Nasib Pacaran Sama Bos Besar

Nasib Pacaran Sama Bos Besar
part 13. Sikap Adzriel Sangat Berbeda


__ADS_3

Kini aku sudah kembali lagi di kantor, kata pak Alex kalau aku sudah balik lagi ke sini, aku harus melapor dulu ke dia.


Sekarang aku cari pak Alex dulu!


"oi... sir Alex I'm back! ujar ku memasuki ruangannya


Dia kini sedang fokus ke layar laptop nya, kaca mata baca bertengger di hidung bangir nya itu, sungguh tampan dan menawan sekali. Tapi sayangnya aku tidak suka padanya, hihi...


"Berkasnya sudah di antar kan?, terus dia sendiri yang nerima berkas itu kan? tanya nya sambil fokus ke layar laptop


"Iya, dia yang ambil sendiri, btw saya boleh pulang nggak pak Alex? tanya ku


"Nanti aja pulang nya kita barengan! ujar nya


"Kenapa harus bareng pak, kita beda arah lho! ujar ku


"Nanti kita ke rumah pak adzriel lagi! ujar nya


Brakkk


Aku memukul meja pak Alex saking geramnya aku dengan pak Alex ini, masa aku harus balik lagi ke rumah pak adzriel, mana bensin motor aku sudah habis lagi!


BBM sekarang naik woy, motor gue cuma pakai BBM subsidi aja, nggak sanggup beli yang mahal-mahal!


btw sakit tangan gue abis mukul meja pak Alex


"Aawss... tanganku sakit! gumamku mengibas-gibaskan tanganku ke udara


"Bapak gimana sih masa saya harus bolak-balik lagi, kenapa nggak sekalian saja! ujar ku


"Tadi itu saya ada meeting jadinya waktu yang paling pas ya sekarang! ujar nya


Lalu ia menutup laptopnya dan membuka kaca mata nya itu.


"Cuss, kita berangkat! ujar nya menarik paksa tangan ku


"Kita ke sana mau apa pak? tanya ku


"Meeting bareng bos lah! ujar nya


Tarik nafas buang lalu tarik lagi lalu buang lagi, sabar Chika sabar....!


Huuuaaa...aku butuh healing... stres banget aku untuk sekarang ini, pokoknya besok aku harus izin pura-pura sakit aja, biar nggak di suruh-suruh kayak gini mulu.


"Pak Alex tau nggak! ujar ku sambil mengambil tas di kursi kerja ku


Dia yang lagi duduk di meja kerjaku sambil memasukkan tangannya ke saku celana nya.


"Kamu nanya? ujar nya


Aku melihatnya dengan memelototi nya, aku tabok tubuhnya dengan tas ku.


"Saya ngomong baik-baik pak! ujar ku


"Jangan niru-niru yang lagi trend sekarang pak, saya kesal dengar nya! ujar ku


"Bagus lho yang trend sekarang!


"Kamu nanya?, kamu bertanya-tanya! asik juga saya denger nya! ujar nya


Aish bakalan kalah ngomong sama pak Alex ini, lebih baik aku diam aja deh!

__ADS_1


"Yuk berangkat! ujar ku sekarang giliran ku yang menarik paksa nya.


Yang aku tarik bukan tangannya, tapi dasi nya, kayak tarik kambing, mampus kamu pak Alex!


"Chik, Chik...Chik, bisa mati aku Chik! ujar nya


"Nggak bakalan mati pak! ujar ku


Sampai di depan pintu lift aku melepaskan dasi pak Alex, dia terbatuk-batuk saat aku melepaskan dasi nya itu.


"Uhuk...uhuk...uhuk...!


"Mati aku chik, untung nggak mati beneran Chik! ujar nya


"Pak buruan masuk lift nya! ujar ku, aku sudah masuk terlebih dahulu.


"Males deket-deket sama kamu chik, bisa mati aku kalau dekat kamu! ujar nya


Lebay banget pak Alex ini, baru itu aja udah sekarat aja!


"Pak Alex motor saya sudah habis bensin nya! ujar ku


"Apa urusannya sama saya? tanya nya


"Ada lah, ini kan gara-gara pak Alex yang menyuruh saya bolak-balik ke rumah pak adzriel! ujar ku


"Beli lagi aja Chik apa susah nya sih! ujar nya enteng


Hadeh boro-boro beli lagi uang untuk beli bensin itunya aja yang tidak ada!


Kali ini kami pergi ke rumah pak adzriel menggunakan mobil pak Alex, jadi aku tidak mengeluarkan banyak uang untuk beli bensin motor.


Kini pak Alex singgah dulu di supermarket, kata nya dia mau beli cemilan untuk di bawa ke rumah pak adzriel.


