
" Hahaha... kau benar-benar sangatlah bodoh Alexa, untuk bisa melepaskan diri dariku saja kau tidak bisa, hahaha.... sudah kukatakan kalau semua dendam ku kepadamu akan segera terselesaikan. Akan kupastikan kalau kau itu akan mati hari ini juga hahaha...." ucap Chesy tertawa sambil memegang tangan Alexa. Bisa dibilang posisi mereka saat ini sangatlah berbahaya, Alexa sedang berada di tepi jurang yang sangatlah curam dengan Chesy yang memegang tangannya.
" Hahaha... aku tidak pernah takut dengan yang namanya kematian, kematianku itu berada pada Tuhan bukan kepada orang gila seperti dirimu..." ucap Alexa tersenyum sinis kepada Chesy yang tertawa.
" Baguslah kalau begitu... berarti aku akan menuliskan kematianmu hari ini juga..." ucap Chesy sambil tertawa dan tersenyum sinis
" Chesy... dengarkan aku!!! " ucap Alexa sambil menatap Chesy.
" Apa... cepat katakan aku tidak mempunyai waktu yang banyak untuk terus mendengarkan semua ceritamu!!! " ucap Chesy sinis dan acuh.
" Aku tidak pernah membunuh semua orang yang kau cintai Chesy... mereka telah melakukan sebuah kesalahan, maka dari itu mereka harus dihukum. Kau seharusnya mengerti bahwa yang kau lakukan ini tidaklah benar Chesy. Kembalilah menjadi Chesy yang dulu...Chesy yang baik dan penyayang. "
" Hoam... sudah segitu aja ceritanya, buang waktukku saja...." ucap Chesy tak peduli.
" Oh ya... aku cuma mau bilang kalau Chesy yang dulu telah tiada, sudah cukup Chesy menderita karena dirimu, sekarang Chesy akan membalas semua dendamku kepadamu..." ucap Chesy sambil mencengkram tangan Alexa dengan kukunya sehingga tangan Alexa mengeluarkan darah sehingga Alexa meringis kesakitan.
Suara pria mengangetkan Chesy yang sedang bersiap-siap untuk melepaskan tangan Alexa di tepi jurang tersebut.
" Chesy... aku mohon jangan lepaskan tangan Alexa Chesy..." Xavier yang datang ke tempat itu begitu terkejut ketika melihat Alexa berada di tepi jurang yang sangat curam dan dalam.
__ADS_1
" Hahaha... Xavier sayang, kau begitu mencintai Alexa mu ini kan..kau bahkan menjadikanku sebagai pelampiasanmu dulu...padahal aku dulu sangatlah mencintaimu...hahaha ketika wanita ini telah tiada maka kita berdua akan selalu bersama-sama seperti dulu hahaha...."
" Omong kosong apa itu Chesy, jangan kau coba-coba untuk melepaskan tangan Alexa dari genggamanmu..." Xavier yang berteriak agar tidak melepaskan tangan Alexa kepada Chesy.
" Hahaha...tidak akan mungkin aku melepaskan genggaman ku dari tangan Alexa... ya palingan aku akan berkata good bye Alexa..." ucap Chesy melepaskan tangan Alexa. Xavier yang kaget melihat itu langsung berlari untuk menyelamatkan Alexa. Beruntungnya Xavier segera memegang tangan Alexa dan mendorong tubuh Chesy ke belakang sehingga dia terjatuh membentur batu . Kini posisi Alexa bergelantungan di tebing itu sambil meneteskan air matanya.
" Bertahanlah Lixi... aku akan menyelamatkanmu..." Xavier yang terus mencoba menarik tangan Alexa untuk bisa ke atas tebing, tetapi tenaga Xavier hanya bisa membuat Alexa bertahan di posisinya itu.
" Hiks...hiks... lepaskan tanganku bodoh, kau bisa saja terluka karena terus menahanku disini...." ucap Alexa tersenyum sambil meneteskan air matanya.
