My Dosen Killer Jodohku

My Dosen Killer Jodohku
BAB 3


__ADS_3

HAPPY READING...


Keesokan harinya...


Tok tok tok ( mengetuk kamar fisha)


“kakak bangun, ini sudah siang.” Ucap mama fisha sambil menggedor pintu kamar anaknya.


“ huammm... , ada apa ma?” tanya fisha yang mengucek matanya


“ kak.. ini sudah siang, kamu nggak kekampus?” tanya mama fisha yang melihat anaknya tidur bersandarkan pintu.


“ hmm... ma, kakak ngantuk” kata fisha


“ kamu gimana sih kak, hari ini kan kamu kekampus” ucap mama fisha


“ iya ma, tapi bolehkan kakak tidur sebentar?” tanya fisha yang memelas ke mamanya.


“ katanya mau jadi anak teladan, ini sudah pukul 7 pagi loh kak” kata mama fihsa ke anaknya


“ APA... ma” ucap fisha yang terkejut.


“ kok mama nggak bangunin aku sih” ucap fisha yang langsung berlari ke arah kamar mandi.


“ setelah mandi, langsung turun kebawahnya kak” kata mama fisha yang meninggikan suaranya agar terdengar fisha yang sedang mandi.


Setelah mandi fisha pun langsung turun kebawah untuk sarapan, ia pun menguyah makanan dengan cepat agar tidak terlambat pergi kekampus.


“ ma..pa... kakak pergi kuliah dulunya” ucap fisha berlari kearah orang tua mencium punggung tangan dan pipi orang tua nya tersebut yang telah membesarkan ia dengan penuh kasih sayang.


“ iya sayang, hati-hati di jalannya” kata papa fisha sembari tersenyum kearah anaknya.


15 menit kemudian..

__ADS_1


Fisha pun akhirnya datang kekampus dengan terburu karena 5 menit lagi pembelajaran dimulai.


“ hufff... untung masih 5 menit lagi” ucap fisha yang mengatur nafasnya


“ tumben kamu datangnya terlambat sha?” tanya aqilla


“ enak aja, gue nggak terlambat ni, kan masih ada waktu 5 menit lagi” ucap fisha yang menunjukkan jam tanganya kearah sahabatnya tersebut.


“ heh.. qill, mana tuh anak bule si frans?” tanya fisha ke sahabatnya tersebut.


“ ooo .. so frans, dia enggak masuk hari ini karna sakit” kata aqilla


“ oooo” kata fisha yang membulatkan mulutnya.


Berhubung hari ini mata pelajaran hanya 1 , jadi setelah kelas berakhir ia pun langsung menuju parkir untuk pulang. Saat berjalan ke arah parkir ia menabrak seseorang.


Brukkkk.......


“ akhh... kamu jalan pakai mata


“ kamu itu yang tidak pakai mata, dan ini yang KE-2 KALI kamu menabrak saya dengan sengaja.” Kata robi yang melihat ke arah fisha dengan muka datarnya tersebut.


“ pak..pak... Robi” kata fihsa yang terbata-bata sembari melihat kearah dosen killernya tersebut.


“ saya minta maafnya pak, sa..saya nggak sengaja” ucap fisha ke arah dosennya tersebut.


“ hmm” jawab Robi dan langsung berjalan kearah parkir tersebut.


“ dasar dosen batu” gerutu fisha dalam hati sambil mengepalka tangannya.


“ untung saja dia dosen, kalau bukan udah gue tonjok tu orang” gumam fisha.


Setelah kejadian tersebut ia pun langsung kearah parkiran untuk pulang dengan keadaan badmood karena harus berurusan dengan dosen killernya tersebut.

__ADS_1


Sesampainya di rumah fisha pun langsung kekamar untuk istirahat karena hari ini dia sangat kelehan dengan keadaan fisik akibat kuliahnya dan kelelahan mental akibat bertemu dengan dosen yang sangat ia benci tersebut.


“ kakak, kamu udah pulang? “ tanya mama fisha keanaknya yang sudah memejamkan mata tersebut. Ia pun duduk di tepi ranjang tersebut sambil memangku kepala anaknya tersebut


“ hmm ... udah kok ma” ucap fisha


“ gimana kuliah kamu kak? “ tanya mama fisha sembari mengusap kepala anak kesayangannya tersebut.


“ biasa aja kok ma, seperti biasa” jawab fisha yang masih memejamkan matanya


“ ya udah, kamu istirahat aja dulu ya nak” ucap mama fisha. Ia pun langsung mencium kening anaknya tersebut dan pergi keluar dari kamar fisha.


Di tempat lain......


Selesai dari kampus ia pun pulang ke apartemennya tersebut. Ia pun langsung masuk kekamarnya untuk istirahat.


“ huff.. kenapa sih harus jumpa dengan gadis tersebut” gerutu Robi sambil menghembuskan nafasnya.


“ udahlah nabrak orang, terus nuduh orang juga. Apasih mau nya tersebut” gumam Robi yang menatap langit- langit kamarnya tersebut.


“ kenapa sih dia harus jadi murid gue” kata robi yang masih memikirkan hal tersebut, sehingga tanpa sadar robi pun langsung tertidur karena kecapean memikirkan tentang fisha.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


BERSAMBUNG


Terima kasih guess sudah membaca karya saya, jika ada lah kata atau pengetikan saya minta maafnya


__ADS_2