My First Love Is My Best Friend

My First Love Is My Best Friend
Chapter 19


__ADS_3

♧ ♧ ♧ ♧ ♧


Sepulang dari toko buku,aku pun langsung meminta Farel untuk mengantarkan ku pulang.


Sesampainya di rumah,aku langsung masuk menuju ruang makan untuk mengambil air.


"Eh non,baru pulang....." sapa bibi yang baru saja keluar dari dapur belakang.


"Iya bi....."


"Tadi,mas Edra datang ke sini nanyain non."


"Bibi bilang non nya belum pulang,soalnya pas bibi menyimpan pakaian ke kamar non,tidak ada di kamar." jelas bibi.


"Kapan bi?" tanya ku.


"Kalau nggak salah tadi sekitar jam 4 an."


"Oh......"


"Ya udah bi,aku mau mandi,udah gerah baget."


"Memangnya non dari mana? Biasa nya non,pergi sama mas Edra.''


"Habis mengantar teman,dia minta tolong sama aku buat cari buku pelajaran.Soalnya dia baru saja pindah," jelas ku.


"Oh gitu....."


"Oh iya bi,nanti aku minta tolong buatin mie goreng ya bi,sama gorengin nuget.Aku mau makan ke rumahnya Edra."


"Sekarang aku mau mandi sama mengerjakan tugas dulu." lanjut ku.


"Iya non,"


Aku sengaja meminta bibi untuk membuatkan itu.Karena memang meskipun sederhana, tapi memang itu makanan kesukaan Edra.


Aku pun langsung naik ke lantai dua menuju ke kamar ku untuk mandi terlebih dulu.


♧ ♧ ♧ ♧ ♧


Sekitar jam 7 malam,aku baru menyelesaikan tugas ku.Tadi bibi sempat datang ke kamar dan memberi tahu aku,kalau pesanan ku sudah siap.


Aku pun langsung bersiap-siap dan langaung menuju ke lantai bawah.


Ternyata bibi sudah menyimpannya,di atas meja di ruang tamu.Aku pun lansgung meraihnya.Setelah itu,aku langsung menuju ke rumahnya Edra dengan berjalan kaki.Karena memang jarak rumah dia dan aku yang cukup dekat.


"Eh bi.....!" seru ku sama pembantu yang bekerja di rumahnya Edra yang sedang duduk di teras depan rumahnya.


"Iya non....."


"Edra nya ada nggak bi?" tanya ku.


"Oh mas Edra sepertinya ada di kamarnya.Masuk aja non,tapi ibu sama bapak lagi pergi ke acara nikahan saudaranya yang ada di Bandung." jelas bibi.


"Oh gitu,ya udah bi....."


Aku pun langsung masuk dan menuju ke kamar nya Edra yang terletak di lantai 2.


Namun saat aku masuk ke kamarnya,aku tidak mendapati dia ada di sana.


"Kemana dia?" ucap ku pelan.


Aku pun memilih untuk menunggunya di kamarnya sambil membaca buku yang ada di atas mejanya.

__ADS_1


"Eh Tami......" ucap Edra yang baru saja datang.


"Kamu udah lama nunggu?" tanya nya.


"Tidak juga,paling sekitar 15 menit yang lalu aku baru di sini."


"Kenapa?" tanya nya kembali.


"Nggak ada apa-apa,aku hanya ingin main aja ke sini."


"Oh iya,nih aku bawain mie goreng kesukaan kamu."


Dia pun lansung duduk di samping aku di atas kasur.


"Ini buatan kamu atau buatan bibi,"


"Buatan bibi,aku tadi soalnya habis ngerjain tugas dulu.Nggak sempat buat masak," balas ku.


Dia pun langsung memakannya dengan lahap.Aku selalu senang,saat melihat dia menikmati makanan yang suka aku bawa kan untuk dia,meskipun bukan hasil aku masak.


"Gimana,enak nggak."


"Enak,tapi akan lebih enak kalau kamu yang memasaknya." balasnya.


Dia pun memberikan satu suapan untuk ku,


"Sepertinya kamu juga mau." ucapnya.


Aku pun langsung membuka mulutku dan melahapnya.


"Enak bukan?"


"Enak,hanya saja kurang pedas."


