My Lecturer Sleep Boss

My Lecturer Sleep Boss
Eps 09


__ADS_3

Selama beberapa harian ini, kehidupan Naomi penuh dengan ketenangan yang malah membuatnya overthinking apakah kedepannya ia akan menjalani nasib yang buruk makanya dikasih istirahat terlebih dahulu oleh Tuhannya.


" Seperti ada yang hilang dari hidupku, tapi apa ya? " batin Naomi yang sedang berjemur dibalkon apartement dengan membaca buku farmasetika dasar yang baru ia beli kemarin.


" Ohh iya, masalah hidupku sedang hilang " batin Naomi begitu santai, tetapi satu menit kemudian ia membelalakkan matanya terkejut.


" Hah?! Masalah hidupku hilang?! " kaget Naomi dengan nada yang sedikit meninggi bahkan yang oertamanya ia berbaring menjadi terduduk.


" Ada apa mi?? " teriak Mbok Sumi sambil berlari kecil kearah Naomi. Ia mendekati gadis tersebut karena tiba-tiba Naomi berteriak.


" Mbok, masalah hidup Mimi sedang hilang " rengek Naomi pada wanita paruh baya didepannya. Mbok Sumi melongo sebentar, tunggu apakah pendengarannya salah?


" Coba ulangi lagi mi "


" Ihh Mbokk!! Masalah hidup Mimi lagi menghilang " resah Naomi sambil menggigiti kuku mungilnya.


Mbok Sumi ternyata tidak salah dengar dan langsung menoyor kepala anak gadis berusia 19 tahun itu, Mbok Sumi mendengus kesal dan kembali ketempat rekontruksinya yaitu dapur.


" Aduhh..!! sakit mbok " cembetut Naomi dan membuntuti Mbok Sumi yang sudah ia anggap seperti ibunya sendiri.


Mbok Sumi memasak, ia mengikuti. Mbok Sumi pergi nyuci, ia ikuti juga. Bahkan Mbok Sumi ketoilet pun Naomi akan ikut masuk kedalam toilet juga bila Mbok Sumi tidak langsung menutup pintu kamar mandinya dengan cepat.


" Kamu tuh kenapa sih,mi? Ngikutin mbok terus? " baiklah nada ngomel ala emak-emak khas milik Mbok Sumi pun keluar. Sungguh jika tidak mengingat Naomi sudah ia anggap anak sendiri dan merupakan penyewa apartement juga, mungkin sudah ia buang Naomi dari balkon apartement.


" Aku tuh lagi ngambek, masa mbok nggak mau bujuk aku " ucap Naomi dengan mulut yang dimonyongkan. Kebiasaan khasnya ketika ngambek dengan ayahnya keluar dari sini dan ia limpahkan pada Mbok Sumi karena merasa Mbok Sumi juga orang tuanya sekarang.


Dengan gemas Mbok Sumi malah menoyor bibir monyong seksi milik Naomi dan mencubit pipi gembul milik Naomi membuat anak itu kesakitan.


" Aduhh!! Aduh..!! kekerasan pada anak dibawah umur tau ini mbok " Naomi mengelus bibir dan pipinya tadi yang dicubit sambil memundurkan dirinya beberapa langkah dari Mbok Sumi.


" Inget umur, jangan sok muda. Kamu udah umur sembilan belas tahun" cibir Mbok Sumi.


" Makanya kamu tuh jangan suka teriak-teriak dan mikirin yang nggak jelas. Bikin Mbok panik tau..!! Apalagi dengan polosnya kamu bilang ' masalah hidupku sedang hilang mbok ' tcih " ucap Mbok Sumi sambil memukul pelan betis Naomi dengan sapu yang sedang ia pegang.


" Aww.. Aww!! sakit Mbok. Tapi serius tadi tuh- " ucapan Naomi terhenti karena Mbok Sumi mengacungkan telunjuknya didepan bibir sang anak gadis.


" Shutt! Udah lebih baik bantuin Mbok sekarang. Anak gadis nggak boleh malas nanti suaminya miskin " Mbok Sumi mengasihkan sapu dan pel an yang sebenarnya ia siapkan untuk dirinya sendiri malah dikasihkan kepada Naomi.

__ADS_1


" Ihh..!! Jangan dong mbok. Udah miskin masa tambah miskin lagi " rengek kecil Naomi.


" Ya makanya sekarang kerjain. Jangan sampe masih ada rambut sama debu yang nempel biar suamimu nggak brewokan, Mbok mau pasar dulu. Jangan berisik oke " ucap Mbok Sumi dan meninggalkan Naomi begitu saja.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Setelah seharian Naomi dengan Mbok Sumi pasti selalu meributkan hal kecil, akhirnya malam pun tiba.Untungnya Naomi hari ini libur, jadi ia bisa bersantai-santai.


" Mbok, tau gak sih mbok? Mimi kesel kemaren pas hari pertama Mbok nggak masuk " Naomi baru ingat ada yang ia ingin ceritakan kepada Mbok Sumi mengenai wanita sin*ting itu.


" Yo ndak tau lah, kan kamu belum cerita mi " jawab santai Mbok Sumi sambil mencocol buah mangga mengkel dengan sambal rujak bikinannya. Naomi seketika cemberut dan mendengus kasar.


" Hahaha, yo wes. Ngopo karo kowe? " tanya Mbok Sumi sambil terkekeh.