" Dasar gadis bodoh, kau sedang berada di ambang kematian bukannya mau berusaha untuk hidup malah kau sendiri yang mau tiada. Aku tidak akan pernah membiarkanmu pergi lagi dari sisiku Lixi..." Xavier tak tahan membendung air matanya lagi karena gadisnya kini berada di ambang kematian.
" Hiks...hiks... lepaskan saja tanganku, aku mohon..."
" Hei dengarkan aku...!!!" ucap Alexa berteriak dengan tenaganya yang masih ada.
" Tidak... aku tidak mau mendengarkanmu!!! "
ucap Xavier sambil menggelengkan kepalanya.
__ADS_1
" Hei... percayalah kepadaku, aku itu sungguh mencintaimu. Tidak akan ada yang bisa memisahkan kita walaupun kematian menghadang aku akan selalu bersamamu. Aku berjanji kepadamu untuk bisa kembali lagi ke dunia ini meskipun aku bukanlah Alexa mu yang dulu, tapi segala semua sifatku akan menunjukkan siapa aku. Aku berjanji kepadamu..." ucap Alexa sambil menangis.
" Tidak... bila kau mati maka aku juga akan mati..." ucap Xavier serius.
" Kau itu adalah nyawaku, aku bernafas karena dirimu... kau itu adalah sumber kehidupanku, hidupku tergantung kepadamu... maka aku mohon jangan tinggalkan aku...!!! " Xavier kini tidak bisa membendung air matanya lagi, hatinya sesak dan nafasnya terengah-engah karena tangisannya yang kini menjadi.
" Hiks...hiks... berjanjilah kepadaku bahwa kau akan tetap hidup walaupun aku telah tiada. Jangan pernah kau meneteskan air matamu walaupun hanya setetes saja... aku mohon berjanjilah kepadaku!!! " ucap Alexa menahan tangisannya.
" Tidak... aku tidak bisa berjanji kepadamu.." ucap Xavier sambil menggelengkan kepalanya dan terus menangis.
" Aku mohon kabulkan permintaan terakhirku, berjanjilah demi aku!!! "
" Aku mohon!!! aku sayang dan mencintaimu selamanya... I am love you forever..." ucap Alexa dan seketika kedua tangan mereka berdua terlepas sehingga Alexa jatuh ke dalam jurang sambil tersenyum.
" Tidak... " Xavier berteriak ketika Alexa telah lepas dari tangannya dan jatuh ke dalam jurang tersebut. Seketika Xavier ingin loncat ke dalam jurang tersebut untuk pergi bersama Alexa, tapi Bryan datang dan langsung menarik tangan Xavier agar tidak bunuh diri.
" Xavier jangan lakukan hal bodoh seperti ini... " ucap Bryan berteriak sambil menonjok wajah Xavier agar dia sadar.
" Lepaskan aku!!! Alexa sedang jatuh ke dalam jurang itu dan aku harus menyelamatkan dia, jadi lepaskan tanganmu sekarang juga!!! " ucap Xavier terus memberontak.
__ADS_1
" Kau pikir hanya kau saja yang kehilangan dia hah!!! aku juga sangat kehilangan dia... aku ingin berteriak dan menangis sepertimu tapi aku tau kalau itu akan membuat Alexa merasa tidak tenang di alam sana. Kabulkanlah permintaan terakhir dia, memang Alexa sudah tiada tapi dia ada disini... dihatimu Xavier, jadi sekarang sadarlah..." Xavier merasa sedang tidak bernafas, tubuhnya seakan sedang melayang di udara. Hidupnya kini kembali dipenuhi kegelapan, gadisnya kini telah tiada tapi cintanya akan selalu ada di hatinya dan tidak akan pernah tergantikan oleh siapapun.
Wah ini udah ending nih, nggak kerasa ya... kalau gitu next ke part yang kedua pasti penasaran kan si Xavier sama siapa nantinya, yau dah tunggu aja ya😘