My Dosen Killer Jodohku

My Dosen Killer Jodohku
BAB 35


__ADS_3

BAB 35


HAPPY READING…


🌹🌹🌹🌹


β€œ Bapak kira saya takut!! Jangan harap saya mau tunduk sama Bapak. Walaupun Bapak punya kekuasaan , sedikit pun saya tidak takut akan takut.” Tegas Fisha tanpa takut sedikit pun.


β€œ Kau!!!! β€œ tunjuk Robu di sertai dengan tatapan yang menyeramkan.


β€œ APA!! β€œ jawab Fisha tak mau kalah. Mata mereka berdua saling bertatapan dan membuat Fisha langsung mengalihkan pandangannya.


Robi menghela nafas dengan kasar dan kembali menatap Fisha yang berada tepat di depannya.


β€œ Kamu semakin hari makin berani ya.” Ucap Robi


Mendengar ucapan Robi, Fisha hanya bisa melongo dan bingung mau jawab apa.


β€œ Dasar dosen aneh…hihihi” ucap Fisha dalam hati dan ia terkekeh pelan.


β€œ Ya berani lah, emang Bapak siapa??” ucap Fisha yang sedikit meremehkan.


β€œ Inikah calon menantu yang dipilih Mama. Tidak ada sopan santunya sama sekali.” sindir Robi.


Seperti di hujam batu besar hati Fisha sakitnya ketika mendengar sindiran dari Dosen sekaligus calon suaminya.


β€œ Kalau Bapak tidak terima ya sudah kita batalkan saja lamaran ini.” Ucap Fisha dengan santai.


Seketikan Robi melotot kearah Fisha, ia seakan tak percaya dengan ucapan dari calon istrinya tersebut.


β€œ Saya ikhlas kok, kalau Bapak mau membatalkan ini semua. Walaupun itu akan membuat orang tua kita malu.” Ujar Fisha sambil menatap Robi.


Robi hanya bisa diam tanpa membalas ucapan dari Fisha.


β€œ Bapak pahamkan, kalau batalkan ya batalkan sekarang sebelum kita akad nanti. Jangan sampai Bapak batalkan pas kita akad itu pasti akan membuat kedua orang tua malu.” Ucap Fisha lagi.


β€œ Itu tidak akan terjadi!!” tegas Robi sambil menatap Fisha.


β€œ Pokoknya pernikahan kita akan tetap terjadi. Saya tidak mau membuat orang tua saya kecewa dan malu dengan apa yang kita lakukan.” Jelas Robi pada Fisha. Fisha hanya bisa melongo tak percaya, Ia sangka Robi akan membatalkan pernikahan mereka.


β€œ Ya udah kalau begitu. Saya pun tidak ada niatan untuk membatalkan pernikahan ini. Lebih baik saya bertapa di goa , daripada harus membuat orang tua saya malu. β€œ ucap Fisha. Ia melihat jam yang ada di tangannya.


β€œ Apakah ada yang ingin Bapak bicarakan. Soalnya saya mau ke kelas ni Pak? " tanya Fisha pada Robi.


β€œ Tidak ada.” Ucap Robi santai.


Fisha mendengarnya langsung terkejut, ia ingin sekali menonjok pipi yang ada di depannya.


β€œ Whattt, Dia manggil saya cuma bahas yang tidak pening seperti ini. β€œ guma Fisha pelan tapi masih terdengar jelas oleh Robi.


Robi mendengarnya hanya bisa tertawa dalam hati. Padahal tujuan memanggil Fisha hanya ingin melihat wajah calon istrinya.


β€œ Dasar gadis aneh.” Ucap Robi dalam hati.

__ADS_1


β€œ Ya sudah keluar sana. Buat lagi kamu di sini, jangan-jangan kamu mau bolos mata kuliah dosen lainnya.” Tuduh Robi.


β€œ Ehh… enak aja siapa juga yang mau bolos. Lebih baik saya bolos di mata kuliah Bapak aja.” Balas Fisha yang tak terima dengan tuduhan dari Robi.


β€œ Coba saja berani kamu bolos di mata kuliah saya, akan saya cium kamu.” Ancam Robi.


β€œ IIIHHHH Dasar dosen sengklekk otak mesumm.” Ucap Fisha bergidik ngeri dengan ancaman Robi.


β€œ WHahahahahahahaha.” Robi hanya bisa menertawakan Fisha yang sedang kesal.


β€œ Bisa juga Bapak tertawa?” tanya Fisha.


β€œ Bisalah… emang kau kira saya siapa?” tanya Robi.


β€œ Saya… kira Bapak” ucap Fisha terputus mengambil ancang-ancang buat lari. β€œ Saya kira Bapak Manusia Batu..lariiiiii” ucap Fisha sambil berlari meninggalkan Robi yang seperti orang kebingungan.


