My Lecturer Sleep Boss

My Lecturer Sleep Boss
Eps 08


__ADS_3

Naomi melirik makanannya dengan tidak selera, padahal baru 5 menit yang lalu ia sangat bersemangat memasak bakmie jawanya itu.


" Kenapa nenek sihir itu harus muncul ditelevisi sih saat aku sedang makan " gumam sebal Naomi, mengapa iklan zaman sekarang harus menggunakan model yang berhati busuk.


" Dasar orang gi*la sin*ting..!! " batinnya kesal sambil meremas bantal sofa yang sedang ia peluk itu.


...Flashback...


" Ahh and just in my mind, are you my husband's *****? because his lovely wife is back and you just will be a trash " ucap Eun-Yong sambil menatap remeh Naomi. (Ahh dan hanya dalam pikiranku saja, apakah kamu ****** suamiku? karena istri tercantiknya ini telah kembali dan kamu hanya akan menjadi sampah)


" Siapa sih suami yang orang sin*ting ini maksud? " gumam Naomi sambil menatap heran pada orang gi*la didepannya.


" Kim Yohan dan jangan mengataiku dengan mulut kotormu itu bitch " bentak Eun-Yong sambil menunjuk-nunjuk pada Naomi dengan bahasa Indonesia yang kaku.


" Ohh ternyata dia bisa berbahasa Indonesia? Mengapa aku harus susah-susah berbahasa inggris tadi*?" Naomi mencoba menetralkan emosinya lebih dahulu.


Naomi tiba-tiba menarik rambut berwarna cokelat milik Eun-Yong itu dan berbisik ditelinganya.


" HEI APA YANG KAU- " teriak Eun-Yong dan meronta ingin melepaskan jambakan Naomi, bahkan dua bodyguard yang berada dibelakang mereka sedari tadi mulai maju bermaksud melindungi Eun-Yong.


" DIAMM-!! BIT*CH INI INGIN BERBICARA, DAN KALIAN OM-OM TETAP DITEMPAT KALIAN SEBELUM AKU MENENDANG BIJI MILIK KALIAN " teriak Naomi dengan lebih kencang. Untung dilantai 15 itu tidak banyak penghuni apartement.


" Aku tidak tau kau istri dari negara mana dan antabrata mana!! kau penipu saja aku tidak tau..!! karena itu bukan urusanku " bisik Naomi ditelinga Eun-Yong dengan jelas. Walau dirinya harus berjinjit sedikit karena tinggi Eun-Yong yang lumayan daripada dirinya.


" Tetapi dalam nalarku, kalau kau istri yang baik. Kau tidak akan meninggalkan suamimu sendiri, tidak mengakui hubungan kalian dipublik bahkan kau juga tidak akan menjual dirimu pada pihak agency " Seringai Naomi.


" KAU- " wajah artis papan atas itu mulai memerah entah menahan amarah, emosi atau rasa sakit karena jambakan dirambutnya semakin terasa kuat.


" DIAM-! " bentak Naomi kembali.


" Seluruh dunia bahkan tau kau menjual dirimu pada agency, kau tidak bisa menutup rumor itu terus-terusan karena CEO Kang yang sangat mata keranjang padamu itu. Tapi apakah sugardaddymu itu telah bangkrut? Sehingga membuatmu kembali pada Yohan?" untung dulu Naomi sering membaca gosip mengenai artis dan grup dari negara KS. Setidaknya sekarang berguna untuknya membungkam mulut Eun-Yong.


" Berkacalah sebelum mengatai orang\, karena kau juga tidak lebih dari bit*ch. Dan bahkan aku lebih baik karena menjadi ja*lang untuk satu laki-laki daripada kau yang mungkin saja pernah digilir oleh petinggi agency..!! " Naomi menghempas rambut Eun-Yong yang ia jambak membuat wanita berketurunan negara KS itu langsung terhempas kelantai begitu saja.


" DASAR KURANG AJ-" saat Naomi ingin berbalik masuk kedalam apartement tiba-tiba tangan Eun-Yong hampir menyapanya jika orang itu tidak menahan tangan Eun-Yong.


" Mau apa kau disini Mrs. Song Eun-Yong? " suara berat itu terasa familiar oleh Naomi


" Pak Yohan..?? "


...Flashback Off...


Naomi hanya mengaduk-ngaduk bakmi gorengnya itu dengan tidak selera apalagi saat Yohan malah pergi dengan Song Eun-Yong membuat wanita ular itu tersenyum menang padanya.


" Harga diriku terasa diinjak-injak disini ck.." ucap Naomi sambil membanting sendoknya itu keatas piring kembali.


" Baru beberapa hari dirumah ini, banyak sekali kejutannya. Hari ini dianggap jala*ng besok dianggap mucikari saja sekalian agar aku cepat kaya!! " pada akhirnya Naomi menambahkan sambal pada bakmienya agar terlihat lebih menarik dan bisa menghilangkan rasa kesalnya itu.

__ADS_1


" Selamat makan-!! " dengan ditemani air es dan tontonan drakornya, Naomi mulai menghabiskan bakmie jawa miliknya itu dengan nangis-nangis. Menangis karena sedih dengan drakor yang ia tonton dan menangis karena kepedasan.


" Pedes banget ya Tuhan!! Tapi enak shhh.. hahh.. " Naomi menaruh piringnya dengan sedikit kasar dan berlari kearah kulkas mengambil kotak susu disana.


