My Dosen Killer Jodohku

My Dosen Killer Jodohku
BAB 15


__ADS_3

BAB 15


Assalamualikum teman- teman


Hai-hai i’m come back🖐 berhubung UAS sudah selesai jadi saya datang kembali.....


HAPPY READING....


Melihat kondisi Fisha yang agak linglung, Pak Robi pun langsung berinisiatif bertanya.


“ Kamu udah bangun” tanya Pak Robi kepada Fisha


“ Eh “ jawab Fisha yang masih bingung.


Pak Robi pun langsung berdiri dari kursi kesayangannya dan menhampiri Fisha.


“ Ini makanan buat kamu.” Ucap Pak Robi seraya menyodorkan plastik yang berisi makanan.


“ Benaran ni Pak”tanya Fisha dengan penuh antusias.


“ Hemm” jawab singkat Pak Robi.


Tanpa babibu lagi Fisha pun langsung mengambil makanan yang ada di tangan Pak Robi. Ia pun makan seperti tidak makan selama 3 hari.


Pak Robi yang melihat mahasiswinya itu pun hanya geleng- geleng kepala sembari tersenyum halus kearah Fisha.


“ Dasar gadis aneh." gumam Pak Robi sambil menggelengkan kepalanya. Ia pun kembali fokus lagi ke laptopnye.


20 menit kemudian....


Egggghhhhh( anggap saja suara sendawa habis makan author tidak tahu sebutan aslinya wkwkwk)


“ Uppsss “ Fisha pun langsung menutup mulutnya. Karena suara yang nyaring/ keras itu pun sampai ke telinga Pak Robi. Seketika Pak Robi pun langsung menatap tajam kearah Fisha.


“ Ini gadis apa monyet sih” tanya Pak Robi dalam hati.


Melihat tatapan tajam dari Pak Robi pun langsung menundukkan kepalanya karena malu dengan apa barusan yang terjadi.


“ Aduhhh ini mulut kok tidak tau tempat sih” gerutu Fisha dalam hati.


“ Kamu udah selesai makannya “ tanya Pak Robi. Seketika langsung dijawab Fisha dengan terbata.


“ su...su...sudah Pak “ jawab Fisha yang terbata-bata sambil menundukkan kepalanya.

__ADS_1


“ Bagus kalo kamu udah selesai. Sekarang kamu bantu saya merapikan berkas yang ada di meja saya ini.” ucap Pak Robi dengan datar.


Hufff ( helaan nafas Fisha)


“ Cepat “ panggil Pak Robi dengan sedikit berteriak.


“ Iya Pak” seketikan Fisha pun langsung sedikit berlari kearah meja Pak Robo.


“ Sisa jam kuliah tinggal 1 setengah jam lagi, saya mau semua selesai sebelum jam kuliah berakhir.” Perintah Pak Robi yang dengan seenaknya.


“ Si...siap Pak “ yang langsung di jawab oleh Fisha.


“ Semangat Fisha, 1 hari hampir selesai “ semangat Fisha dalam hati.


Fisha pun langsung mengemaskan berkas yang menumpuk di meja Pak Robi.


“ Ini berkas apa daun kering sih, kok banyak banget “ keluh Fisha dalam hati dengan muka yang sangat kesal.


“ Kalo saja dia bukan dosen aku. Udah pukul dia dengan jurus macan tumbang bodoh “ gerutu Fisha dalam hati.


Author : Emang ada ya jurus macam tumbang bodoh?


Fisha : Ada dong thor, itu adalah jurus untuk menghadapi dosen yang super duper nyebelin wwkkwkwk.


Lanjut keceritanya.......


Dengan perasaan yang begitu kesal Fisha pun mengemaskan berkas yang ada di depan matanya itu. Setengah jam berkutat dengan dengan benda begituan belum ada tanda- tanda mau selesai.


Tanpa sepengetahuan Fisha, Pak Robi terus memandangan muka kesal Fisha sembari tersenyum halus. Sekali- kali ia memandangi wajah kesal Fisah yang menurutnya itu sangat menggemaskan.


“Lama-lama pengen aku cubit juga tu muka kesalnya” batin Pak Robi berkata.


“ Bisa-bisa gila aku ni karna gadis ini.” Ucap Pak Robi sambil menggeleng- gelengkan kepalanya.


“ Kenapa tu dosen jangan- jangan lagi mikir mesum” batin Fisha dengan pikiran negatif ke dosen killernya itu.


“ Bapak sakit kepala” tanya Fisha sembari menatap kearah Pak Robi.


Merasa ada yang bicara Pak Robi pun langsung menatap kearah Fisha. Seketika mata mereka pun bertemu bertatapan.


1 menit


2 menit

__ADS_1


3 menit


4 menit


5 menit


“ Tanpa kusangka cantik juga gadis barbar ini” puji Pak Robi dalam hati.


Merasa suasana hening dan canggung, Fisha pun langsung berdehem menetralkan suasana.


“ Hemm” deheman Fisha. Seketika Pak Robi pun langsung gelagapan


“ Hemm... kamu betanya apa? “ Pak Robi pun langsung bertanya kepada Fisha.


“ Bapak sakit kepala? Kok geleng-geleng kepala. “ tanya Fisha kembali.


“ Tidak kamu lihat saya dari tadi baik- baik aja” jawab Pak Robi dengan datar dan cool.


“Ini dosen kayak papan triplek ajak kok datar amat sihh” gerutu Fisha dalam hati.


Pak Robi yang melihat Fisha kayak berpikir pun langsung ngomong.


“ kalo mau maki saya tu jangan didalam hati” tebak Pak Robi langsung.


“ Eh...ini dosen kok tau “ ucap Fisha dalam hati.


.


.


.


.


Bersambung


Mohon maaf jika ada salah kata atau pengetikan saya mohom maaf. Jangan lupa like dan komennya.


Tunggu ya episode selanjutnya🤗🤗


Terima kasih teman- teman😊😊


Follow ig siti_fatimah_azzahro25

__ADS_1


#salamdaripenulisamatiran


__ADS_2