
...💜 HAPPY READING 💜...
Kehidupan Marco tampak sunyi dan senyap. Sudah hampir dua bulan lamanya Marco hidup tanpa seorang istri yang sangat dia cintai. Bahkan dirinya hidup seperti tidak pernah diurus sama sekali sangat berantakan. Tetapi, dia sadar Niesha pasti mempunyai alasan tersendiri pergi meninggalkan dirinya.
Marco yang notabenenya adalah mafia yang kejam dan tidak kenal hukum saja tidak mampu melacak keberadaan seorang Niesha yang dia anggap jauh dilevelnya, namun nyatanya Niesha tidak bisa diremehkan.
Keseharian Marco hanyalah bekerja dari pagi hingga malam hari lalu pergi pulang ke mansion, terkadang Marco hanya pulang seminggu sekali jika ada urusan di luar negeri.
Marco sering sekali didesak oleh mommy nya untuk membawa Niesha ke mansion utama, namun Marco selalu mengelak dengan berbagai alasan. Marco cuman ingin keluarga Cleandro maupun Donzello tidak khawatir saat mengetahui Niesha pergi entah kemana.
Marco tahu betul Niesha pasti merahasiakan kepergiannya dari keluarga besar. Sebab itulah Marco memilih tidak pergi ke mansion utama dan selalu menghindar jika dirinya ditanyai oleh keluarga besar termasuk kakak kembar Niesha.
Dengan setia Marco menunggu kedatangan Niesha entah kapan, padahal dirinya saat ini merindukan Niesha. Marco memiliki cara untuk melepas rindu, yakni menonton video pernikahannya di dalam kamar sambil meneguk segelas wine.
****
Tidak terasa usia kandungan Niesha sudah memasuki bulan ke sembilan. Perut yang semulanya masih rata kini terlihat besar. Kadang berjalan pun susah bahkan kakinya sedikit bengkak.
__ADS_1
Untungnya selama masa kehamilan Niesha tidak banyak meminta, hanya sesekali ingin makanan yang pedas dan buah asam. Bisa dibilang permintaan seperti itu terbilang sangat normal bagi ibu hamil.
Kegiatan Niesha hari ini adalah melakukan pemeriksaan untuk terakhir kalinya sebelum melahirkan. Prediksi dokter Niesha akan melahirkan bulan depan tepat di sepuluh bulan kehamilan.
Kini Niesha sudah berada di dalam ruangan untuk siap diperiksa. Seperti pemeriksaan pada umumnya, Aurora menyingkap baju Niesha lalu menaruh Gel. Bedanya dipemeriksaan kali ini Niesha dapat melihat jelas wajah buah hatinya dan suara detak jantung yang semakin jelas.
"Lihatlah betapa cantiknya dia." Celetuk Aurora.
"Iya, bayi Anda berjenis kelamin perempuan."
Mendengar perkataan Aurora membuat Niesha tersenyum. "Marco, dia sangat cantik walau melihat dari layar monitor." Gumam Niesha terus menatap ke arah monitor.
"Beri aku gambarnya, apakah bisa?" Tanya Niesha sedikit ragu. Niesha pikir dengan dia memiliki foto monitor itu, dia akan memberikannya kepada Marco suatu hari nanti.
"Tentu."
__ADS_1
Selesai melakukan pemeriksaan, Niesha tidak lupa mengucapkan terima kasih sebelum Aurora pergi. Setelahnya Niesha dan Kylie akan pergi ke sebuah pantai untuk melakukan beberapa pemotretan. Sebenarnya Niesha tidak dibolehkan berpergian, namun Niesha mendesak Ellor agar memberikannya izin keluar hari ini saja.
Tujuan Niesha melakukan pemotretan yakni sebagai kenangan indah dimasa kehamilan pertamanya.
Beberapa saat kemudian, Niesha ditemani Kylie tiba disebuah pantai yang ditempuh sekitar satu jam lamanya.
Memakai gaun berwarna putih yang terlihat transparan di bagian perut tanpa menggunakan alas kaki, rambut digerai seadanya dan beragam pose dilakukan oleh Niesha. Ditambah dengan keindahan alam dan sunset menjadikan foto tersebut tampak estetik.
Sebelum pulang Niesha menikmati udara segar dan pemandangan indah yang sudah lama tidak dia lihat. Sekiranya tiga puluh menit berlalu, Niesha dan Kylie pun beranjak meninggalkan pantai dan kembali menuju ke mansion.
...💜💜💜...
Yuk follow IG author : @Vanesaefkm_
Jangan lupa di masukin ke list baca yah, favorit, like, comment, hadiah, dan vote.ðŸ¤
__ADS_1