My Beloved Mafia

My Beloved Mafia
BAB 35


__ADS_3

...💜 HAPPY READING 💜...


"Ck! Kalau itu yang kamu inginkan, ikut denganku sekarang." Marco menarik tangan Niesha dan berjalan menuju kamar. Sebenarnya ini bukan hal yang Marco mau, tapi kapan lagi kesempatan emas ini. "Buka pakaian mu!" Titah Marco.


"Un-untuk apa?" Gugup Niesha.


"Bukankah kamu sendiri yang akan memenuhi kebutuhan ku sekarang? Bukalah pakaian mu sendiri atau harus aku yang membuka?" Sinis Marco dengan tersenyum tipis.


"Sial, kenapa mulut ini tidak bisa dikontrol." Batin Niesha menyesali ucapan nya tadi.


"Kelamaan." Ujar Marco saat dirinya sudah polos tanpa sehelai pakaian.


Dengan gesit Marco melepaskan pakaian Niesha yang masih melekat di tubuh Niesha.


"Marco." Lirih Niesha menatap Marco yang sudah polos dan berusaha membuka pakaian dirinya.


Ke duanya sekarang benar-benar polos tanpa sehelai pakaian. Marco melihat tubuh indah Niesha hanya bisa menelan salivanya.

__ADS_1


"Ternyata istri ku ini memiliki tubuh yang sangat indah." Ujar Marco penuh kesenangan.


Mendengar ucapan Marco, mendadak tubuh Niesha menegang dan hawa panas menyelimuti dirinya.


Tanpa menunggu lagi, Marco merebahkan tubuh Niesha di kasur besar tersebut. Mencium setiap inci tubuh Niesha. Tangannya tidak tinggal diam, tangan Marco mulai meremas buah kenyal milik Niesha dan menghisap penuh kelembutan.


"Ugh." Desis Niesha saat merasakan ke dua buah nya dihisap oleh Marco layaknya seorang bayi menyusu.


Marco beralih ke bibir Niesha, dicium bibir Niesha dengan perlahan dan penuh kelembutan. Setelah merasa cukup puas dengan bibir peach itu. Kini bibir Marco beralih ke leher jenjang Niesha dan dihisap hingga tercetak bekas kemerahan.


Tidak berhenti sampai situ, Marco mulai memasukkan juniornya ke area wanita milik Niesha dengan perlahan.


"Damn! You super tight, baby!" Marco saat mencoba memasukkan juniornya.


"No please! Ini sakit sekali. Sorry, Marco." Sesal Niesha. Tapi nasi sudah jadi bubur, kini Marco berhasil mengambil mahkota Niesha yang notabene nya adalah istrinya.


Marco mulai menggerakkan pinggulnya dengan perlahan-lahan hingga bergerak sangat cepat. Membuat keduanya saling mendesah kenikmatan.

__ADS_1


Ini adalah pengalaman pertama bagi keduanya. Awalnya Niesha memang merasakan kesakitan tapi setelah beberapa saat, ia hanya merasakan kenikmatan tiada tara.


Suara erotis Niesha membuat Marco bersemangat untuk melakukan lagi dan lagi. Marco terus menghujam dan menghantam area sensitif milik Niesha.


Kamar yang selalu dingin ini seketika berubah menjadi panas. AC yang sudah dinyalakan itupun benar-benar tidak terasa dingin. Hanya panas yang kian menjalar di antara mereka.


Nafasnya mereka saling memburu dan keringat mereka bercucuran membasahi tubuh hingga tak terasa mereka mencapai puncak kenikmatan. Marco menyemburkan benihnya di dalam rahim Niesha dan berharap segera hadir keturunan Cleandro.


Terlihat jelas Niesha sangat kelelahan setelah melakukan hal itu, sedangkan Marco sama sekali tidak kelelahan. Karena itulah Niesha sudah terlelap dalam tidurnya. Lalu Marco menarik selimut menutupi tubuh polos istrinya dan dirinya. Kini keduanya tertidur dengan posisi saling berpelukan.


Siang hari ini menjadi sebuah kenangan yang tak pernah terlupakan bagi mereka berdua dan kamar yang sekarang mereka tempati adalah saksi bisu keintiman Marco dan Niesha.


...💜💜💜...


Yuk follow IG author : @Vanesaefkm_


Jangan lupa di masukin ke list baca yah, favorit, like, comment, hadiah, dan vote.🤭

__ADS_1


__ADS_2