My Step Brother is A psychopat

My Step Brother is A psychopat
Episode 3


__ADS_3

** Xavier pov **


Gubraak.....


Xavier yang sedang marah sedang menutup pintu dengan keras sambil berjalan ke arah sofa yang ada di samping tempat tidur nya itu sambil mengambil wine dan di tuangkan ke gelasnya.


" Apakah detektif itu harus ikut campur urusanku hah, hampir saja dia membongkar jati diriku, gara gara dia dan wanita pelacur itu yang telah membuat papa sama mama berpisah, gara gara mereka juga yang telah membuat mama tiada, aku bersumpah akan membuat mereka menderita bagaimana aku dan mama menderita itu adalah sumpah ku. " Xavier dengan marah mencengkram gelas wine itu dengan kuat sampai hancur tidak berbentuk sehingga mengeluarkan banyak darah di tangan xavier.

__ADS_1


Flashbak on


" Papa... papa.. aku mohon pa jangan tinggalin xavier sama mama pa kasian mama menangis pa xavier mohon pa, papa jangan pergi pa. hiks... hiks... " kata seorang anak kecil berusia 12 tahun itu dengan menangis tersedu sedu sambil memegang kaki papa nya yang akan pergi.


" Xavier lepaskan papa xavier papa harus pergi dari sini xavier lepaskan xavier. " Kata lelaki yang berusia 34 tahunan itu.


" Nggak pa, papa nggak boleh pergi dari xavier dan mama pa, xavier mohon pa hiks.... hiks... " kata xavier kecil sambil memohon kepada papa nya itu.

__ADS_1


" Tidak papa hiks... hiks... jangan tinggalin xavier sama mama papa jangan pa jangan hiks... hiks... "


" Papa jahat benar benar jahat " kata xavier marah sambil menangis.


Flashbak off


Dengan air mata nya yang menetes Xavier melempar botol wine nya ke lantai sehingga menyisakan serpihan serpihan kaca.

__ADS_1


" Cepat atau lambat akan aku buat mereka menderita mama akan aku buat mereka merasakan penderitaan kita ma bahkan lebih kejam lagi, wanita pelacur itu tidak pantas hidup di dunia ini aku telah membuat wanita itu mati sekarang aku hanya tinggal membunuh alexa karena dia adalah penderitaan ku akan aku buat detektif tak tau diri itu bertekuk lutut di hadapanku, akan aku buat juga dia menangis sampai mengeluarkan air mata darah sekalipun aku tidak akan pernah mengapuninya ini adalah janji ku untuk mu ma, dia pantas untuk merasakan penderitaan kita " Kata Xavier menggebu gebu dengan senyum licik dan sinis di wajahnya sehingga urat urat nadi nya dan rahang nya mengeras.


Begitu bencikah xavier kepada alexa padahal alexa begitu baik kepada xavier begitu pun dengan ibunya tetapi xavier malah menganggap bahwa itu hanya tipu muslihat nya saja.


__ADS_2