
Aku menghentikan gerak tangan ku di atas keyboard komputer, ku lirik pak Alex lagi, eh bukan kah wajah si somplak itu ada bekas lebam nya?
Iya ada lebam nya deh, kok aku baru sadar ya kalau pak Alex muka nya lebam-lebam.
"Abis berantem atau gimana ya?"
"Abis adu mekanik sama musuh kita!" timpal mas adzriel
Aku kaget dong dengan kehadiran pak adzriel secara tiba-tiba, untung aku tak melemparinya dengan buku novel yang sempat ku baca tadi.
"Adu mekanik bagaimana mas?" tanya ku ingin tau
"Kemaren dia abis berantem dengan pereman yang nyuruh ambil dokumen penting perusahaan kita, akhirnya ya gitu lah, demi menyelamatkan perusahaan kita dia rela babak belur gitu!" ujar pak adzriel
"Kasihan juga sama pak Alex, terus dokumen nya masih ada kan?" tanya ku
"Syukur Alhamdulillah masih ada, dokumen itu sudah kita antar juga ke PT Jaya!" ujar nya
Aku mangut-mangut menangapi ucapan pak adzriel, dia melihat ku sambil tersenyum, aku mengerutkan keningku.
"Kenapa lihatin aku sebegitu nya?" tanya ku
"Cantik!" ujar nya lalu ia pergi ke arah lift, wajah ku sudah memerah karena malu.
Senyumku mengembang seketika, tapi wajah ini masih memanas akibat malu-malu kucing.
Hendak kemana dia?
"Mas mau kemana? tanya ku
"Keluar bentar sayang!" ujar nya tersenyum sangat manis pada ku.
Lagi-lagi wajah ku memanas akibat malu, senyum nya itu bikin aku diabetes saja, OMG dia manggil ku dengan sebutan 'sayang'.
Aku tidak sanggup bertanya ke dia lagi, takut nya aku bisa serangan jantung mendadak lagi, karena ulah nya.
Aah sampai lupa kalau aku harus mengantar berkas ini ke Alex somplak tadi, bodoh nya aku kenapa aku tidak langsung memberikan berkas ini ke dia tadi, padahal dia baru saja ke sini.
"Aah b*d*h sekali aku ini!" umpat ku
Aku pergi ke ruangan pak Alex songong itu, ruangan nya tak begitu jauh dari sini.
Tok tok tok
Aku mengetuk pintu ruangan nya, sebagai karyawan yang baik dan sopan, aku harus menghargai dia juga.
"Masuk!"
Cklekk
Ku buka pintu ruangan nya, ternyata dia lagi berkaca di layar hp nya.
"Eeh Chika!" ujar nya
"Iya!"
"Mau obati luka babang ganteng ini ya!" ujar nya pede, idih ogah banget aku.
"Pede banget sih pak!"
__ADS_1
"Saya sudah punya calon ya pak, bapak nggak usah terlalu pede!" ujar ku
"Canda Chik! ujar nya
"Ini berkas yang harus pak Alex revisi ulang, karena pak adzriel tidak bisa merevisi jadinya bapak lah yang harus merevisi!" ujar ku
"Ha, tarok di sana!" ujar nya menunjuk dengan bibir nya.
Ku letakkan di atas meja berkas tadi, dia meringis saat dia lagi meraba luka lebam nya itu di sudut bibir nya.
"Iiiss...sakit!"
"Kenapa bisa lebam pak?" tanya ku
"Abis berantem sama kulkas dua pintu!" ujar nya
Aku mengerutkan keningku, mana bisa kulkas menyerang kita, wong kulkas aja benda mati.
"Ngawur kamu pak, masa kulkas bisa menyerang kamu!" ujar ku
"Badan nya seperti kulkas dua pintu Chik, bukan kulkas yang mukulin aku!" ujar nya
Aku mengangguk seraya cengir, "untung nggak merenggang nyawa ya pak!" ujar ku
"Iya, beruntung nya aku di tolong sama gadis jago silat, bueh gila bener gadis jago silat itu bisa melumpuhkan para pereman itu!" ujar nya
"Jago bener malahan, kapan-kapan aku mau belajar silat ke dia!" ujar nya lagi
"Badan bapak kan besar masa tidak bisa melumpuhkan pereman itu?"
