My Lecturer Sleep Boss

My Lecturer Sleep Boss
Eps 21


__ADS_3

Naomi berangkat kekampus dengan jiwa yang sehat bugar dan perasaan yang secerah awan dan langit biru pada pagi ini. Bahkan disaat-saat Naomi hampir telat, ia masih sempat-sempatnya memakai lipstik berwarna nudenya.


" Lo kenapa sih mi? " tanya Karina disampingnya dengan tatapan aneh yang dilayangkan kepada dirinya.


" Kenapa? Aku nggak papa kok " senyum Naomi menjawab pertanyaan dari sahabatnya itu. Karina seketika menempelkan telapak tangannya pada dahi gadis itu.


" Lo juga nggak panas kok, apa jangan-jangan lo kesurupan?!! " ucap Karina yang menduga-duga dengan tatapan horrornya.


" Sumpah mi, merinding ini gue. Liat nih bulu kuduk gue sampe naik semua..!! " heboh Karina sambil menunjukkan kulit putih mulus tangannya.


" Perasaan kamu nggak ada bulu, rin " ucap Naomi sambil menaikkan alisnya sebelah.


" Nah maka dari itu, berarti ada yang aneh! Ayo ke pendeta gereja sebrang..!! " Karina pun lantas menarik pergelangan tangan gadis itu untuk keluar dari kelas mereka yang sedang kosong. Naomi yang hendak berkata-kata langsung terpotong karena sahabat non akhlaknya itu menarik dirinya tanpa melihat sikon yang sedang ramai.


Alhasil Naomi bertabrak-tabrakan dengan tubuh atau bahkan pundak orang-orang yang lewat disana. Sampai pada akhirnya ia tidak sengaja menabrak seorang wanita hingga terjatuh.


" Karina! Berhenti..!! Aku ada nabrak orang sampai jatuh " ucap Naomi sambil menggoyang-goyangkan pergelangan tangannya yang ditarik untuk melepaskan genggaman sepihak itu.


Akhirnya genggaman itu lepas dan Naomi segera berbalik menolong orang yang ia tabrak tadi, Naomi meminta maaf dan membantu wanita berambut agak keriting itu untuk berdiri.


" Maaf ya kak..!! sumpah aku nggak sengaja kak. Tadi aku ditarik-tarik sama temen aku kak yang bikin aku nabrak-nabrak ke orang lain " Naomi mengatupkan kedua tangannya didepannya karena sungguh ia tidak enak dengan kakak tingkatnya itu.


" Ada yang luka nggak ya kak? Aku kebetulan bawa minyak kayu putih kalo kakak mau " tawar Naomi sambil mengeluarkan botol cajuput oilnya dari dalam tas kecilnya.


" Tidak usah, tidak apa "


Naomi mengangkat pandangannya untuk bertatapan dengan netra dingin milik wanita keriting didepannya.


" Mengapa tatapannya seperti itu? Apakah perbuatanku sangat fatal? " batin Naomi semakin merasa tak enak.


" Ngapain lo disini mi? " teriak seseorang dengan heboh setelah ia mencari Naomi kemana-mana ditengah lautan manusia.


" Lo nggak papa kan? Nggak hanyutkan? Nggak keinjekkan? " tanya Karina secara beruntun dan mengecekkan setiap sudut tubuh Naomi.

__ADS_1


" Jangan ngadi-ngadi..!! Aku manusia, bukan kertas. Aku malah yang nggak sengaja bikin kakak ini jatuh " ucap Naomi dengan perasaan tak enak sambil melirik kearah wanita yang masih menatapnya dengan dingin.


" Saya nggak papa kok. Makasih " usai wanita berambut keriting itu dan berjalan melewati mereka begitu saja.


" Mau dibantu jalan nggak kak- umphh " Naomi spontan melotot pada Karina yang menutup mulutnya secara tiba-tiba.


" Udah biarin aja, jalannya masih normal gitu juga " dan Karina merangkul bahu itu untuk pergi keluar dari area kampus.


.


" Sumpah, lo ada masalah apa sama sikakak keriting itu? " tanya Karina ditengah-tengah mereka sedang memakan bakso mang ujang dekat stasiun.


" Yang nggak sengaja nyenggol sampe dia jatuh itu doang " jawab santai Naomi yang seperti mendengar Karina ala kadarnya karena fokus dengan bakso beranak miliknya.