" Masa ya mbok, pas aku lagi mandi kan ada yang mencet bel apartement berulang kali. Udah tau diacuhin sama pemilik apartement, tetep aja nggak berhenti mencet bel rumah " cerita Naomi secara menggebu-gebu. Saking excitednya ia bercerita, tak sadar Naomi sambil terus memasukkan potongan nanas yang sudah dicocol sambel mantap milik Mbok Sumi.


" Emangnya kamu pemilik? Kan kamu penyewa mi " canda Mbok Sumi membuat Naomi menabok pelan mboknya itu.


" Aduh.. aduh!! Kekerasan pada lansia tau mi "


" Tumben, nyadar umur mbok " membuat Mbok Sumi berbalik cembetut dan melirik sinis Naomi.


Deg


" Sopo mi? " entah kenapa jantungnya dag dig dug, tetapi ia merasa akan ada bahaya kembali yang datang.


" Song Eun-Yong, mbok. Putih poll mirip mayat, sampe bingung dia pake skincare apa ya? Apa jangan-jangan dia pake susuk ya? " ceplas-ceplos Naomi dan seketika simbok langsung lemas. Naomi yang tadi asik dengan rujakannya langsung menoleh kelawan bicaranya saat perkataannya tidak ada tanggapan.


" Ehh ehh mbok, kok pucet? sakit perut mbok? " Naomi langsung menuangkan es jeruk dari dalam teko yang memang sebelumnya sudah dipersiapkan ke gelas dan memberikannya kepada Mbok Sumi.


Mbok Sumi meminum es jeruk itu dengan tidak semangat dan bahkan melihat rujaknya sudah tidak selera. Padahal tadi saat membuat rujak dan es jeruk, Mbok Sumi lah yang paling semangat dan mengajak Naomi untuk ikut memakan sirujak bersamanaya.


" Anehnya lagi ya mbok, dia ngaku-ngaku kalau dia tuh Istrinya Pak Yohan. Walaupun sama-sama berasal dari negara KS, yo ndak mungkin lah mereka suami-istri apalagi pak Yohan menetap disini " Naomi kembali fokus pada ceritanya dan rujaknya setelah melihat Mbok Sumi sudah mendingan.


" Mereka memang suami-istri, Naomi "


Pyuhh

__ADS_1


Naomi tersedak bahkan hingga terbatuk-batuk, ia menuang es jeruk kedalam gelasnya dan meminumnya. Ia membelalakkan matanya kearah Mbok Sumi setelah selesai dengan adegan tersedaknya tadi.


" SERIUS? " tanya Naomi dengan nada yang cukup tinggi saking terkejutnya.


" Iya serius, Naomi Yemima " baiklah raut datar dari Mbok Sumi sangat cukup untuk meyakinkan Naomi.


" Bagaimana bisa? Gimana ceritanya? Pantes aja aku dikira jala*ngnya Pak Yohan " ucap sebal Naomi sambil mengacak rambutnya frustasi. Sungguh kemarin berarti seperti adegan antara pelakor dengan istrinya dan pelakor yang lebih galak dong? entah ingin ditaruh kemana wajah Naomi.


" Tapi itu dulu, mereka sudah bercerai. Wanita sinting seperti katamu itu lebih memilih karirnya yang sedang melonjak daripada suaminya, padahal saat itu dia sedang hamil " seketika Naomi bernapas lega, tapi tunggu- Song Eun-Yong pernah hamil? padahal tidak ada rumor kehamilan satu pun mengenai artis internasional itu.


" Wanita sin*ting itu pernah hamil? berarti pak Yohan memiliki anak darinya dong? " Naomi seketika tertarik dengan masa lalu milik manusia triplek itu.


" Iya, mereka memang pernah memiliki anak "


" Terus anak mereka kema-"


Yeah, michyeobeolil hab mandeul-eo (yeah, yeah) Make a beatbox-box, teoteulyeo (yeah, yeah) , moilsulog wanbyeoghan gunghab , Everywhere I go, bring the beatbox~


Seketika ponsel milik Naomi berdering dengan ringtone lagu idol kesukaannya. Naomi mencari-cari ponsel yang bahkan dari sore belum ia lirik kembali.


" Mbok, ada ngeliat handphoneku tidak? "


" Kamu tuh kebiasaan taruh sesuatu tuh sembarangan " dengus sebal Mbok Sumi dan akhirnya membantu Naomi mencari ponselnya.


Memang kekuatan ibu-ibu itu tidak ada tandingannya. Dalam 5 menit Mbok Sumi berhasil menemukan ponsel Naomi yang ternyata terselip disofa yang mereka duduki.


" Hehehe makasih mbok e " senyum gigi kelinci shuhua dan mencium pipi Mbok sumi sambil mengambil ponsel kesayangannya dari tangan Mbok Sumi.


Mbok Sumi hanya tersenyum tipis sambil memegang pipinya saat melihat Naomi kabur pergi kekamarnya.


" Dasar anak manja. Syukur-syukur mbok punya nyonya tuh kayak kamu mi "


.


" Kak Nuel? Ada apa ia meneleponku? "


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


...Tinggalkan jejak like, commentnya yuk. Jangan lupa follow ig : @Melodye.Hua untuk lebih dekat dengan Author !...


__ADS_2