My Dosen Killer Jodohku

My Dosen Killer Jodohku
BAB 25


__ADS_3

BAB 25


HAPPY READING…


🌷🌷🌷🌷


β€œ Oh gini… saya mau kalian bantu saya untuk mendekati Pak Robi β€œ ucap Bu Ani kepada 3 sekawanan itu.


Fisha dan kedua sahabatnya mendengar ucapan Bu Ani pun langsung terkejut.


β€œ WHAT” teriak terkejut 3 sekawanan itu.


β€œ Apa tidak salah dengan yang Ibu ucapkan tadi? β€œ tanya Aqilla yang masih terkejut.


β€œ Ya Allah cobaan apa lagi nih, gue baru saja bersyukur kalo hari tidak ketemu sama dosen sengklek itu” ucap Fisha dalam hati.


β€œ Dasar ulat bulu, cantik tapi gatel β€œ umpat Frans dalam hati.


β€œ Tidak ada yang salah kok Aqilla, karena kalian bertigakan dekat dengan Pak Robi. Jadi saya minta bantuan sama kalian aja β€œ ucap Bu Ani santai.


β€œ Dekat palamu peak β€œ umpat Aqilla dalam hati.


β€œ Mohon maaf Bu, bukannya kami tidak mau bantu ibu, tapi kami bertiga ini tidak dekat sama sekali dengan Pak Robi” jelas Fisha berharap dosennya itu paham.


β€œ Betul itu Bu β€œ ujar Aqilla yang setuju dengan pernyataan Fisha.


β€œ Tapi beberapa hari yang lalu, saya melihat kalian bertiga dekat dengan Pak Robi?” tanya Bu Ani lagi.


β€œ Emang dosen ini lah, macam tidak ada lagi cowok di dunia, kenapa harus Pak Robi sih β€œ gerutu Fisha dalam hati.


β€œ Kami tidak dekat dengan Pak Robi bu, kemarin itu kami buat kesalahan jadi di hukum sama Pak Robi β€œ jelas Frans dengan serincinya.


β€œ Pokoknya saya tidak mau tahu alasan kalian lagi. Kalian bertiga harus bantu saya dekat dengan Pak Robi. Kalau kalian tidak mau maka nilai mata kuliah saya tidak tuntas.” Ancam Bu Ani tidak terbantahkan lagi.


β€œ Mana bisa gitu Bu, kalo Ibu mau dekat dengan Pak Robi harus usaha lah bukan malah nyuruh-nyuruh kami. β€œ sanggah Fisha yang tidak setuju dengan ancaman dosennya itu.


β€œ Kenapa harus ke nilai sih Bu, ini kan urusan percintaan Ibu sama Pak Robi tidak ada hubungan dengan kami.” Ucap Aqilla yang juga tidak setuju dengan ancaman Bu Ani.


β€œ Emang benar-benar Bu Ani ini sangat keterlaluan β€œ gerutu Frans dalam hati, ia sangat geram dengan keputusan sang dosen.


β€œ Pokok saya tidak mau tahu. Yaudah kalo kalian tidak mau, jangan salahkan nilai kalian betiga tidak lulus ya β€œ ancam lagi Bu Ani


Dengan sangat berat hati, Fisha dan kedua sahabatya akhir mengalah dan memilih membantu Bu Ani untuk mendekati Pak Robi.


β€œ Emang deganteng apa sih dosen sengklek itu sampai-sampai Bu Ani ini tergila-gila” umpat Fisha dalam hati.


β€œ Ibu ingin kami melakukan apa, supaya ini cepat selesai β€œ ucap Frans yang geram.

__ADS_1


β€œ Slow…slow, nanti saya beri tahu kalian kalo saya sudah ada ide β€œ ucap Bu Ani santai tanpa rasa berdosa.


β€œ Slow palak mu peak β€œ gerutu Aqilla dalam hati.


β€œ Yaudah bu, kalo tidak ada lagi kami betiga pamit undur diri yaβ€œ pamit Frans kepada Bu Ani.


β€œ Baiklah, silahkan kalian kekelas lagi.” Ucap Bu Ani kepada 3 sekawan itu.


β€œ Kami pamit undur diri bu β€œ ucap serentak Fisha dan kedua sahabatnya.


Setelah pamit, Fisah dan kedua sahabatnya memutuskan untuk kembali kelas lagi dan mengikuti mata kuliah selanjutnya.


Sesampainya di dalam kelas, mereka langsung duduk di kursi masing-masing, karena dosen selanjutnya belum datang akhirnya mereka memutuskan untuk membahas perentahan Bu Ani.


β€œ Sumpah emang gila ya tu dosen.” Gerutu Fisha geram.


β€œ Iya beb, kalo dia bukan dosen kita sudah aku tonjok Bu Ani ituβ€œ ucap Aqilla kepada kedua sahabatnya.