" Tapi tatapannya dia itu loh an*jir..!! sinis banget " seketika Naomi langsung tersedak, untungnya pesanan minuman es teh manisnya sudah datang. Setidaknya sangatlah membantu disaat-saat ia tersedk seperti ini.


" Tau darimana kamu? " tanya Naomi yang masih diselingi batuk akibat tersedak tadi.


Karina menatap datar kearah sahabatnya itu, ia seakan menilai gadis dihadapannya dari atas sampai bawah membuat Naomi mengernyitkan dahinya.


Brakk..


" NAHH ITU CARA DIA NATAP LO NAOMI..!! MASA LO NGGAK NOTICE ITU " ucap Karina dengan menggebu-gebu setelah menggebrak meja makan mereka.


" AN*JIR?! LO KENAPA HAHAHAHA " tawa Karina meledak menatap sahabatnya itu. Membuat pelanggan lain ditempat dagangan itu melirik dan menggosipi mereka yang berisik. Mang Ujang sipemilik warung bakso yang sudah hafal kelakuan mereka berdua malah hanya tersenyum santai.


Naomi melirik sinis kearah sahabatnya itu sambil membersihkan mulutnya dari sisa muntahan dengan air. Naomi tersedak karena kaget akan gebrakan meja dari Karina, untung mereka memilih meja yang diluar dan ia langsung pergi keselokan yang tak jauh dari warung tersebut.


Bayangkan saja, kuah bakso itu keluar dari mulutnya sekaligus dari hidungnya. Ia sudah 2 kali loh tersedak karena makanan lezat sekaligus murah dikantongnya itu gara-gara Karina Ningratri itu.


" An*jir..!! " umpat Karina kembali tetapi kali ini dengan nada yang sebal. Naomi mengambil mangkok berisi bakso miliknya yang tinggal setengah itu.


" Sebagai ganti rugi karena udah ngagetin aku dua kali dan membuat baksoku menjadi tak terbentuk " Karina berdecak dengan kelakuan sahabatnya itu tetapi ia malah memesan kembali 2 mangkok bakso urat dan beranak.

__ADS_1


" MANG UJANG..!! DUA MANGKOK LAGI MANG!! " ujar Karina sambil mengasihkan tip dua puluh ribu untuk Mang Ujang.


" SIAP NENG..!! " jawab Mang Ujang dengan semangat.


" ONCOM, SIAPA YANG BAKAL BAYAR RIN RIN..!! "


" YA GUE LAH, MASA LO. LO KAN KERE " baiklah Naomi cukup membenarkan tentang pernyataan itu.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Ketika mereka kembali kekampus, mereka berdua berpisah jalan. Karena Karina yang akan izin pada matkul kedua ini. Ia tiba-tiba ditelepon mendadak oleh kedua orang tuanya untuk membahas hal khusus.


" Titip izin ke dosen ya mi, nitip pembahasan kimia sintesis juga. Jangan lupa fotoin " ucap Karina sambil mengedip-ngedipkan kedua matanya dengan manja.


" Iya-iya! Banyak banget deh requestnya " ucap Naomi sambil memutar bola matanya malas dan Karina hanya menyengir lalu meninggalkan dirinya begitu saja.


Saat memasuki area taman dari kampus itu tiba-tiba Naomi merasa ada yang menyentuh pundaknya dari belakang.


" Kakak.." lirih Naomi saat ia membalikkan badannya. Naomi menghempaskan tangan yang menggenggamnya itu dan segera berjalan dengan cepat.


" Tunggu! Lo harus dengerin penjelasan gua dulu mi " tatapan itu tak pernah Naomi lihat sebelumnya. Naomi merasa tertegun melihatnya.


" Terserah lo mau percaya apa nggak setelah ini, tapi gua nggak mau kita canggung kaya begini " gusar lelaki itu sambil mengusak rambutnya acak.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Cklek..


" Nana " seketika suara berat itu mengejutkan Naomi yang ternyata sedang melamun. Padahal didepannya ada televisi yang menampilkan serial drakor ' Goblin ' didepannya.


" KAPAN BAPAK DISINI " kaget Naomi dan apa ini? Ia bahkan tidak sadar jas dan tas kerja milik Yohan ada dipangkuannya sekarang.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


...***Tinggalkan jejak like\, commentnya yuk. Jangan lupa follow ig : @Melodye.Hua untuk lebih dekat dengan Author !***...


__ADS_2