
Tubuh ku terasa sakit dan mulai melemah aku ingin cepat cepat pergi dari gedung ini berdiri saja aku tidak sanggup, tidak terasa air mata ku menetes betapa rapuhnya aku sekarang... aku bukanlah seorang detektif yang kuat sekarang aku lemah benar benar lemah, aku menatap darah yang keluar dari tubuh ku yang semakin banyak, kemudian aku melihat sekelebat bayangan mamaku yang sedang tersenyum kepada ku... apakah aku sedang bermimpi apakah aku sedang berhalusinasi tetapi aku berharap ini nyata
" Mama.... " Lirihku.
" Mama... alexa rindu mama " Kataku sambil meneteskan air mata.
__ADS_1
" Ma...ma... alexa ingin ikut mama... disini banyak orang jahat... alexa takut ma... alexa ingin ikut mama..." Kataku tersedu sedu.
Mama hanya tersenyum kepada ku sambil mengelus puncak kepalaku dengan lembut sehingga aku merasakan kasih sayangnya.
" Mama... hiks...hiks... jangan tinggalin alexa lagi ma... jangan ma " Tangisku pecah
__ADS_1
Pandangan ku mulai melemah, hanya ada suara mautku yang mulai berhitung mundur aku bisa merasakan kematianku yang mulai mendekat, kini semua kenangan terindahku mulai berputar di kepala ku, ketika aku bertemu dengan kakak tiri ku xavier aku sangat menyayanginya aku berharap aku bisa bertemu lagi dengan nya sebelum ajal menjemput ku aku berharap akan ada sebuah keajabain yang akan datang, aku hanya ingin tuhan menyampaikan pesan terakhirku kepada orang orang yang aku sayangi semoga bila aku di lahirkan kembali aku berharap bisa bertemu lagi dengan keluarga ku Amiin, aku hanya menutup mataku untuk menunggu kematianku, suara itu semakin cepat ti..ti..ti..ti..tit...
10...9...8...7...6...5...4...3..2...
Boom!!!
__ADS_1