ke tempat masing-masing. Kini Kylie dalam perjalanan menuju ke apartemen Niesha untuk memberitahu kabar tersebut.


...💜💜💜...


Yuk follow IG author : @Vanesaefkm_

__ADS_1


Jangan lupa di masukin ke list baca yah, favorit, like, comment, hadiah, dan vote.🤭


__ADS_2