β€œ Sabar beb.., sabar beb β€œ canda Fisha menenangkan Aqilla.


β€œ Hisss kamu ini lah beb, orang lagi marah-marah malah kamu candain” gerutu Aqilla pada Fisha.


β€œ Hehehe sudah- sudah bentar lagi Pak Agus masuk β€œ ucap Frans menengahi kedua sahabatnya.


Tak berapa lama, Pak Agus pun masuk, seketika kelas langsung hening. Soalnya mahasiswa pada takut kepada Pak Agus yang dikenal dengan ketegasan dan tidak terbantahkan.


β€œ Beb, kita ke taman yuk” ajak Frans kepada sahabatnya.


β€œ Boleh itu, soalnya kita pun sudah lama tidak hangout barengkannya β€œ ucap Aqilla yang setuju dengan ajakan Frans.


β€œ Yokk beb β€œ ucap Fisha yang juga setuju dengan ajakan Frans.


Akhirnya mereka bertiga pun memutuskan untuk hangout di taman.


Beberapa menit kemudian, 3 sekawanan itu pun sampai di taman, mereka betiga memilih tempat duduk yang depannya langsung menghadap ke danau yang sangat cantik.


β€œ Kok sepi ya taman di sini? β€œ tanya Aqilla.


β€œ Ini kan bukan hari libur beb” jawab Fisha.


Mereka bertiga memutuskan berfoto selfi dengan spot pemandangan yang sangat cantik sembari bergurau, bercanda tawa sehingga membuat keharmonisan persahabatan mereka pun menjadi lebih lengket.


1 jam berlalu, 3 sekawan masih bercanda gurau sambil ngemil makanan yang tadi mereka beli di supermarket terdekat.


Dari kejauhan nampak sepasang manusia yang sedang berjalan di sekitaran taman. Fisha dan kedua sahabatnya yang melihat sepasangn manusia langsung terkejut dengan apa yang mereka lihat.


β€œ Bukan kah itu Pak Robi dan Bu Livia β€œ tanya Aqilla yang masih terkejut dengan yang barusan ia lihat.

__ADS_1


β€œ Kayak sih benar itu Pak Robi dan Bu Livia. Sedang apa mereka berdua kesini? β€œ tanya Frans juga.


β€œ Kamu inilah kok bertanya sih β€œ ucap kesal Aqila kepada Frans.


Fisha yang sudah tahu hubungan dosennya itu hanya biasa- biasa saja melihat pemadangan itu.


β€œ Kayak mereka berdua pacaran deh β€œ ucap ngasal Aqilla.


β€œ Kayaknya sih gitu beb” ucap Frans yang setuju dengan pernyataan Aqilla.


β€œ Mereka tidak pacaran kok β€œ ucap Fisha dengan santai.


Mendengar pernyataan sahabatnya itu, Aqilla dan Frans langsung menatap Fisha dengan tatapan mengintimidasi.


β€œ Darimana kamu tahu Sha? β€œ tanya Frans penasaran.


β€œ Kalian ingat kemarian nggak yang aku di usir sama Bu Livia, aku tuh kemarin ke sini lalu aku pergi makan di warteg Mbah Murni, tanpa aku sadari ternyata Pak Robi dan Bu Livia pergi juga ke warteg Mbah murni. Di situlah aku dengar mereka itu tidak pcaran tapi mereka itu sahabatan dari masa mereka kuliah dulu β€œ jelas Fisha dengan serinci-rincinya.


β€œ Oalah ternyata kita salah sangka toh β€œ ucap Aqilla.


β€œ Udah jangan pikirin Pak Robi dan Bu Livia, bagus kita lanjut lagi bergosip manja yukkss” sahut Fisha kepada kedua sahabatnya yang langsung di angguki oleh kedua sahabatnya itu.


Di tempat tak jauh dari situ…


Bu Livia menikmati pemandangan yang ada di depannya dan tanla sengaja ia melihat Fisha dan kedua sahabatnya itu.


β€œ Bi lihat deh di sana, bukankan itu Fisha dan kedua sahabatnya? β€œ tanya Bu Livia sambil menunjuk kearah 3 sekawan itu.


Robi yang mendengar nama Fisha langsung melihat ke arah yang di tunjuk oleh Livia.


β€œ Sedang apa gadis aneh itu di sana? β€œ tanya Robi dalam hati yang masih melihat ke araha Fisha.


.


.


.


Bersambung


Mohom maaf jika ada salah kata atau pengetikan. Jangan lupa like, komen dan vote ya..


Di tunggu ya episode selanjutnyaπŸ’πŸ’


Follow ig siti_fatimah_azzahro25


Terima kasih teman-teman😊😊

__ADS_1


#salamdaripenulisamatiran.


__ADS_2