
...💜 HAPPY READING 💜...
Kini Niesha bersama dengan Kylie dan Ellor sedang dalam perjalanan menuju ke mansion yang akan ditempati Niesha selama masa hukuman untuk Niesha selesai.
Perjalanan ini memakan waktu sekitar dua jam, karena jarak dari penjara central woman ke mansion cukup jauh. Selama perjalanan Niesha hanya bisa termenung memikirkan apa yang harus dirinya lakukan kedepannya. Rasanya ingin sekali memberitahu Marco terkait kabar gembira ini. Namun, Niesha tidak ingin Marco mengetahui keberadaannya, biarlah dia sedikit egois untuk saat ini.
Hingga tidak terasa mobil sudah memasuki perumahan yang berisikan mansion-mansion besar, megah, dan mewah. Akhirnya mobil yang ditumpangi mulai masuk ke salah satu mansion yang bisa dibilang mewah dan cukup besar untuk Niesha dan Kylie.
Sesampainya di mansion baik Niesha dan Kylie pun turun dari dalam mobil. Sedangkan Ellor harus segera pergi tanpa bisa mampir ikut masuk ke dalam mansion karena ada urusan mendadak yang tidak bisa ditinggalkan.
Niesha dan Kylie berjalan menuju pintu utama sembari membawa sebuah koper besar. Kemudian mereka mulai mengelilingi mansion yang memiliki tiga lantai. Dilantai pertama hanya terdapat satu kamar tidur, dapur, ruang makan, laundry, kamar mandi, ruang tamu, ruang keluarga, dan dilantai dua terdapat dua kamar tidur, perpustakaan, ruang kerja, kamar mandi, serta dilantai tiga hanya ada satu kamar tidur, kamar mandi, dan ruang untuk menokrong. Bahkan di halaman luar terdapat kolam renang dan tempat untuk barbeque. Mansion ini memiliki sebuah ruangan yang unik dilantai pertama yakni sebuah ruangan yang didesain khusus untuk melakukan check up kesehatan bagi wanita hamil.
__ADS_1
Kylie tampak takjub melihat setiap sudut ruangan di mansion tersebut. Berbeda dengan Niesha yang tampak biasa saja melihat mansion itu, karena memang mansion miliknya jauh lebih besar dan bagus.
Cukup mereka berkeliling, mereka pun memutuskan untuk beristirahat sejenak di dalam kamar berbeda. Niesha menggunakan kamar yang berada dilantai pertama karena akan lebih mudah untuk dirinya dan tidak membuat Niesha terlalu kelelahan karena tidak harus menuruni tangga. Sedangkan Kylie memilih salah satu kamar yang ada dilantai dua.
Malam harinya Kylie sudah terbangun dari tidurnya. Kylie pun beranjak dari kamar menuju ke dapur untuk memasak makanan. Menu yang Kylie buat adalah Quiche yang berbahan dasar telur dan keju, serta tambahan jamur, ubi, dan bayam. Sekilas hidangan ini mirip telur dadar yang berisi beragam isian.
Selesai memasak Kylie segera membangunkan Niesha yang sejak tadi masih berada di dalam kamar. Diketuknya pintu kamar Niesha, namun karena tidak ada respon sama sekali, Kylie pun membuka pintu kamar tersebut dan terlihat Niesha masih terlelap tidur.
Kylie mendekati ranjang besar itu lalu menepuk pelan paha Niesha. "Sha, ayuk bangun makan malam dulu."
"Kasihan bayi nya kalau kamu tidak makan." Pungkas Kylie masih berusaha membangunkan Niesha.
"Iya." Niesha mulai bangkit dari ranjang lalu pergi ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya dulu. Setelah itu Niesha menuju ruang makan.
__ADS_1
Niesha pun duduk, "Terima kasih." Ujar Niesha hendak memakan Quiche.
"Sama-sama."
Mereka berdua menyantap makanan tanpa ada suara kecuali suara gesekan antara pisau, garpu, dan piring. Beberapa saat setelahnya, mereka pun sudah menghabiskan makanan tersebut tanpa tersisa.
"Masakanmu enak sekali." Puji Niesha.
"Bisa aja."
Kylie segera mencuci semua peralatan makan yang tadi digunakan. Kebetulan mansion itu tidak terdapat pembantu. Tetapi, akan ada dua orang setiap minggunya yang membersihkan mansion.
...💜💜💜...
__ADS_1
Yuk follow IG author : @Vanesaefkm_
Jangan lupa di masukin ke list baca yah, favorit, like, comment, hadiah, dan vote.ðŸ¤