My Lecturer Sleep Boss

My Lecturer Sleep Boss
Eps 17


__ADS_3

Naomi merasa kagum dengan apa yang dilihatnya saat ini. Dia bahkan membulatkan matanya sambil terus memindai pandangannya pada Yohan dan pada mobil yang terparkir dihadapan mereka.


" Ini serius pak? Ini mobil siapa pak? Bapak nggak nyolong kan pak? " Naomi mencecar pertanyaan itu kepada Yohan sambil memutar mengitari mobil keluaran pabrik mercedenz benz itu.


" Norak kamu " ucap pedas Yohan saat melihat tingkah gadis tersebut. Tetapi dalam hati ia hanya terkekeh saja.


" Saya serius pak, ck.. " decak kesal Naomi walaupun ia akui tingkahnya memang sedikit norak. Tapi namanya orang kampung ya bagaimana lagi.


Ditengah-tengah Naomi masih mengagumi keindahan pahatan mobil tersebut, Yohan masuk kedalam mobilnya dan mulai menyalakan mesin.


Tinn!


Yohan mengklakson mobilnya saat melihat Naomi masi terpaku dan bahkan melamun. Seketika Naomi terkejut dan segera memasuki kursi penumpang didalam mobil tersebut.


" Wahh kursinya nyaman sekali.. " ucap Naomi dalam hatinya, tapi ia bertekad untuk tidak menunjukkan sikap kampungannya lagi terlebih dahulu demi menjaga image dan martabat wanita elegannya. Jadi ia hanya menatap depannya datar dan duduk sopan secara elegan.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...



Sepanjang perjalanan, mereka hanya terdiam dengan alunan lagu yang berada ditengah-tengah mereka. Alunan nada dan lirik dari lagu Angle Baby milik Troye Sivan itu membuat Naomi tercandu-candu apalagi lagu itu sedang hits sekarang.


" Aku kira pak Yohan menyukai lagu klasik zaman dulu seperti dosen lain. Tapi sepertinya aku salah mengira " batin Naomi ketika melihat kumpulan CD dari kalangan artis western maupun yang berasal dari negara sang dosen itu juga.


Naomi membulatkan matanya terkejut dan terperangah saat menemukan salah satu kaset album NCT Dream yang rilis tahun ini.


" Wahh, bapak punya kaset album NCT Dream? Ini ori pak? No kaleng-kaleng? " kagum Naomi tanpa sadar. Naomi bahkan memegang album itu dengan tangan yang bergetar dan mata yang berbinar.

__ADS_1


" Itu original. Kemarin saya baru dari KS dan bertemu dengan CEO agensi mereka. Karena kata anak muda disana album NCT itu sedang viral dan laris jadi saya beli distore mereka " jelas Yohan dengan nada datarnya.


" HA?? KETEMU BABEH SOOMAN PAK?!! " teriak Naomi dengan riang bahkan sampai memegang lengan milik Yohan, membuat lelaki itu terkejut dan mobil mereka sedikit oleng.


Tin.. Tinnn..!!


Beberapa mobil dibelakang mereka mengklakson mobil Yohan yang sedang oleng itu membuat Naomi menjadi panik sendiri.


" BAPAKK..!! OLENG PAK OLENG!!! " teriak Naomi dengan nada yang melengking dan tanpa sadar memeluk erat lengan kekar milik Yohan.


" Iya, saya tau!! Kamu yang tenang duduknya " kesal Yohan apalagi gadis disampingnya itu berteriak tepat didekat telinganya, mungkin ia akan mengalami penyakit budeg bila terus berdekatan dengan Naomi.


" Heumm.. " angguk Naomi tapi tak melepas pelukannya pada lengan Yohan, bahkan ia menunduk dan menutup matanya erat-erat.


Mobil edisi Mercedes C-Class itu perlahan mulai bisa dikendalikan Yohan kembali, ia menepikan mobil ke jalur paling kiri khusus untuk berhenti darurat dan mengelus dadanya pelan.


" Kamu membuat saya jantungan Nana!! " kesal Yohan sambil menepuk jidatnya dengan tangan sebelah kanannya yang tak terpakai dan memejamkan matanya sambil menetralkan nafasnya terlebih dahulu.


Yohan mengernyitkan alisnya sebentar, tumben sekali gadis itu diam-diam saja saat ia marahi. Biasanya ada perlawanan balik dari gadis tersebut. Dengan isengnya, ia menyentil dahi gadis itu sampai membuat sipemilik dahi meringis.