"Mereka mainya keroyokan, mana bisa aku hindari Chik, intinya sih aku sangat berterima kasih sama gadis jago silat itu!" ujar nya
"Syukurlah dia baik-baik saja!
"Bay the way dia cantik lho!" ujar nya
Aku tertawa kecil, "haha semua cewek pasti cantik pak!" ujar ku
"Terserah lah!" ujar nya
Aku balik lagi ke meja kerja ku, saat aku keluar dari ruangan pak Alex, aku pas juga bertemu dengan pak adzriel.
"Habis ngapain dari ruangan Alex?" tanya nya dengan ekspresi datar, lalu tangan nya menyilang ke dada.
Pasti dia cemburu aku habis dari ruangan pak Alex, "kepo ya!" canda ku
"Oh, sekarang gitu sama aku!" ujar nya
Aku tersenyum kecil, "habis antarin berkas yang harus di revisi sama dia!"
"Cemburu ya?" tanya ku
Dia mengangguk, aku hanya garuk-garuk kepala yang di tutupi oleh jilbab panjang ku.
"Udah jangan liatin aku terus!" ujar ku
Masa dia melihat ku dengan tatapan mau memakan mangsa saja, jadi takut aku kalau dia menatap aku seperti itu.
"Tau kan arti dari tatapan ku barusan? ujar nya
__ADS_1
"Tau, makanya jangan kayak gitu lagi, aku takut tau nggak!" ujar ku
Dia mengangguk kecil lalu mempersilahkan ku untuk jalan lebih dulu.
"Mas kan bos aku, seharusnya mas duluan jalan nya!" ujar ku
Tanpa banyak basa basi dia jalan lebih dulu dari ku.
"Mas kamu tau tidak!" ujar ku
"Apa?"
"Pak Alex di bantuin sama gadis jago silat kata nya!" ujar ku
"Dah tau!" ujar nya
Aku mencibirkan bibir ku, kini aku berkutik lagi dengan keyboard komputer ku, mas adzriel masih berdiri di depan meja kerja ku, ngapain ya dia masih di sini?.
"Ngapain mas?" tanya ku
"Nungguin kamu lah!" ujar nya
Aku mengerutkan keningku, untuk apa dia menunggu ku, aku tak akan pergi lagi lah, karena pekerjaan untuk mengantar ini itu nya sudah beres oleh ku.
"Nggak perlu mas, mas ah bikin aku canggung aja!" ujar ku
"Kok canggung!"
"Ya iya lah, siapa juga nggak canggung di lihatin sama orang ganteng seperti kamu, bikin jantung aku mau copot aja!" ujar ku
Dia malah tertawa kecil, "kalau kita udah nikah, kamu pasti akan melihat wajah ganteng ku sepuas nya!" ujar nya
Aku melihat nya sekilas, kenapa sih dia hobi banget bikin aku tersipu gini, oh pintu Doraemon aku pinjam pintu kamu sebentar saja untuk menghindar dari mas adzriel ini.
"Udah ah mas! ujarku sambil menundukkan wajahku.
"Gadis tadi jago silat, kalau kamu jago mengambil hati ku!" ujar nya
Aku tertawa kecil saja dengan ucapan nya itu, sering banget dia bikin aku seperti ini, lama-lama bisa stroke jantung aku.
"Bisa nggak mas kamu nggak bikin stroke jantung ku!" ujar ku
Dia mengerutkan keningnya, "bagaimana bentuk stroke jantung itu sayang, kok aku baru dengar ya?" ujar nya
"Ntahlah mas!" ujar ku
...
bersambung...
...kata-kata mutiara : Waspadalah terhadap kesombongan, sebab pada akhirnya kamu kelak akan kembali ke tanah dan tubuhmu akan dimakan oleh cacing....
Hmm... boleh komentar nya tidak?, author pengen tau pendapat kalian tentang cerita ini, tidak ada komentar tidak semangat sama sekali author nulis novel itu.
Kalian boleh, mampir juga di cerita author yang lain nya, bisa langsung baca tanpa koin sedikit pun!
Judul novel : - penyesalan suamiku, aku jatuh cinta dengan gadis SMK, pulanglah Mas, dan mas suami duda.
Yuk silahkan mampir, siapa tau kalian juga suka😁
__ADS_1