"Huff...pak Alex ini beli apan sih kok lama banget?


Hari hampir magrib tapi ia belum juga keluar-keluar, tidak lama dari itu ia keluar sambil menjinjing kantong plastik.


"Lama amat pak? tanya ku


"Biasa milih-milih yang enak dulu! jawab nya


"Pak nanti kita mampir di masjid dulu ya, sebentar lagi mau azan magrib soalnya! ujar ku


"Oke! jawab nya


Benar saja azan magrib berkumandang saat kami ingin menuju rumah pak adzriel, kini pak Alex sedang memarkirkan mobilnya di parkiran mobil.


"Nanti kita bertemu di sini lagi! ujar pak Alex membuka sepatutnya lalu mengganti nya dengan sendal jepit


"Asiap pak Alex! ujar ku


Kini kami melaksanakan shalat magrib berjamaah, selesai sholat aku kembali lagi di tempat parkiran mobil tadi.


Kami saling datang beriringan pak Alex sungguh tampan saat selesai sholat, rambut nya basah abis wudhu bikin ganteng banget.


"Emang harus banget sekarang ya pak kita meeting nya? tanya ku


"Iya, kalau besok saya nggak bisa, besok saya harus gantiin adzriel meeting di luar kota! ujar nya


"Terus siapa yang mimpin perusahaan kalau bapak pergi ke luar kota? tanya ku

__ADS_1


"Hmmm...itu sih sudah di atur ya, jadi besok itu kalian nggak akan banyak kerjaan, mungkin kalian akan pulang cepat! ujar nya


Aku mangut-mangut saja, kini kami telah tiba di kediaman pak adzriel, kapan aku bisa terhindar dari rumah ini?


"Hai, bro gimana sehat kan? ujar pak Alex memeluk pak adzriel


"Alhamdulillah gue sehat! ujar pak adzriel


Kini kami memulai meeting nya, mereka berdua menjelaskan beberapa laporan yang aku antar tadi, dan berkas sebanyak tadi sudah di pelajari juga oleh pak adzriel.


"Pak, saya pulangnya kapan? tanya ku


Soalnya aku takut untuk pulang malam gini, apa lagi gang rumah ku sepi kalau sudah malam gini.


Mereka berdua melirik aku secara barengan, aku tersenyum kikuk saat mereka menatap ku.


"Tidak profesional!


"Tidak profesional!


Ujar mereka serempak, aku menggaruk-garuk tengkukku yang tak gatal.


"Lex antar dia pulang sekarang! ujar pak adzriel


Aku tersenyum lalu menyusun berkas yang aku bawa tadi, dan merapikan nya lalu ku letakkan di dekat pak adzriel.


"Tapi kita belum selesai el! ujar pak Alex


"Udah antar aja, dia cewek nggak baik pulang terlalu larut! ujar pak adzriel


"Okeee! ujar pak Alex


"Cuss, pulang, bikin repot aja kamu Chik! ujar pak Alex


"Yee...nanti aku nggak bantuin bapak, emang bapak nggak butuh bantuan aku lagi? tanya ku


"Eeeh...jangan gitu dong! ujar nya


Kini aku di antar oleh pak Alex pulang ke rumah ku, pak adzriel menatap aku saat aku bicara sangat akrab dengan pak Alex.


"Jagain anak orang Lex! ujar pak adzriel lalu ia pergi masuk ke dalam rumah


"Iyaaa...! ujar pak Alex


Dari tadi siang aku perhatiin sikap pak adzriel sangat berbeda dengan ku, kira-kira dia kenapa ya?


Yang tadinya ceria kini malah jutek lagi, auah aku nggak mau mikirin nya!


...


bersambung...


...----------------...


Maaf baru bisa update sekarang, akhir-akhir ini author sangat sibuk dengan urusan sekolah, jadinya author bisa update cerita ini siang atau nggak malam!!πŸ™


(sebelum membaca cerita ini author mau kasih tau kalau cerita ini hanya khayalan semata yang author rangkai menjadi sebuah cerita, jadi kalau alur atau jalan cerita nya agak sedikit berbeda author minta maaf sebesar-besarnya πŸ™)


(Author baru pemula untuk merintis cerita ini, semoga cerita author banyak yang minat)


(Kalau author jarang update berarti author lagi sibuk sama urusan sekolah, sekali lagi author kasih tau kalau pembuat cerita ini anak sekolahan, kurang dan lebihnya hanya itu saja yang author sampai kan!)

__ADS_1


Makasih ya atas dukungan nya, sedikit terobati hati author yang sempat sedih iniπŸ™


semoga kedepannya bertambah banyak dukungan dari kalian πŸ™


__ADS_2