My Beloved Mafia

My Beloved Mafia
BAB 50


__ADS_3

...💜 HAPPY READING 💜...


"Marco!" Bentak Nardo menghampiri Marco.


Semua keluarga besar berkumpul di mansion Marco. Mereka semua menuntut kebenaran di mana Niesha berada. Bahkan saat adik kembarnya melahirkan. Niesha tidak tampak batang hidungnya. Ini sangatlah aneh, maka dari itu, baik keluarga Donzello dan Cleandro merasa curiga terhadap rumah tangga Marco dan Niesha.


"Nardo, tahan emosi mu." Cegah Violeta melihat Nardo hendak memukul. "Marco, mommy mohon ceritakan apa yang terjadi di keluarga mu. Mommy tahu tidak sepatutnya kita terlalu ikut campur dalam urusan rumah tangga mu, tetapi Niesha adalah anak mommy yang entah dimana keberadaannya saat ini." Violeta menahan isak tangis.


"Mom, maaf. Aku saja tidak tahu kemana Niesha pergi. Dia hanya meninggalkan secarik kertas ini." Marco menyerahkan kertas yang ditinggalkan oleh Niesha.


Violeta menerima kertas tersebut, kemudian membaca dengan seksama isinya. "Sungguh kamu tidak mengetahui alasannya?" Menatap dalam mata Marco menuntut penjelasan.


"Tidak, mom." Marco menundukkan kepalanya.


Waldo, Naisha, Rigo, Noemi, Jacob, Naela, dan Nardo juga membaca surat tersebut. Mereka tidak habis pikir kenapa Niesha meninggalkan Marco seenaknya saja. Ada rasa kecewa di hati Noemi dengan sikap menantunya itu, pergi meninggalkan suaminya tanpa kabar dan alasan pendukung.


Setelah itu, Nardo tetap berjalan maju ke arah Marco tanpa peduli larangan dari sang mommy. "Apa yang sebenarnya kamu lakukan sehingga Niesha meninggalkan kamu?HAH!" Bentaknya lagi dengan suara lebih menggelegar bahkan Nardo menarik paksa kerah baju Marco.


"Naisha, bawa Azzo dan Lira ke kamar." Perintah Violeta paham dengan situasi yang sudah tidak kondusif.

__ADS_1


"Iya, mom." Ujar Naisha lantas membawa anak kembarnya menuju ke kamar.


Naisha pun memutar balik badannya, tanpa di duga Naisha melihat seseorang wanita bersama gadis kecil berdiri diam. Mata Naisha saling bertatapan dengannya. "Kak Niesha." Lirih Naisha yang tidak bisa didengar oleh siapapun.


Naisha spontan membeku diam, hingga tersadar bahwa yang dilihatnya adalah nyata. "Niesha kembali" Itulah yang dipikirkannya sekarang.


Tanpa ba-bi-bu lagi, Naisha berlari meninggalkan dua anak kembarnya. Suara larian Naisha terdengar oleh semua orang, spontan Mereka menoleh ke sumber suara.


"Kak Niesha." Teriak Naisha lalu menghamburkan pelukan ke Niesha.


Semuanya diam beberapa menit dan tercengang melihat orang yang selama ini dicari-cari bahkan membuat semua keluarga bertengkar telah kembali.


"Eh iya.. iya..."


Marco menatap sang istri dengan tatapan rindu dan cinta berbaur menjadi satu. Hingga Marco menatap seorang gadis kecil yang seumuran dengan Azzo dan Lira keponakannya.


Mata Marco dan Maude saling bertemu. Entah mengapa ada getaran hebat di dalam hati Marco.


"Daddy." Pekik Maude berlari ke arah Marco dan memeluknya.

__ADS_1


Marco diam membisu pikirannya kemana-mana. Siapa gadis kecil ini. Kenapa dirinya menyebut ku daddy. Anehnya Marco merasa nyaman dipeluk Maude.


Namun, Marco tidak membelas pelukan Maude. Bahkan dirinya melepas pelukan Maude lalu beralih berjalan ke arah Niesha dan direngkuhnya sang istri dengan erat.


"Maaf. I love you, sayang." Bisik Niesha menerima pelukan hangat yang sangat dia rindukan selama ini. Tidak terasa ke dua air mata mereka meleleh begitu saja. Kerinduan yang amat mendalam di rasakan keduanya.


"I miss you so much and i love you so much." Marco dengan tidak sabar mencium bibir Niesha dan ********** dengan perlahan dan menuntun.


Niesha tercengang mendapatkan serangan mendadak. "Wait, Marco. Ada anakmu melihat."


DEG!


"Anak? Apa gadis kecil itu?" Batin Marco lantas melepas pelukan dan menyudahi ciuman panasnya.


...💜💜💜...


Yuk follow IG author : @Vanesaefkm_


Jangan lupa di masukin ke list baca yah, favorit, like, comment, hadiah, dan vote.🤭

__ADS_1


__ADS_2