My Dosen Killer Jodohku

My Dosen Killer Jodohku
BAB 30


__ADS_3

BAB 30


HAPPY READING


🌷🌷🌷🌷


Author percepat saja waktunya….


1 minggu kemudian…….


Dirumah Fisha…


WO yang di sewa sama keluarga Fisha mulai datang mendekor rumah untuk acara lamaran Fisha dan Robi. Sedangkan sang tuan putri masih tertidur di kamarnya.


Mama Fisha yang masih belum melihat anaknya,langsung mendatangi kamar calon pengantin itu.


Tok tok tok ( Mama Fisha mengetuk pintu kamar anaknya).


“ Kak bangunn, ini udah jam 8 pagi.“ panggil Mama Fisha


Fisha mendengar suara ketukan dan mamanya langsung terbangun. Ia bergegas bangkit dan membuka pintu kamarnya.


“ Eh... Mama hehehe.“ ucap Fisha cengengesan di depan mamanya.


Seperti biasa, di hari minggu Fisha selalu bangun terlambat, dan ia pun tidak terlalu memperdulikan acara lamaran tersebut. Ia lepas tangan, dan menyerahkan semuanya ke Mamanya dan WO yang sudah disewa.


“ Anak gadis inilah, udah mau nikah juga bangunnya masih telat. “ ucap Mama Fisha.


“ Cepat mandi gih, habis itu sarapan! “ suruh Mama Fisha pada anaknya.


“ Siappp Mama! “ ucap Fisha sambil mengacung jempol tangannya.


Fisha langsung melaksanakan perintah dari sanga Ibu Ratu. Ia bergegas memasuki kamar mandi dan mulai luluran untuk menghilangkan kotoran yang melakat di tubuh. Supaya lebih putih, bersih dan wangi agar tidak malu-maluin saat ketemu calon suaminya yang tidak ia kenali sama sekali.


30 Menit kemudian….


Setelah mandi, Fisha langsung memakai baju santai dan turun ke lantai bawah untuk sarapan. Saat ingin menuju ruang makan, langkahnya terhenti di ruang tamu dan keluarga yang sudah setengah di hias oleh WO.


Ia termenung dan melamun sesaat.


“ Ya Allah sebentar lagi aku akan jadi istri orang di usia 20 tahun ini. Semoga ini yang terbaik dan untuk calon suamiku semoga nantinya menjadi suami yang baik dan bisa membimbing ke jannah-Mu…Aamin” Doa Fisha dalam hati. Tanpa ia sadari air matanya pun mengalir saat melihat dekorasi lamaran.


“ Ya Allah kuatkan lah hati ini “ ucap Fisha lirih.


“ Kakak, sedang apa di situ “ panggil Mama Fisha di meja makan.


Mendengar suara Mamanya, Fisha langsung tersadar dari lamunan dan mengusap air mata yang terus mengalir tanpa henti. Setelah di rasa baik-baik saja, ia langsung mendekati Mamanya yang sudah dari tadi menunggu.


“ Mama sudah makan? “ tanya Fisha kepada mamanya yang sedang menyeruput the hangat.


“ Sudah kok Kak, ini mama lagi nunggu kakak makan “ jelas Mama Fisha sembari tersenyum ke anaknya.

__ADS_1


Setelah duduk dikursi, Fisha langsung mengambil nasi goreng yang dari tadi sudah siap untuk di masukkan kedalam mulut. Tak terasa perut Fisha sudah penuh dengan nasi goreng buatan Mamanya, ia langsung menghentikan acara sarapan.


Ia berbincang-bincang kecil di waktu senggang dengan Mamanya sebelum di make up oleh MUA nanti. Karena acara lamaran diadakan pada sore hari.


“ Tidak terasa ya kak, sebentar lagi kamu akan di lamar dan bentar lagi jadi istri orang. Ingat ya pesan Mama jangan pernah sekali- kali buat ha-hal negatif, dan selalu hormati suamimu nanti seperti kakak menghormati mama dan papa, karena surga kakak ada di suami mu kelak.” Jelas Mama Fisha memberikan wejangan kepada anak satu-satunya itu.


“ Dan tidak lupa juga, jangan pernah bantah dengan ucapan suami jika itu baik , perbanyak sabar dan jangan lupa untuk kasih Mama dan Papa cucu banyak-banyaknya hehehe. “ Mama Fisha mencandai tentang cucu pada Fisha.


