My Step Brother is A psychopat

My Step Brother is A psychopat
Episode 30


__ADS_3

Alexa POV


Ku buka mataku perlahan dan mulai mengedarkan pandanganku ke seluruh ruangan kamarku. Betapa kagetnya aku ketika Xavier sedang berdiri di ambang pintu sambil bersedekap dada sambil tersenyum manis ke arahku. Aku menatapnya heran sambil menggelengkan kepalaku sambil tersenyum melihatnya. Entah kenapa ada rasa senang ketika aku melihatnya.


Ku hiraukan dia yang masih terus tersenyum kepadaku. Aku pikir dia sedang agak konslet pagi ini, mangkanya dia terus tersenyum kepadaku. " Aneh tapi nyata"


" Ada apa ?? " Ucapku sambil meminum air mineral karena tenggorokanku terasa kering. Dia menghampiriku dan tidur di sebelahku.


" Tidurlah " Ucapnya sambil terus menatapku.


" Hei... ini itu udah pagi ya, aku mau pergi memasak dan aku akan pergi bekerja " Ucapku cuek sambil beranjak dari tempat tidur. Aku kaget ketika Xavier mencekal tanganku dan langsung menindihku. Aku kaget karena wajahku dan dia sangatlah dekat.


Ku rasakan hembusan nafasnya dan bau badannya yang maskulin di wajahku membuat bulu kudukku meremang.


" Hari ini aku dan kamu akan pergi berjalan-jalan. Aku ingin menghabiskan waktuku hanya bersamamu, tidak ada yang lain lagi... ok " Ucapnya memohon.

__ADS_1


Aku terkesima melihat wajah Xavier yang sangat tampan bila dilihat dari dekat. Jantungku berdegup sangat kencang... mataku tidak berhenti untuk melihat nya, dan hatiku selalu memujinya. Ku lihat dia sedang tertawa melihat ku, aku langsung memalingkan wajahku. Ku lihat Xavier memegang wajahku agar aku dan dia bisa saling tatap-tatapan.


" Kau sangat lucu Lixi.... " Ucapnya sambil tertawa.


" Lixi ??? " Ucapku heran.


" Iya Lixi. Itu adalah panggilan sayangku ke kamu. "


" Hm... boleh juga tuh Xavi " Ucapku sambil mencubit gemas pipinya dan langsung mendorong tubuhnya menjauh dariku. Dengan cepat aku berlari ke bawah takut dia akan mengganguku lagi. Ku dengar dia berteriak memanggil namaku.


" Bodo amat....aku nggak peduli " Ucapku sambil terus menuruni anak tangga. Ku dengar Xavi masih teriak tidak jelas dari atas. Pandanganku tertuju kepada seseorang yang duduk di sofa ruang tamu yang tengah menatapku nanar.


" Bryan " Sapaku agak canggung. Aku takut dia akan marah kepadaku karena melihatku sedang bersama Xavi.


" Hm..." Ucapnya berdehem sambil membuang muka dariku.

__ADS_1


" Bryan... aku... " Ucapanku terpotong karena kini ada tangan besar sedang merangkul pinggangku yang membuatku kaget.


'Xavi' (batinku sambil menggelengkan kepala)


Ku lihat Bryan sedang menatapku dengan wajah yang kecewa. Lalu dia berdiri dari duduknya dan menepuk pundakku secara perlahan.


" Semoga kau bahagia " Ucapnya lalu berjalan ke arah Xavi sambil membisikkan sesuatu lalu melenggang pergi tanpa melihat ke arahku. Aku ingin mengejarnya, tetapi kini Xavi sedang memegang pergelangan tanganku dengan kuat sehingga aku meringis kesakitan.


" Jangan kemanapun!!! atau kau tau akibatnya " Ucapnya dengan suara yang penuh penekanan. Aku hanya bisa menelan salivaku susah.


" Cepat pergi ke kamar Lixi. Kita kan mau pergi jalan-jalan" Ucapnya dengan nada yang lembut sambil mencubit pipiku gemas. Aku bingung dengan tingkah lakunya itu. Awalnya marah kepadaku, sekarang udah baik lagi. Apakah dia mempunyai kepribadian ganda??.


" Entah apa yang merasukimu.... " Ucapku sambil mengikuti gerakan lagu yang sedang "viral" itu sambil pergi ke kamar untuk bersiap-siap, bila tidak... aku jamin dia akan menceramahiku dari alif sampai ya' ( aku berani taruhan ).


Ok... kali ini Episodenya yang seru-seru dulu ya. Kalau yang sedih-sedih mulu kasian Alexa sama Xavier. Kalian pasti penasaran kan gimana romantisnya dan cintanya Xavier ke Alexa. Kalau iya jangan lupa komen... kalau suka di like ya. Meskipun kalian nggak suka nggak apa-apa juga kok... Author nggak mau memaksakan kehendak bye....😎

__ADS_1


__ADS_2