
Alexa POV
Bosan rasanya kalau cuma duduk manis di ruangan kerja yang megah ini kalau tidak mau ngapa-ngapain. Lihat kanan... liat kiri... bangun...eh duduk lagi... capek mondar-mandir sendiri. Ku lihat di atas meja kerja Xavi... ada Handphone lagi nganggur. Ku ambil Handphonenya itu dan mulai memainkannya. Betapa kagetnya aku ketika banyak sekali foto-foto ku di galeri Handphonenya. Kapan dia mengambil semua foto-foto itu, apa dia mengambilnya secara diam-diam. Batinku terus berkata sesuatu yang tidak aku mengerti.
' Hah... Bodo amatlah ' Batinku sambil menggelengkan kepalaku dan mengelus perutku yang lapar. Aku celingak-celinguk mencari makanan di ruangan ini. Nihil... tidak ada makanan sama sekali disini.
' Sungguh malangnya nasibku ' Kata batinku.
Ku dengar suara pintu diketuk dari luar. Ku buka pintu itu dan menampakkan seorang wanita berambut sebahu sedang tersenyum kepadaku.
" Hai... apa kabar nona " Sapanya ramah kepadaku sambil masuk kedalam ruangan kerja Xavier.
" Baik..." Sapaku sambil tersenyum manis. Bunyi kruk...kruk...kruk... berasal dari perutku yang keroncongan minta diisi. Aku lihat Fanni hanya tersenyum melihat wajahku yang memerah karena malu.
__ADS_1
" Hehehe... maaf ya Fan... aku lapar banget nih... dari tadi belum makan " Ucapku cengar-cengir sambil menggaruk kepalaku yang tidak gatal.
" Iya nona... saya mengerti, ini saya bawakan anda makanan. Tadi tuan menyuruh saya untuk membelikan anda makanan. " Ucapnya sambil menaruh satu box pizza di atas meja. Aku langsung bersyukur karena aku bisa makan.
" Oh... terima kasih ya... ayo kita makan bareng yuk! " Ucapku kepada Fanni.
" Tidak usah nona terima kasih... saya udah makan kok. Kalau begitu saya permisi dulu ya " Ucapnya sambil tersenyum dan pergi keluar ruangan.
Tanpa aba-aba... aku langsung menggigit sebagian pizza itu dengan rakus. Aku merasa sangat lapar, aku tidak peduli bila ada orang lain yang melihat diriku makan dengar seperti itu, bodo amatlah yang penting aku kenyang.
17.30 WIB
Di sore hari yang indah dengan sinar mentari senja yang mulai terlihat oleh mata dan akan segera menenggelamkan sinarnya yang akan berubah dengan kegelapan malam yang indah dengan taburan bintang di langit ciptaan Tuhan yang agung. Seorang wanita cantik berambut panjang lurus berwarna pirang sedang menatap mentari yang akan tenggelam dalam hitungan menit. Suara handphonenya berdering, sehingga membuat dia sadar dari lamunannya itu. Dia tersenyum ketika menemukan nama yang tertera di layar Handphonenya itu.
__ADS_1
" Halo... " Ucapnya antusias.
" Halo... apa kabarmu Ches ?? " Ucap seseorang di seberang sana.
" Baik... "
" Kalau boleh tau ada apa ya ??? "
" Nggak ada apa-apa sih. Cuma mau bilang, kamu jangan lupa buat hadir untuk nanti malam. Oh ya aku juga mau bilang terima kasih sama kamu karena udah mau bantuin aku buat nyiapin ini semua. Thanks ya, kamu itu emang sahabat terbaik aku "
" Oh... iya, sama-sama... kalau begitu aku tutup dulu ya panggilannya, bye... " Ucapnya sambil memutuskan panggilan sepihak.
Air matanya kini menetes dengan derasnya, mentari senja yang indah itu kini hilang sudah berganti dengan langit yang gelap. Dia usap air matanya dengan lembut sambil tersenyum berusaha untuk menghilangkan sakit hatinya itu. Dia menatap sebuah foto berbingkai indah di atas laci, dia pandangi foto itu dengan tatapan yang nanar.
__ADS_1
" Andaikan engkau tau tentang isi hatiku yang sebenarnya. Andaikan kau dulu mencintaiku dengan setulus hatimu... bukan mencintaiku karena terpaksa. Aku mencintaimu dengan segenap hatiku, aku kembali kesini karena aku ingin bertemu denganmu lagi. Betapa kagetnya aku ketika kau berkata bahwa kau mencintai seseorang selain aku, pedih hati ini rasanya. Aku sesak, kehidupanku seperti telah hancur berkeping-keping yang hanya meninggalkan bekas luka di dalam hatiku. Aku mencoba untuk selalu tersenyum dan memendam perasaan cinta yang selama ini telah aku kubur dalam-dalam. Meskipun aku tidak mendapatkan cintamu... tapi aku bahagia ketika melihat dirimu tersenyum dan menceritakan hari-harimu yang indah. Biarlah aku kubur saja cintaku ini agar tidak ada yang terluka nantinya. Aku Chesy Gemorald Twitzi akan selalu mencintaimu selamanya di dalam diam. "
Hello para Readers ku yang cantik dan ganteng, apa kabar kalian semua??? kali ini Author Up lagi ya. Kalian jangan lupa buat di coment and like. Author minta maaf ya kalau ceritanya nggak menarik hati kalian. Kalau ada beberapa pepatah kata yang kurang berkenan di hati kalian... Author minta maaf ya. Bye...😉