“ Apa-apaan sih Mama, kok bahasnya ke cucu. “ ucap Fisha yang malu.


“ Mama ini tidak muda lagi kakak, Jadi sudah seharusnya di kasih cucu sama anak satu-satunya Mama ini “ goda Mama Fisha yang semakin membuat pipi Fisha berubah menjadi merona manja.


“ Oh iya Ma, Papa kemana ya? “ tanya Fisha kepada Mamanya.


“ Papa lagi keluar, ,main catur dengan Pak Ageung tetangga kita itu.” Jelas Mama Fisha.


“ Ma, ini cake siapa yang buat “ ucap Fisha sambil mencomot satu cake yang menggugah air liurnya itu di depan.


“ Owh itu yang buat sih, Bibi kak “ ucap Mama Fisha yang juga mengambil cake di depan mata.


“ Kalo buatan Bibi, pasti enak. “ puji Fisha dengan mengeraskan suaranya, Bibi yang mendengarkan pujian dari majikannya itu langsung tersenyum.


“ Terima kasih Non Fisha “ ucap tulus dari Bibi.


“ Oh iya Kak, Mama kesana dulu ya. Ada yang mau dibincangkan dengan tim WO.” Kata Mama Fisha.


“ Oke Ma” jawab Fisha sambil mengacungkan jempol tangannya.


Setelah di tinggal Mamanya, Fisha terus memakan cake sambil meliat handphone yang berisi chat dari ke dua sahabat somplak itu.


Fisha : “ Apaan sih Beb, biasa aja kali “


Aqilla : “ Aku lamar yang bakal jadi suami mu adalah Pak Robi dosen killer itu”


Fisha : “ Ramal Qill, bukan lamar. Huss ogah kek kali aku sama Pak Robi manusia batu, dosen sengklek😝.”


Aqilla : “ Jangan bilang ogah Sha, liat aja ntar sore . aku ramal sih begitu."


Frans : “ Sejak kapan kau Qillun jadi peramal? “


Aqilla : “ Sejak aku mencintaimu🤣🤣"


Fisha: “ Kalian bedua inilah, kenapa kalian yang sangat bahagia dengan acara lamaran ku??”


Frans: “ Of course lah Sha, kau adalah yang pertama kali akan menikah di persahabatan kita?"


Aqilla : “ Cup..cup jangan nangis ya Beb Frans, nanti kulamar juga deh 😅“


Frans : “ OGAHHHHHH “


Fisha yang membaca chat dari kedua sahabatnya itu tertawa ngakak.

__ADS_1


Fisha : “ Hahahaha…sudah-sudah kalian berdua tidak habis-habisnya untuk bertengkar. Nanti kalian berdua mau jam berapa datang ke sini?”


Aqilla: “ sebantar lagi aku otw Sha.”


Frans: “ Aku juga Sha, jangan lupa nanti siapka makanan yang banyak ya dan tidak lupa air es juga.”


Aqilla : “ Dasar tukang makan, tidak tahu malu!”


Frans : “ Terserah aku dong “


Fisha : “ Untuk kalian berdua tenang aja, nanti ku siapkan nanti “


Setelah chat dengan ke dua sahabat somplak, Fisha memutuskan untuk kekamar dan berisitirahat supaya kuat menghadapi acara lamaran.


2 jam kemudian….


Aqilla dan Frans datang kerumah Fisha, dan mereka langsung masuk kedalam. Mama Fisha melihat sahabat Fisha langsung menyambut.


“ Assalamualaikum Tante “ ucap serentak Aqilla dan Frans.


“ Eh Nak Frans dan Aqilla. Waalaikumsalam, apa kabar Nak?” tanya Mama Fisha.


“ Alhadulilllah baik kok Tan, Tante gimana kabarnya juga?” tanya Aqilla


“ Alhamdulillah baik Nak” jawab Mama Fisha.


“ Tan, Fisha kemana ya?” tanya Frans.


“ Kayak nya di kamar Nak, Ya udah Tanten bangunin dulu ya” ucap Mama Fisha.


“ Kami ikut Tante “ ucap serentak Aqilla dan Frans yang langsung diangguki tanda setuju oleh Mama Fisha.


.


.


.


Bersambung


Mohon maaf jika ada salah kata atau pengetikan ya.


Jangan lupa


Like👍


Komen💬


Vote❤


Ditunggu ya episode selanjutnya💐💐

__ADS_1


Terima kasih teman-teman😊😊


...#salamdaripenulisamatiran...


__ADS_2