
...💜 HAPPY READING 💜...
"Ada apa ini?" Tanya Niesha yang masih bingung dengan situasi sekarang.
Semuanya tampak diam tanpa ada yang mau membuka mulut. Ruangan itu menjadi sunyi walaupun ada beberapa orang di dalam. "Dokter." Panggil Niesha yang merasa diabaikan.
"Eh, iya." Saut Rystal bingung ingin menjawab apa.
"Kenapa saya berada di sini?" Tanya Niesha lagi.
Rystal dan sipir penjara masih enggan menjawab pertanyaan dari Niesha. Mereka semua pun terdiam selama lima menit, hingga terdengar suara pintu terbuka dan menampakkan sesosok pria dan perempuan yang sangat dikenal oleh Niesha, yakni Ellor dan Kylie.
Ellor dan Kylie yang mendapatkan kabar Niesha pingsan di dalam penjara segera meluncur ke lokasi untuk melihat kondisi Niesha apalagi saat mereka diberitahu penyebab Niesha pingsan.
"Kenapa kalian berada di sini? Sebenarnya saya kenapa?"
Orang-orang yang berada di dalam UKS saling pandang satu sama lain. Mau tidak mau Rystal mulai berbicara, "Anda sedang mengandung."
Deg!
Jantung Niesha berpacu dengan cepat, kenapa bisa dirinya hamil di situasi seperti ini. Seketika itu Niesha terdiam beberapa menit. Pikiran nya kemana-mana. Dirinya bingung harus bagaimana.
"Aku sudah lama tidak melakukan hal itu. Bagaimana aku bisa hamil?" Gumam Niesha dalam hati. "Apa aku hamil gegara di Paris? Aku memang melakukanya beberapa kali saat di Paris. Tetapi...OMG!" Niesha lagi dan lagi mempertanyakan hal itu ke dirinya sendiri.
__ADS_1
Hingga Niesha memberanikan diri untuk bertanya, "Berapa usia kandunganku?"
"Usia kandungan Anda menginjak enam minggu." Jelas dokter Rystal.
Lagi dan lagi Niesha terkejut mendengar ucapan Rystal. "Jadi benar." Gumam Niesha dalam hati. Sejujurnya Niesha senang mendengar kabar kehamilannya itu, tetapi kenapa di situasi yang tidak tepat, saat dirinya berada di balik jeruji.
Kalau dipikir-pikir beberapa hari lalu Niesha sering memuntahkan cairan di pagi hari. Niesha kira itu hanya masuk angin biasa karena keseringan melakukan kegiatan bersih-bersih dan mengantarkan roti. Ternyata tidak disangka Niesha mengalami gejala kehamilan yang disebut dengan istilah morning sickness yang sering terjadi pada trimester pertama.
"Sha." Ujar Kylie yang berjalan mendekati ranjang di mana Niesha terduduk dengan keterkejutan.
"Rahasiakan ini dari dia, Ky." Bisik Niesha tepat di telinga Kylie yang sudah berada di sampingnya.
Mendengar bisikan Niesha, Kylie hanya menatap lekat mata Niesha. Mata itu seperti berbicara dan memohon pasrah. Dengan sekali helaan nafas panjang, "Okay." Ujar Kylie dengan suara kecil, hanya Niesha saja yang bisa mendengar.
Kini Niesha menatap Ellor dengan raut wajah yang tidak bisa dibaca. Namun, Ellor paham maksud tatapan itu. Saat ini Niesha tidak mau dicecar berbagai pertanyaan. Akhirnya Ellor memilih diam dan pergi menuju ruangan kepala sipir.
"Silahkan duduk, Mr. Ellor."
"Anda pasti sudah mendengar kabar tersebut, Mr. Ezin."
"Iya, saya sudah mendapatkan kabar itu. Jadi, bagaimana Anda akan menindaklanjuti hal ini? Saya akan mengikuti perintah Anda, Tuan."
"Saya rasa hukuman sebulan lebih untuknya sudah cukup, mengingat banyak jasa yang dia lakukan untuk negara ini." Ungkap Ellor sambil melipat tangan di depan dada.
__ADS_1
"Baiklah, Tuan. Akan saya suruh anak buah saya untuk mengambil barang-barangnya."
Ellor pun meninggalkan ruangan tersebut dan kembali ke UKS untuk berbicara dengan Niesha. Ellor menyuruh semua sipir penjara keluar termasuk dokter Rystal. Kini hanya Niesha, Kylie, dan Ellor berada di dalam UKS.
"Kamu tidak perlu berada di sini, saya akan pindahkan kamu ke salah satu mansion untuk menjalani hukuman. Kamu hanya perlu di dalam mansion dan tidak boleh pergi kemanapun. Akan ada dokter pribadi datang setiap bulannya untuk memeriksa kondisi mu." Jelas Ellor.
"Tetapi, kenapa harus di mansion lebih baik di sini saja." Heran Niesha.
"Di sini tidak baik untuk kandungan mu. Anggap saja sebagai hadiah karena sudah mengabdi kepada negara selama beberapa tahun ini. Kylie juga akan tinggal bersamamu."
"Saya?" Tanya Kylie sedikit ragu.
"Iya."
Sebelum menjawab, Kylie menatap Niesha sekilas lalu, "Baiklah, saya mau."
Niesha merasa senang walaupun di dalam hati merasa tidak enak dengan Kylie karena terlalu banyak merepotkan Kylie.
"Terima kasih." Ujar Niesha tersenyum tulus.
Barang-barang Niesha sudah diantarkan oleh seorang sipir penjara ke UKS dan diserahkan secara langsung kepada Niesha. Setelah mendapatkan barangnya kembali, Niesha beserta Ellor dan Kylie segera meninggalkan penjara Central Woman. Bahkan Niesha tidak berpamitan dengan orang-orang yang berada di dalam satu selnya. Lebih baik hilang begitu saja daripada harus terlibat lebih dalam dengan mereka dikarenakan identitas Niesha yang masih belum diketahui.
...💜💜💜...
__ADS_1
Yuk follow IG author : @Vanesaefkm_
Jangan lupa di masukin ke list baca yah, favorit, like, comment, hadiah, dan vote.ðŸ¤