
BAB 23
HAPPY READING…..
🌷🌷🌷🌷
“ Dunia serasa milik berdua yang lain hanya kontrak” ejek Fisha kepada orang tuanya.
Papa Fisha yang mendengar ejekan anaknya, langsung membalas ejekan Fisha.
“ Maka nikah kak, supaya bisa ngerasain seperti..wekkk” ucap Papa Fisha sambil menjulurkan lidahnya menbalas ejekan anaknya.
“ Papa kok ngomong gitu sih, jiwa jomblo kakakkan langsung meronta-ronta ini. “ ujar Fisha lirih yang di buat- buat.
“ Ha…ha…ha nikah dong kak supaya jomblo hilang “ ejek kembali Papa Fisha lagi.
“ Papa ngomong apa sih, emang nikah itu mudah seperti buat adonan kue “ ucap Fisha yang langsung kesal dengan seruan ayahnya.
Mama Fisha yang melihat perang mulut antara suami dan anaknya itu, hanya bisa geleng- gelengkan kepala.
“ Sudah…sudah, kalian ini kok malah perang mulut sih.” Tegur Mama Fisha sambil tersenyum.
“ Papa itu Ma, suka banget ngejek kakak” ucap Fisha mengadu kepada mamanya.
“ Tapi Papa benarkan kak” ucap Papa Fisha menggoda anaknya.
“ Hemm” dehem Mama Fisha, yang langsung membuat suami dan anaknya diam.
“ Diam semuanya, Papa sudah jangan goda lagi anaknya” tegur Mama Fisha kepada suaminya.
“ Tapi ma, ini kan seru” ucap Papa Fisha tanpa bedosa.
“ Sudah pa, kalo tidak berhenti goda anaknya nanti malam papa tidur di luar aja.” Ancam Mama Fisha. Mendengar ancaman istrinya, Papa Fisha langsung terdiam.
Melihat Papanya diam, Fisha langsung tertawa terbahak-bahak. Ia masih tertawa langsung menerima tatapan tajam dari mamanya, seketika ia pun langsung terdiam.
“ Sekarang papa kekamar, bersih- bersih diri soalnya sudah mau malam. Dan untuk kakak lanjut urus itu semua bahan yang belum di potong” perintah Mama Fisha yang langsung dilaksanakan oleh suami dan anaknya.
Setelah mendengarkan perintah dari Ratu rumah tangga, Papa Fisha langsung beranjak dari dapur, ia pun pergi kekamar mereka untuk membersihkan diri, sedangkan Fisha langsung melanjutkan pekerjaan yang tadi terbengkalai akibat perang mulut dengan papanya.
Mama Fisha beranjak dari dapur untuk kekamar, menyiapakan keperluan suaminya. Ia pun mengambil pakaian suami, lalu menyimpannya di atas ranjang.
“ Pa, bajunya ada di atas ranjang ya” ucap Mama Fisha yang sedikit berteriak.
“ Terima Kasih sayang ku “ balas Papa Fisha, yang langsung membuat pipi istrinya merona .
“ Sama-sama papa” ucap Mama Fisha .
Setelah menyiapkan pakaian buat suaminya, Mama Fisha langsung turun lagi melanjutkan acara masak nya dengan anaknya.
1 jam kemudian….
__ADS_1
Satu jam sudah Fisha dan mamanya berkutat di dapur, setelah semuanya siap, Fisha langsung menatanya di meja makan. Setelah semua urusan dapur selesai, Fisha dan mamanya kembali kekamar mereka masing-masing untuk menunggu waktu maghrib dan makan malam.
“ Ma, kakak ke kamar dulu ya.” pamit Fisha kepada mamanya.
“ Iya kak, mama juga mau kekamar ini, mau lihat papa kamu.” Balas Mama Fisha kepada anaknya.
Fisha langsung berjalan menuju kekamarnya. Sesampai di kamar, ia langsung merebahkan dirirnya di ranjang sambil membuka chat yang ada di hp nya.
Fisha : “ Hai bebeb-bebeb “
Tak menunggu lama, Aqilla dan Frans langsung membalas pesan dari Fisha.
Aqilla : “ Hai juga bebeb ku cayank “
Frans : “ Hai semua bebeb ku “
Aqilla : “ Guys, aku mau tanya”
Fisha : “ Mau tanya apa beb? “
Aqilla : “ Besok kita bagaimana, apakah kita harus minta maaf sama pak killer itu. “
Frans : “ Itulah yang dari tadi ku pikirkan beb. Kayak nya besok kita harus ketemu deh sama Pak Robi “
Fisha : “ Tapi Pak Robi kan masih marah sama kita, apakah di mau maafkan kita beb? “
Frans : “ Besok lah kita coba beb, soalnya takut nilai aku tidak tuntas.”
