My Step Brother is A psychopat

My Step Brother is A psychopat
Episode 20


__ADS_3

* Xavier Pov *


Aku pulang dari kantorku pukul satu siang karena aku merasa ada yang tidak beres di mansion ku. Aku mengendarai mobil sportku dengan kecepatan tinggi. Aku telah sampai di rumah dan langsung saja aku berlari menaiki satu persatu anak tangga, ku buka pintu kamar alexa dengan keras. Aku melihat alexa sedang tertidur di kasur nya dengan pulas. Aku tersenyum sambil duduk di samping ranjangnya. Jujur aku mulai merasa seperti hatiku terikat dengan hatinya tapi ku singkirkan perasaan itu agar aku bisa membuatnya menderita. Aku merasa ada yang janggal, kenapa ketika aku membuka pintu dengan keras dia tidak bangun. Segera ku lihat wajahnya dan langsung saja iblis di diriku ini kembali lagi. Aku melempar vas bunga di atas nakas sambil berteriak marah sambil menuruni satu persatu anak tangga dengan berlari.


" Cepat cari alexa sekarang juga " ucapku dengan nada yang mengerikan. Dengan cepat mereka membawa mobil dan mengikutiku dari belakang dengan kecepatan tinggi. Ku lacak handpone nya dan ku temukan dimana dia sekarang berada. Aku menancapkan gas mobilku agar lebih cepat. Mobil putih di depanku ini rupanya ingin bermain main denganku. Dengan tersenyum sinis aku segera menembak kaca mobil belakang nya sebagai peringatan agar berhenti. Tapi mereka tetap saja melaju dengan cepat. Segera aku menembaki ban mobil nya, alhasil mobilnya meliuk liuk tidak tentu arah dan langsung berhenti. Aku langsung keluar dari dalam mobilku dan langsung pergi ke arah mobil putih itu. Langsung saja aku membuka pintu mobil dan alhasil mereka tidak ada. Ku lihat dua orang gadis yang aku kenal itu pergi berlari. Aku berlari bersama anak buahku di belakangku. Pistol ku arahkan ke atas.


Dorr...


" Berhenti... atau kalian mati " Ucapku sebagai peringatan. Mereka tidak mau berhenti dan masih dengan berlari. Kemudian aku melepaskan peluru di pistolku yang ternyata Alexa juga melakukan hal yang sama.


" Aaakh... " Jerit kami berdua.


" Sialan... " Ucapku sambil memegangi bahuku yang kena tertembak.


" Alexa bangun alexa... kamu harus kuat " Ucap lisa kepada alexa sambil membantunya agar tetap berdiri. langsung saja anak buahku mengepung mereka berdua.

__ADS_1


" Alexa... pulanglah bersamaku. " Ucapku sambil tersenyum sinis.


" Ngak... ngak akan... " Alexa dengan wajah yang merah padam itu.


"Hmm...pulanglah bersamaku atau..." kataku mengisyaratkan agar melihat dahi Lisa yang ada sinar laser. Bisa kuliat wajah kaget Alexa.


" Baiklah... aku pulang bersamamu... tapi lepaskan dia aku mohon " ucapnya sambil menetaskan air mata.


" Tidak alexa... cepat kau pergi biarkan aku mati lexa... " lisa dengan nada yang membujuk agar aku pergi.


Dorr...


Suara tembakan dari arah belakang membuatku kaget dan langsung saja aku memeluk alexa erat. Ku lihat arah belakang, seorang pria yang sangat aku kenal... ya orang itu adalah bryan.


" Lepaskan alexa " katanya sambil menodongkan pistol nya ke arah ku. Aku menyerigai sambil mengisyaratkan anak buahku dan langsung saja mereka mengerti.

__ADS_1


Anak buahku langsung menodongkan pistol ke arah lisa lagi karena lisa adalah adik dari bryan.


" Bagaimana, hidup ku atau adikmu " kataku tersenyum licik.


" Benar benar brensek kau xavier "


" Tepat sekali " Ucapku sambil menjentikkan jari.


"Apa kau sudah membunuh mafia itu" Ucapku


" Iyaa... kemudian dirimu " Bryan dengan tersenyum sinis.


" Hmm... apakah itu ancaman untukku " Kataku menyerigai. Aku dan Bryan saling menodongkan pistol. Sehingga alexa berada di tengah tengahnya.


" Sudah cukup!!! hentikan aku mohon hentikan permainan ini, bryan terima kasih sudah mau membelaku... aku tidak ingin kalian menderita, biarkan aku saja yang menangis daripada aku harus mengorbankan orang lain. Xavier ayo kita pergi dari sini " Alexa menarik tanganku agar aku tidak mempermasalahkan hal ini.

__ADS_1


Gimana ceritanya menarik apa nggak, terus kalian nanti nya endingnya mau minta yang bahagia apa yang nyesek. jangan lupa di coment sama di Like ya. bye


__ADS_2