My Step Brother is A psychopat

My Step Brother is A psychopat
Episode 28


__ADS_3

Xavier Pov


Ku sendiri di dalam kamar ku yang gelap tanpa ada sinar cahaya matahari sedikit pun. Ku merenung terdiam sendiri meratapi semua kesedihan ku yang sekarang sedang menusuk ke dalam relung hatiku. Mataku buram karena telah banyak sudah air mata yang telah tumpah membasahi pipiku. Penyesalan yang kini merasuki hatiku, atas semua kebodohan yang telah aku lakukan. Ku tatap sebuah pisau buah di atas laci putih itu, ku segera mengambil pisau itu dan menatap nya datar. Entah kenapa semua memori masa lalu kini seperti terputar kembali di pikiranku. Kisah masa kecil ku dan Alexa yang selalu bermain bersama meskipun aku tidak mau dan selalu memarahi nya, tetapi dia tidak pernah menangis dan marah kepadaku, dia hanya berkata aku sayang kakak. Aku menyesal kenapa aku tidak bisa menjadi seorang seperti Alexa yang selalu baik hati meskipun dia disakiti, aku lebih memilih egoku sendiri untuk membalaskan dendamku kepada mereka yang telah merenggut kebahagiaan keluarga ku.


Flashback On


" Kakak... tunggu aku " Ucap anak kecil yang berambut panjang diikat ekor kuda.


" Apaan sih..." Ucapku malas.


" Kita berangkat sekolah bareng-bareng yuk " Ucapnya sambil tersenyum.

__ADS_1


" Nggak... aku nggak mau berangkat sekolah sama kamu, lagian kamu kan berangkatnya naik mobil sedangkan aku jalan kaki...kamu mau capek jalan kaki hah "


" Mau.... lagian jarak sekolah dari rumah juga nggak terlalu jauh, ayo kak nanti kita telat... kita kan mau upacara, nanti di hukum " Ucapnya sambil menarik tanganku. Aku hanya diam mengikuti Alexa yang terus menggandeng tanganku. Aku kaget ketika dia berhenti tiba-tiba membuat ku hampir terjatuh karena dia menarik tanganku kuat.


" Ada apa sih??? " Ucapku kesal.


" Apa kakak baik-baik saja hah " Ucapnya sambil menatap mataku. Aku yang risih di tatap seperti itu hanya membuang muka sambil mendengus kesal.


" Pakailah ini " Ucapnya sambil memberikanku sebuah dasi berwarna biru panjang itu.


Aku yang bingung karena Alexa memberikanku sebuah dasi aku langsung melihat ke seragamku. Benar saja aku tidak memakai nya . Mati aku .

__ADS_1


" Aku tidak ...." Belum selesai aku menyelesaikan kata-kata ku, Alexa sudah memasang nya di kerah seragamku sambil berjinjit karena aku lebih tinggi dari Alexa. Entah kenapa jantungku berdegup kencang Melihat Alexa dengan begitu dekat dengan wajahku.


" Oke... beres, hari ini kau jangan menolak ya kak... aku mohon " Ucapnya memohon.


Aku hanya diam sambil terus berjalan memasuki halaman sekolah yang akan memulai upacara. Ku lihat Alexa sedang di hukum berdiri sambil memegang telinganya bersama temannya si Bryan. Ternyata Bryan menaruh dasinya di dalam tasnya karena tidak ingin Alexa di hukum sendirian, maka dari itu dia menaruh dasinya dan rela di hutan oleh para guru yang killer abis.


Flashback off


Aku ingat tentang sebuah kejadian yang tidak mungkin aku lupakan. Betapa baiknya nya dia kepada ku sehingga dia rela di hukum di depan semua para siswa dan guru-guru. Sedangkan aku... selalu jahat kepadanya dan menyiksa nya. Aku pandangi pisau yang aku pegang itu dan mulai mengukir nama Alexa di tangan kananku karena cinta ku kepadanya itu lebih dari nyawaku sendiri. Darah kini mulai menetes satu per satu di pergelangan tangan kananku. Suara pintu yang di ketuk keras memberhentikan aksiku karena suara orang yang mengetuk pintu itu suara Alexa yang sedang menangis.


Hei... Seperti biasa ya... udah baca jangan lupa untuk like dan komen sebanyak-banyaknya ya supaya Author tambah semangat lagi untuk Up episode setiap hari 😉

__ADS_1


__ADS_2