My Beloved Mafia

My Beloved Mafia
BAB 7


__ADS_3

...💜 HAPPY READING 💜...


Niesha sungguh kesal, marah, dan ia mengepalkan tangannya. Niesha kemudian sampai mansion pribadinya.


"Brak." Menggebrak meja kerjanya. "Sial, berengsek. Dia itu...Akh..." Teriak Niesha sambil mengacak-acak rambutnya di ruang kerjanya. Duduklah Niesha di kursi kerjanya "Baru kali ini, aku gagal." Gumam Niesha dalam hati dan jari jangan nya mengetuk-ngetuk meja. "Siapa dia?" Niesha yang bertanya-tanya dengan dirinya sendiri.


Gagal nya Niesha untuk mendapatkan kalung itu terdengar ditelinga Kylie. Ya, Kylie tahu informasi tersebut dari Art, karena sebenarnya Art selalu memberikan kabar terbaru tentang misi ini, karena Kylie yang meminta sendiri kepada Art. Kylie yang mendapat kabar tersebut, terbang menuju ke Frankfurt, Germany.


Satu hari telah berlalu. Kemarin adalah hari terburuk bagi Niesha. Namun, hari ini Niesha telah bangkit kembali dari suasana hati yang kesal, emosi, dan amarahnya.


Sedangkan Kylie setelah menempuh perjalanan panjang, akhirnya Kylie tiba di bandar udara Frankfurt Airport. Kini, dia sedang perjalanan menuju mansion milik Niesha setelah menghubungi Art untuk menanyakan alamat mansion Niesha.


Tibalah Kylie di mansion Niesha. Dibunyikan nya bel mansion. Ting tong. Keluarlah wanita paruh baya yaitu bibi Rosa.


"Guten tag (Selamat siang), cari siapa?" Tanya bibi Rosa yang terheran-heran, karena ini pertama kalinya ada tamu di mansion ini.

__ADS_1


"Guten tag, saya teman tempat Shasa bekerja." Ucap Kylie dengan sopan.


"Silahkan, masuk nona." Bibi Rosa mempersilahkan masuk.


"Terima kasih." Kylie tersenyum kemudian masuk mengikuti bibi Rosa.


"Silahkan duduk, ditunggu sebentar, saya akan panggilkan nona muda Shasa." Ucap bibi Rosa dengan ramah.


"Baik." Kylie tersenyum sambil menganggukkan kepalanya.


Bibi Rosa kemudian menuju ke kamar nya untuk mengambil telepon khusus yang langsung disambung kan menuju kamarnya. Karena, selama bibi Rosa tinggal dimansion tersebut dilarang naik apalagi masuk ke lantai tiga tanpa izin Niesha. Walaupun dia merupakan pembantu kepercayaan Niesha dan bertugas sebagai kepala pembantu di mansion ini.


"Kylie." Sapa Niesha saat melihat Kylie duduk di sofa.


"OMG! Aku rindu denganmu." Kylie beranjak dari sofa dan memeluk Niesha yang berada di depannya.

__ADS_1


"Lepaskan, jangan terlalu erat." Niesha merasa risih dipeluk oleh Kylie.


"Hehehe maaf, oh ya, aku dengar kamu gagal dalam pelelangan kali ini?" Kylie bertanya sambil kembali duduk ke sofa.


Sementara Niesha masih bergulat dengan pikirannya, berbagai pertanyaan muncul, sampailah dimana ia merasa melewatkan sesuatu informasi yang penting. "Aku harus baca ulang lagi." Gumam Niesha.


"Kau mau kemana?" Teriak Kylie yang melihat Niesha mulai menjauh dan berjalan menuju lift.


"Kamu, tunggu sini saja, ky. Ada hal yang harus kulakukan. Hanya sebentar." Niesha pun masuk ke dalam lift menuju ruang kerjanya.


Kylie yang mendengar jawaban Niesha hanga bisa menghela nafas kasar dan menggelengkan kepalanya. Tidak heran melihat Niesha seperti itu, karena memang dia sangat gila akan hal misi maupun pekerjaan, pokoknya harus sempurna bagi seorang Niesha.


...💜💜💜...


Yuk follow IG author : @Vanesaefkm_

__ADS_1


Jangan lupa di masukin ke list baca yah, favorit, like, comment, hadiah, dan vote.🤭


THANK YOU


__ADS_2