Fisha : “ Besok kita coba Bersama-sama ya..”
Frans : “ setuju aku👍👍"
Aqilla : “ kalo kita tidak berhasil, otomatis kamu lah Sha yang harus merayu Pak Robi . Secara kan kamu calon istirnya wkwkwkw 🤣🤣“
Frans : “ setuju aku, kamu kan pandai merayu Sha 🤣🤣🤣🤣“
Fisha : “ Ambooiii… kurang asam ya kalian berdua, seenak nyuruh orang “
Aqilla : “ HAHAHAHAHAHHA. JANGAN MARAH KAKAK🤣🤣🤣 “
Frans : “ Gurau beb🤣💣 “
Fisha : “ Auah, malas gue. Udah dulu ya soalnya sudah mau masuk maghrib “
Aqilla “ selamat menunaikan shalat maghrib - good bye🖐🖐 “
Frans : “ Good Bye too🖐
Fisha : “ Good bye🖐"
Tanpa terasa, waktu sudah masuk maghrib, setelah chat Bersama sahabatnya, Fisha langsung melaksanakan ibadah shalat maghrib sendiri.
__ADS_1
Sedangkan di kamar lain, Papa Fisha dan mamaya juga melaksanakan shalat maghrib berdua. Setelah melaksanakan shalat, Papa Fisha dan istrinya langsung turun ke bawah untuk makan malam. Tak berapa lama Fisha pun turun juga, menyusul kedua orang tuanya yang sudah menunggu di meja makan.
“ Tumben lama turun kak, emang perutnya tidak lapar “ sindir Papa Fisha yang dari menahan lapar dari tadi.
“ Enggak tuh Pa, kakak kan tadi sudah ngemil sedikit “ ucap jujur Fisha kepada papanya.
Kruyuk…kruyuk ( anggap saja suara perut )
Fisha dan mamanya yang mendengar suara perut dari sang kepala keluarga langsung tertawa.
“ Ma, suara perut siapa itu ya “ tanya pura-pura Fisha kepada mamanya.
“ Mama juga tidak tahu kakak “ ucap Mama Fisha bohong.
“ Jangan-jangan itu suara hantu ma, hihihihi” canda Fisha yang langsung di sambut tatapan melotot dari Papanya.
“ Huss kalo ngomong mulutmu kak,kayak rem aja “ ucap Papa Fisha kepada anaknya.
“Sudah-sudah diam kak, kamu ini lah sudah goda suami mama yang sudah lapar ini..hehehe “ goda Mama Fisha kepada suaminya.
“ Mama “ ucap Papa Fisha kepada istrinya.
“ Iya SUAMI ku tercinta” ucap Mama Fisha yang menekankan kata suami.
“ Ma, kakak makan sekarang ya “ kode Fisha kepada kedua orang tuanya.
Mama Fisha langsung menyendokkan nasi ke piring suami dan anaknya, Tanpa menunggu Fisha dan kedua orang tuanya langsung menyantap hidangan makan malam tanpa mengeluarkan suara. Karena di keluarga Fisha, semuanya harus diam saat makan. Hal tersebut merupakan sebagai sujud syukur kepada sang pencipta yang telah memberikan rezeki.
Setelah selesai makan, Fisha langsung membersihkan dan mengemaskan sisa-sisa makanan yang ada di meja makan. Sehabis urusan di dapur, Fisha langsung bergabung di ruang keluarga Bersama Papa dan mamanya. Mereka pun bercanda gurau sambil menonton tv reality show kesukaan keluarga mereka.
Di apartemen Robi….
Robi yang baru habis selesai makan malam, langsung masuk kekamar melanjutkan urusan pekerjaannya. Di sela-sela memandangi laptoo, ia tiba- tiba teringat dengan wajah mahasiswa yang ia beri hukuman.
“ Aduh kenapa sih dengan gue, kenapa harus wajah gadis aneh itu terus yang datang “ gerutu Robi sambil menggaruk kepalanya.
.
.
.
Bersambung
Mohon maaf jika ada salah kata atau pengetikan. Jangan lupa like, komen dan vote ya...
Di tunggu ya episode selanjutnya💐💐
Follow ig siti_fatimah_azzahro25
Terima kasih teman- teman😊😊
__ADS_1
#salamdaripenulisamatiran