" Aduhh!! " ringis Naomi sambil mengelus dahinya yang tadi disentil Yohan.


" Ngapain kamu peluk-peluk saya, modus kamu? " sinis Yohan melirik gadis disampingnya dan mulai menjalankan mobil itu kembali. Karena dijalur berhenti darurat itu tidak boleh terlalu lama agar mereka tidak diinterogasi polisi yang bisa saja berpatroli didekat kawasan tol tersebut.


Naomi menggeleng dan tidak mengatakan apa-apa lagi, gadis itu menyenderkan punggung hingga pundaknya dikursi penumpang sambil menolehkan pandangannya keluar kaca.


Suasana kembali sepi dengan alunan musik yang bahkan sudah dimatikan oleh Yohan, masing-masing dari mereka tidak ada yang membuka topik dan bergelut dengan pikirannya masing-masing.

__ADS_1


Sampai pada akhirnya mereka sampai disuatu restoran yang dari tampak luarnya saja sudah terlihat mewah dan menguras kantong.


Yohan sudah turun duluan dari mobil yang mereka tumpangi, 7 menit ia menunggu Naomi keluar dari mobilnya juga. Tetapi Naomi nampaknya masih asik didalam mobil yang membuat Yohan menjadi geram.


" Ada apa dengan anak ini?!! " geramnya kesal dan membuka pintu kursi penumpang milik Naomi secara kasar.


" Ada apa denganmu? Bukankah kamu ingin cepat pulang dan tidur? Cepat keluar atau saya kunciin kamu didalam mobil!! " ucap Yohan dengan nada kesal yang tertahan. Entah kenapa Naomi sedari tadi perilakunya aneh membuat Yohan sedikit geram dengan sikap lamban nan siput itu.


" Ketika seseorang berbicara, pandanglah orang tersebut Naomi Yemima! Apakah kamu tak pernah diajarkan attitude untuk berhadapan dengan orang lain " datar Yohan sambil menyentuh dagu milik Naomi dan menarik wajah Naomi keatas berhadapan dengan tatapannya.


" Dia.. menangis..?? " batin Yohan  terdiam sebentar. Naomi menepis jari tangan Yohan yang berada didagunya dan menundukkan kembali pandangannya.


" Maaf pak jika saya memang tidak punya attitude dan tidak sopan menurut bapak, bapak masuk duluan saja. Saya akan menyusul, kunci mobil kasihkan ke saya saja pak " ucap lirih Naomi sedangkan Yohan hanya menatap Naomi dengan tatapan datarnya.


" Ahh malu-maluin kamu, Mimii " ucap Naomi dalam hatinya saat ketahuan menangis dan menghapus air matanya secara kasar.


Kepanikan dan rasa bersalah akibat olengnya mobil tadi yang tak tertahan membuat Naomi menjadi sensitif dan ingin menitikkan air matanya. Apalagi saat Yohan mengomelinya, air matanya langsung tumpah ruah begitu saja dalam diam.


" Gunakan ini untuk menutup wajahmu dan cepat keluar dari mobil " suara berat itu berucap sambil mengasihkan sebuah sapu tangan berwarna biru tua dan menarik tangan milik Naomi keluar dari mobil.


Naomi menurut saja dengan perkataan Yohan, sambil sedikit menunduk dan menutupi wajahnya dengan sapu tangan Yohan pun menarik tangan mungil itu menuju kedalam restoran dihadapan mereka.


" Kadang perhatian, kadang menyebalkan. Tidak bisa ditebak " ucap Naomi yang membatin, baru kali ini ia melihat sisi Yohan yang berbeda dari sebelumnya. Tidak ada angin dan bahkan tidak ada badai, Yohan bisa berubah-ubah bagaikan bunglon.


" Mengapa atmosfernya menjadi panas? " gumam Naomi sambil mengipaskan wajahnya yang tanpa ia sadari berubah menjadi merah merona.


Kesaltingannya itu membuat ia lupa bahwa sebelumnya ia sedang menangis dalam diam dan sedang sebal dengan Yohan.

__ADS_1


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...Tinggalkan jejak like, commentnya yuk. Jangan lupa follow ig : @Melodye.Hua untuk lebih dekat dengan Author !...


__ADS_2