
* Author Pov *
6 Bulan kemudian
Sudah 6 bulan alexa masih tetap tidak sadarkan diri, dia masih nyenyak dengan tidur nya itu, tak lama kemudian pintu ruangan kamar inap alexa terbuka sehingga menampakkan dua orang pria yang sangat tampan... ya mereka adalah xavier dan bryan...
" Kenapa dia masih belum bangun juga... sedang mimpi apa dia...??? " kata xavier sambil duduk di kursi samping ranjang alexa.
" Seharusnya kau senang bila wanita itu tidak bisa membuka matanya lagi... " kata bryan heran.
" Bagaimana aku bisa senang bila aku masih belum menepati sumpah ku... " kata xavier santai.
__ADS_1
" Bagaimana bila kau nanti nya malah jatuh cinta padanya ." Kata bryan menginstrogasi.
" Hah... jatuh cinta kepada wanita ini... tidak mungkin seorang xavier akan jatuh cinta kepada wanita pelacur ini... apa jangan jangan kau suka kepada dia???..." Kata xavier sambil menyerigai.
" Apa kau tau... bahwa benci itu bisa menjadi cinta... " kata bryan memandang lekat xavier
" hhhh.... kau benar benar lucu bryan ini itu bukanlah kisah cinta di novel yang akan terjadi seperti itu bryan... lagipula hidup ku sekarang tanpa cinta, hidup ku kosong hanya ada kegelapan di dalam hatiku " kata xavier menatap bryan tajam.
Tanpa sadar xavier terus memandang kepergian bryan yang menurut nya itu terlalu berlebihan, dia berpikir sejak kapan sahabat nya itu mulai jatuh cinta kepada wanita yang terbaring lemah ini. Kemudian ada tangan yang bergerak gerak lemah di atas ranjang itu, lantas saja xavier langsung menoleh dan melihat bahwa tangan alexa bergerak, dengan cepat dia mengambil handpone nya dan langsung menelfon orang yang dia butuhkan.
" Cepat kau kesini... " Xavier dengan ucapan nya yang dingin itu langsung memutuskan panggilan sepihak, dan tak lama datanglah seorang pria berjas putih yang masih berusia sama seperti xavier.
__ADS_1
" Ada apa?? "kata dokter kevin.
" Lihatlah kondisi alexa!!! tangannya bergerak gerak tadi " Xavier dengan acuhnya berkata tanpa melihat ke arah alexa. dengan cepat dokter kevin langsung memeriksa alexa.
" Nona alexa akan segera sadar dari komanya... itu hanyalah reaksinya saja " Kata dokter kevin kepada xavier yang hanya menganggukkan kepala nya.
" Baiklah saya pergi dulu... " kata dokter kevin sambil pergi dari ruangan kamar inap alexa.
" kapan kau sadar hah??? kau selalu menyusahkanku.. " kata xavier dingin dengan tatapan benci.
" Halo bryan... cepat kemari... jagalah alexa aku mau ke kantor... " Kemudian xavier langsung pergi dari ruangan itu tanpa harus menunggu kedatangan bryan.
__ADS_1