" Hahh? Apaan ini? Kok makin pedes " ucap Naomi setelah meminum langsung dari kotak susunya. Dan ketika ia mengintip dari lobangan kotak susu itu ternyata isinya cuko pempek.


" Lohh aku kena prank?! " Baiklah Naomi sekarang panik karena kondisi lidahnya yang pedasnya sudah tak tertahan.


Naomi keluar dengan terburu-buru dari unit apartement tersebut sambil membawa dompet mungil miliknya itu. Ketika ia keluar dari lift dan berada dilobby apartement, tak sengaja ia bertabrakan hingga hampir jatuh kebelakang.


" AAA-!! " Naomi berteriak seperti difilm Indosiar dan memejamkan matanya, tetapi kok ia tidak merasakan sakit apapun? bahkan menyentuh dasar latai sepertinya tidak.


" Loh tangan siapa? " batinnya ketika Naomi mengintip sebentar mengarah kebawahnya yang ternyata pinggangnya ditahan oleh seseorang.


" Hey cepat berdiri tegak, ini berat tau " omel seseorang dan ketika Naomi membuka matanya seutuhnya ia melihat pahatan wajah tegas itu dengan kulit yang sedikit sawo matang.


" Maaf ehehe " ucap Naomi sambil menyingkir dari posisi tersebut. Dengan mendengus kasar, Kalandra yang ternyata menolongnya itu hanya mengangguk sambil membetulkan dasi yang tak sengaja Naomi tarik hingga lehernya pun terasa tercekik.


" Ada apa kau berlari-lari? "


" Aku kepedasan tadi "


" Sekarang masih kepedasan? " seketika Naomi menyentuh lidahnya dan baru tersadar ia sudah tidak kepedasan lagi. Mungkin karena faktor terkejut?


" Sudah nggak, ehehe " Kalandra hanya menggeleng-gelengkan kepala melihat tingkah gadis yang tidak ada malunya itu didepannya.


" Apakah boss ada diunit? " tanya Kalandra sambil melihat jam ditangannya. Sedangkan otak Naomi yang mungkin masih shock malah menjadi tulalit dan kebingungan.


" Ya Tuan Yohan..!! " geram Kalandra pada gadis dengan mata sipit yang ada dihadapannya itu.


" Ohh, tidak ada. Tadi dia sempet pulang terus pergi lagi dengan wanita sin*ting itu " ucap Naomi dengan acuh tak acuh.


Kalandra mengangkat satu alisnya, wanita sinting siapa yang dimaksud oleh Naomi ini? Apakah Naomi mengatai dirinya sendiri?


" Kau mengatai dirimu sendiri? " tanya Kalandra dengan begitu polosnya.


" Maksudnya? "


" Tentang wanita sinting tadi-"


" YAA-!! KAU INGIN AKU JAMBAK?! " teriak sebal Naomi sambil melemparkan sendal rumah yang ia pakai dan terkena pas kewajah rupawan milik Kalandra. Entah sadar atau tidak sadar, mereka sudah menjadi tontonan resepsionis dan penghuni apartement yang keluar masuk.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


" Hiks.. hiks.. " seorang wanita terlihat menangis tersedu sambil membaca portal berita dan gosip yang ada dikampusnya.


Tok.. Tok.. Tokk..

__ADS_1


" Sayang!! Kamu belum makan dari siang lohh. Makan dulu yaa, Mommy bawain makanannya kedalem ya " ucap seseorang dari luar pintu tetapi yang terdengar didalam hanyalah suara tangisan itu kembali.


" Sayang, Mommy masuk yaa " saat wanita setengah baya dengan wajah yang masih tergolong muda itu memutar knop pintu anaknya ternyata pintu itu dikunci.


" Sayang, bukain pintu dong " pinta sang Mommy dari luar pintu. Seketika hening, tidak ada jawaban maupun suara tangisan itu kembali


" Kak..!! Kakk!! " teriak khawatir sang Mommy memanggil anak pertamanya.


" Ada apa my? " ngos-ngosan perempuan tersebut.


" Adekmu, kak. Adekmu nggak ada suaranya lagi " khawatir sang Mommy yang bahkan sudah tak sanggup untuk berdiri dan pingsan begitu saja.


" Mommy!! " gadis itu mulai ikutan panik dari balik raut wajah dinginnya dan mulai memanggilkan art serta satpam yang bertugas dirumahnya.


" Dobrak pintu sekarang juga dan bi, minta tolong ambilkan minyak kayu putih " titahnya kepada semua yang ia panggil.


Brakk..


" Nona pertama..!! Nona kedua pingsan didalam " ucap satpam yang tak berani mendekati tubuh nona muda keduanya karena ia laki-laki. Sang kakak langsung masuk kedalam dan mulai gantian menyadarkan adiknya dengan minyak kayu putih.


" Sadar dek!! " ditengah kepanikannya, pandangannya malah tertuju pada ponsel milik adiknya.


" Apa ini? "


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...



...Naomi Yemima ...


...19 Tahun...



...Kim Yohan ...


...33 Tahun...



...Song Eun-Yong ...


...29 Tahun...



...Immanuel Bun ...

__ADS_1


...21 Tahun...


...Tinggalkan jejak like, commentnya yuk. Jangan lupa follow ig : @Melodye.Hua untuk lebih dekat dengan Author !...


__ADS_2