"Oh iya,tugas nya udah selesai.Boleh dong,kamu ajarin aku caranya."


"Iya sebentar,ini tinggal sedikit lagi...."


♧ ♧ ♧ ♧ ♧


Setelah Edra menghabiskan makanannya,aku dan dia pun duduk berdampingan di meja belajar nya.


"Ini tuh gimana caranya? Dari tadi aku kurang mengerti dengan soal nomor ini." ucap Edra.


"Itu jawaban nya ada di buku,halaman 143 kalau nggak salah kamu baca dulu aja.Nanti juga jawabannya ada di sana,"


"Dia pun langsung membuka buku paket nya dan memulai membaca.Sambil menunggu Edra membacanya,aku pun memainkan HP ku sambil bersandar di atas meja.


Sampai akhirnya,tidak terasa aku pun mengantuk dan memejamkan mata ku lebih dulu.


"Nanti kalau udah selesai,bangunin." ucap ku pelan.


♧ ♧ ♧ ♧ ♧


*Cup.......*


Aku merasakan sesuatu yang menempel di bibir ku begitu lama,


"Apa ini?" tanya ku dalam hati.


Beberapa saat kemudian aku pun membuka mata ku dan mendapati Edra yang tengah tertidur pulas di depan mataku.Jarak kami begitu dekat hanya berjarak kurang dari satu jengkal.


* Deg.....Deg.....*

__ADS_1


Jantung ku berdegup begitu kencang tidak karuan,aku merasakan panas di wajah ku.


Aku pun langsung bangun dan mencoba untuk menyadarkan diri terlebih dulu.Sebelum keluar dari kamarnya,aku menyelimuti Edra yang masih tertidur pulas.


"Loh non,udah mau pulang?" pertanyaan bibi mengagetkan ku yang baru saja turun dari tangga.


"Iya bi......"


"Edra nya keburu tidur,"


"Oh pantas saja,dari tadi memang mas Edra kelihatan udah ngantuk saat nonton TV di ruang tengah tadi." jelas bibi.


"Ya udah ya bi,aku pulang dulu."


"Iya non,hati-hari....."


♧ ♧ ♧ ♧ ♧


Sesampainya di kamar au terus memegang dada ku yang masih berdeta tidak karuan.


"Tami,kamu kenapa sih? Bisa-bisa nya kamu seperti ini." ucap ku sambil menepuk-nepuk dada ku.


"Tidak mungkin......" lanjut ku langsung menutup diri ku dengan selimut.


****


Pagi harinya,saat aku berangkat sekolah.Aku berpapasan dengan Edra yang baru saja keluar dari rumahnya.


Dia langsung tersenyum saat melihat kedatangan ku,


"Ayo....." ajaknya.


"Nanti pulang sekolah antar aku yah,sepertinya motor ku rusak deh.Nggak tahu kenapa."


"Lihat nanti yah,soalnya kan kalau hari rabu,aku sama Rio ada latihan tambahan." balas Edra.


"Oh iya ya,aku lupa....."


"Ya udah yuk,gimana nanti aja.Semoga hari ini tidak ada latihan tambahan."


Aku pun langsung naik dan berpegangan sama jaketnya.


♧♧♧♧♧


Sesampainya di parkiran sekolah,kami berdua sudah di sambut oleh Mela yang sudah berdiri di tempat yang biasa Edra parkirkan motornya.


Suasana hati ku langsung tidak baik dengan kehadiran dia.


"Pagi Edra......" ucapnya sambil tersenyum.


"Pagi juga......"


"Ih basi banget sih,udah tahu kali ini masih pagi." bisik ku dalam hati.


"Oh iya,nih aku bawain roti sandwich buat kamu.Aku sendiri loh yang buat khusu untuk kamu."


Dia pun memberikan kotak makanan nya sama Edra sambil tersenyum.


"Ya ampun,bangga kali bisa buat kayak gituan.Aku juga bisa," bisik ku kembali.


"Oh gitu,makasih ya....."


"Ya udah aku duluan yah.Sepertinya kalian masih mau mengobrol," ucap ku langsung beranjak pergi.

__ADS_1


Tapi,tiba-tiba saja Edra langsung menarik tangan ku dan menggenggamnya.


"Kamu apa-apaan sih?" bisik ku.


__ADS_2