
* Xavier Pov *
Di gedung yang tinggi ini aku masih bekerja sebagai CEO dari perusahaan ternama ini yang di wariskan oleh papaku kepada ku. Masih dengan santai nya aku memeriksa berkas berkas penting yang harus aku cek terlebih dahulu, tak lama kemudian ada suara pintu terbuka dengan keras.
Gubraak...
" Siapa yang telah berani berani nya masuk ke dalam ruangan ku tanpa seizinku terlebih dahulu hah!!! " Bentakku sambil melempar gelas air di meja ku hingga berkeping keping.
" Kenapa kau marah hah " kata seorang wanita yang berambut sebahu itu sambil tersenyum sinis.
__ADS_1
" Mau apa kau kemari, cepat pergi dari sini sebelum aku membunuh mu " kata xavier marah.
" Hmm... seperti nya seorang psychopat seperti mu itu harus banyak belajar untuk bersabar dan berbicara yang manis kepada seorang wanita " kata wanita itu sambil duduk di sofa.
" Cepat katakan!!! apa yang kau inginkan Mafia!!! " kata xavier mengeraskan rahang nya.
" Tidak ada, aku hanya aku ingin kau bekerja sama denganku " kata wanita itu sambil tersenyum sinis.
" Hmm... bekerja sama dengan seorang mafia seperti mu kau jangan lupa bahwa aku adalah seorang psychopat, seorang psychopat tidak membutuhkan seorang mafia seperti mu. " Kata xavier sambil tersenyum.
" Tujuan kita tidak lah sama aku ingin wanita itu menderita sedikit demi sedikit sehingga wanita itu memohon padaku untuk segera membunuh nya " Xavier dengan berapi api berkata.
" Oh ya... bagaimana bila detektif itu tau kalau kau itu adalah seorang psychopat hah?? " wanita itu setengah menyerigai berkata.
__ADS_1
" Aku bukan lah seorang psychopat yang bodoh, bukan lah seperti seorang mafia seperti mu yang mendekati detektif itu dengan berpura pura baik kepada nya dan menjadi sahabat nya " kata xavier dingin.
" Hmm... kau yang bodoh!!! cepat atau lambat identitasmu akan terbongkar dan tunggu saja dalam waktu 10 menit ini maka detektif itu akan mati !!! " kata wanita itu sambil pergi dan menutup pintu ruangan xavier dengan keras.
Dengan cepat xavier mengambil benda pipih itu lalu memencet nomer yang iya butuhkan
" Halo... cepat kau cari tau apa yang di rencanakan oleh mafia itu!! ku beri waktu kau 5 menit dari sekarang cepat!!! " kata xavier tegas dan dingin yang langsung menutup panggilan nya.
Dengan gelisah xavier berkata
" Dia tidak boleh mati sebelum aku membuat nya menderita dan membalaskan dendamku kepada nya " kata xavier cemas.
Tak lama kemudian handpone nya berbunyi dengan sigap xavier mengangkat nya.
__ADS_1
" Halo informasi apa yang kau dapatkan!!! " kata xavier dingin.
" Apa...." kata xavier kaget dan langsung berlari dan mengemudikan mobilnya bersama dengan bodyguard nya dengan kecepatan tinggi.