My Step Brother is A psychopat

My Step Brother is A psychopat
Episode 4


__ADS_3

*Alexa pov*


Di pagi hari yang cerah ini aku harus cepat cepat pergi ke kantor karena ada telfon dari bella bahwa ada masalah serius yang harus aku selesaikan.


Dengan cepat aku melajukan mobilku di jalanan sepi kota JAKARTA yang hanya ada beberapa kendaraan yang berlalu lalang karena waktu masih menunjukkan pukul 04.00 wib. Tak lama kemudian aku telah sampai ke sebuah gedung mewah yang menjulang tinggi itu, dengan berlari sekuat tenagaku, ya itu adalah kantor ku kantor yang di bangun oleh mamaku kantor khusus para detektif dan aku adalah pemilik dari kantor tersebut. Dari kejauhan aku melihat sahabat ku sekaligus sekretarisku bella.


" Ada apa kau menelfonku pagi pagi sekali apa ada masalah ada apa bel jawab aku " kata ku sambil menggoyang goyang kan tubuh bella.


" Begini lexa... anu... anu " kata bella terbata bata.


" Ada apa bel CEPAT KATAKAN PADAKU " kata alexa marah.


" Begini ada yang sedang meneror kita lexa " bella dengan cemas dan bergetar memberi kan sebuah kertas yang ada bercak darah segar di kertas itu dengan bertuliskan k**au akan mati**.


" Apa... siapa yang telah meneror kita bella " kata ku bertanya tanya.


" Aku juga tidak tau " kata bella dengan menggelengkan kepala nya.

__ADS_1


" Aku harus menyelidikinya " alexa berkata sambil berfikir.


Doooor.......


" Aaakh.... " pekik alexa sambil menutup mulut nya karena di kejutkan oleh pemandangannya barusan.


" Burung mati....? " kata bella heran


Kriiing....


" Bella ada apa lexa?? apa isi pesan itu lexa " kata bella cemas.


" iiii...isinya adalah kau akan mati "


" Apa... siapa yang telah mengirimkan pesan itu lexa...??? " setengah terkejut dengan perkataan lexa barusan.


" Aku tidak tau, aku harus mencari pengirim pesan ini " kata lexa sambil mengeluarkan handpone nya dan mulai melacaknya.

__ADS_1


" Sial... kenapa nomerx mati sekarang " kata alexa kesal dan marah.


" Aku rasa peneror ini sangatlah cerdik lexa, dia tau gerak gerik kita lexa, dia pasti tau bahwa kita akan melacaknya dan dia pasti membuang nomer itu lexa" " Bella dengan berpikir lalu berkata.


" Apakah peneror ini adalah.... " kata bella memberhentikan ucapan nya.


" siapa...??? " kata alexa penasaran


" Xavier " Kata bella cepat.


" Tidak mungkin kakak ku melakukan ini bella, lagipula untuk apa kakak melakukan ini bella kita juga tidak punya buktinya bella jangan menuduh orang dengan sembarangan bella " kata alexa kesal dan marah karena jawaban dari bella.


" Aku tidak menuduh nya alexa , itu hanya perkiraan ku saja, kau juga jangan lupa bahwa kau dan xavier itu hanyalah seorang saudara tiri dan xavier tidak pernah mengangapmu sebagai adiknya, dia bahkan tidak peduli kepadamu karena dia berpikir bahwa kau dan ibumu adalah penyebab kematian ibunya, apa kau lupa kejadian 2 tahun yang lalu lexa ketika ibumu meminum susu yang di berikan oleh xavier kepada nya tak lama dari itu ibumu mengalami kejang kejang dan lalu tak sadarkan di dan meninggal seharusnya kau bisa berfikir lebih dalam lagi alexa atau jangan jangan kau suka pada kakakmu itu hah... " kata bella panjang lebar dan menginstrogasi alexa dan membuka sebuah luka lama yang berusaha alexa tutupi, ya memang benar alexa suka sama xavier tapi alexa tau diri bahwa itu tidak akan mungkin terjadi.


plak...


hay hay hay gimana ceritax mau dilanjutin apa enggak maaf ya klok ada typo ya

__ADS_1


__ADS_2