β€œ Untung calon istri. Ternyata dia sangat lucu dan mengemaskan." Ucap Robi memuji calon istrinya. Sedangkan Fisha terus berlari ke kelas supaya tidak telat masuk.


Setiba nya di depan kelas, ia menghela nafas tenang karena dosennya belum datang. Dan Fisha berjalan kearah Aqilla dan Frans sambil ngos-ngosan.


Frans dan Aqilla melihat tak percaya sahabatnya seperti habis di kejar anjing.


β€œ Ternyata kamu masih hidup.” Ucap Frans tak masuk akal.


β€œ Kamu gak di apa-apain kan sama Pak Robi?” tanya Aqilla


β€œ Aku kira kamu udah di makan sama Pak Robi.” Ujar Frans lagi.


β€œ Kamus gak di sakitin sama Pak Robi kan Sha?” tanya Aqilla lagi.


β€œ Kamu sakit kepala ya beb?” tanya Frans.


β€œ Bisa diam dulu gak sih. Aku tuh baru sampe bah, pening palak aku dengar ocehan kalian.” Ujar Fisha.


β€œ Kasiannya sahabat aku yang satu ni.” Ucap Aqilla


Saat Frans ingin bicara, tiba – tiba Pak Yanto datang dengan ciri khas yang melakat pada dirinya yaitu kumis lele.”


β€œ Pak Kumis lele ku tercinta akhirnya datang.” Ucap pelan Frans yang hanya terdengar Frans dan Aqilla. Kedua sahabat Frans hanya bisa terkekeh pelan dengan apa yang keluar dari mulut si tuka ngoceh.


" Strees juga ya ni anak. " bisik Aqilla pada Fisha.


". Itulah ciri khas sahabat kita beb, kadang gila, kadang aneh, kadang kelakuannya di luar nalar. " jelas Fisha berbisik


Mereka berdua tertawa pelan, sedangkan Frans mendengar tertawaan langsung menoleh kebelakang.


" Hey...Kamu yang menoleh ke belakang." panggil Pak Yanto.


Frans tak sadar kalau dirinya di panggil oleh Pak Yanto.


" Frans noleh ke depan." tegur Aqilla. si Frans langsung menoleh kedepannya dan terkejut saat melihat arahan jari telunjuk Pak Yanto.


" Saya Pak? " tanya Frans.

__ADS_1


" Iya kamu. " ucap Pak Yanto


" Ada apa ya Pak? " tanya Frans lagi.


" Maju ke depan dan gantikan saya ngajar hari ini. " suruh Pak Yanto pada Frans.


" A..apa Pak " kata Frans terbata-bata.


" Cepat kamu maju sekarang! " perintah Pak Yanto.


Akhirnya Frans memutuskan untuk maju kedepan dan menggunakan Pak Kumis Lele tersebut mengajar.


Sedangkan Fisha dan Aqilla hanya bisa tertawa pelan saat melihat sahabatnya yang berada di depan.


Frans menyampaikan materi dengan gugup, terkadang ia salah dalam menyebutkan kata. dan Ia juga dapat teguran dan pertanyaan dari Pak Kumis Lele.


Tak terasa perkuliahan selasai juga . Jangan di tanya bagaimana keadaan Frans si tukang ngoceh.


Frans pingsan dan di angkat oleh teman-temannya ke mobil Aqilla untuk di bawa pulang ke rumahnya. Fisha memutuskan untuk menemani Aqilla dan meninggalkan mobilnya di parkiran kampus. Sesekali Fisha mengoleslan minyak kayu putih di hidung Frans. Akan tetapi si tuan yang punya badan belum juga bangun dari pingsannya.


" Menyusahkan sekali anak satu ini. Bisa-bisanya dia pingsan hanya gara-gara menjadi asisten dosen Pak Yanto. " ucap Aqilla.


" Benar- benar memalukan si Frans ni"ucap Fisha sembari mengoleskan minyak kayu putih ke hidung Frans.


Tiba-tiba muncullah ide brilian dari Aqilla. ia memberhentikan mobil di tepi jalan dan mengambil kaos kakinya untuk di letakkan ke hidung Frans.


Tak berapa lama tersadar dari pingsannya dan mencium aroma yang sangat membuatnya ingin muntah.


" Hueek " Frans bangun dari pingsannya, sedangkan Fisha dan Aqilla tertawa ngakak melihat kejadian tersebut.


.


.


.


.


.


Bersambung


Mohon maaf jika ada salah kata dan pengetikan. mohon maaf jika cerita nya tidak nyambung karna author hanya penulis amatir πŸ™πŸ™


Jangan lupa


like πŸ‘


komen πŸ’¬


vote ❀️


TO BE CONTINUED

__ADS_1


...#salamdaripenulisamatiran...


__ADS_2