Nasib Pacaran Sama Bos Besar

Nasib Pacaran Sama Bos Besar
part 33. Presdir Ku Cinta Ku


__ADS_3

Nyatakan sekarang atau tidak ya?, tapi aku takut untuk mengatakan sekarang, apa aku tunggu besok saja?


Tapi aku sudah bersama dengan nya, aku sudah lama menyimpan nya, tidak bisa di tunda lagi.


"Hmm...!


"Chika! ujar ku


"Ya! jawab nya


"Aku mau ngomong sesuatu yang sangat penting! ujar ku


"Iya, apa itu pak, bapak bikin lama saja! ujar nya


Kalau aku mengatakan perasaan ku sekarang, apa dia mau menerima ku?


"Chika!"


"Iya!"


"Chik--!


Dia memotong ucapan ku.


"Chika, Chika mulu pak, kapan ngomong nya, kalau tidak ngomong aku pergi nih! ujar nya


"Berjanji dulu untuk tidak pergi setelah saya mengucapkan nya! ujar ku


"Janji!" ujar nya mengangkat sebelah tangan nya


Aku menarik nafas dalam-dalam dulu, ternyata tidak mudah menyatakan perasaan ini!


"A-aku.. aku sudah lama menyimpan ini chika, sekarang aku harus mengatakan nya padamu! ujar ku


"Apa pak? tanya nya bingung


"Aku menyukai mu Chika! ujar ku lalu langsung membungkam mulutku


Dia langsung berdiri, lalu ia melihatku.


"Saya buru-buru, maaf! ujar nya


Bagai di sambar petir di siang bolong, apakah ini jawaban nya, dia tidak mencintai ku, jadi aku terlalu berharap dengan nya.


Aku diam


...


Hati aku langsung copot di buatnya, apakah aku tidak salah dengar, dia menyukai ku?


Perasaan ku rasanya campur aduk, ada rasa senang dan ada juga rasa bimbang.


"Maaf, tapi perasaan ini tidak bisa aku bohongi Chika! ujar nya


Aku masih belum jauh dari sana, sengaja saja jalan ku lambat kayak siput, pengen dengar semua ucapan nya.


Aku harus ngomong apa?


B*d*h, b*d*h sekali aku, kenapa ku langsung kabur, kan dia berfikir kalau aku ini tidak menyukai nya, sebenarnya aku juga suka dengan nya.


"Aku tau, kalau kamu tidak menyukai ku, jadi aku akan hilangkan perasaan ini! ujar nya


Aku melebarkan bola mataku, apa segampang itu dia bicara, enak saja main buang perasaan nya itu ke aku, kalau sudah suka dengan ku, jangan harap untuk pergi begitu saja.


Hening


Kenapa tiba-tiba hening?


Aku menoleh ke belakang ternyata pak adzriel tidak ada di sana, aku kelimpungan mencari nya, jangan harap kamu bisa pergi pak.


"S*al, malah pergi lagi!


Aku berlari ke parkiran mobil untuk mencari nya, tapi sangat di sayangkan, mobil nya sudah keburu pergi.

__ADS_1


"Oh, oh, oh, jadi kamu mau menguji ku pak?


"Oke, aku akan kejar kamu!


Aku berlari mengambil motor ku, mumpung mobil nya masih kelihatan aku mengejar nya dengan motor ku.


Tit...tit...tit


Aku mengkalson supaya dia berhenti, semakin ku kejar mobil itu semakin kencang laju mobil nya.


"Oh, kamu mau aku kejar kah?


Chika Anastasya jangan di lawan, ku full gas motor ku, lalu aku berhasil memepet mobil nya, beruntung jalan ini sepi.


"Turun!" ujar ku mengetuk pintu


Dia tidak mau turun, haruskah aku memecahkan kaca mobil mahal nya ini?


"Turun atau kaca mobil nya pecah? ujar ku


Aku mengintip dari luar, nampak nya dia lagi berfikir untuk bisa kabur dari ku.


"Turun pak! titah ku


Aku membuka paksa pintu mobil itu, tapi sayang, ia mengunci pintu mobil nya.


Lalu aku mencari batu, aku mendapat batu tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil pula, aku memperlihatkan batu itu ke dia.


"Buka atau pecah! aku memaksa nya


Dia membuka kaca mobil nya, aku tersenyum kecil lalu membuang batu tersebut.


"Kenapa kamu kejar aku? tanya nya


"Menurut bapak? aku balik bertanya


"Aku mau memastikan hubungan ini lah, masa kamu mau pergi begitu saja, enak saja kamu mau bilang pergi! ujar ku


Dia melihatku tanpa berkata apapun, aku mengisyaratkan ke dia untuk turun.


Dia menutup kaca mobil nya lalu membuka pintu mobil nya.


"Untuk apa?, tadi kamu sudah menolak nya, aku sudah tau juga jawaban dari kamu! ujar nya


"Aku belum ngomong apa-apa tapi kamu sudah pergi duluan! ujar ku


Dia mengerutkan keningnya, "bukan kah kamu pergi duluan!" ujar nya, oh iya ya aku kan yang duluan pergi dari nya.


"Jadi gimana? tanya ku


"Gimana apa nya?, kamu sendiri yang menolak nya! ujar nya dengan ekspresi jutek


Aku menggelengkan kepalaku, dia tambah sedih.


"Tidak akan nolak! ujar ku


"Ternya cinta aku tidak bertepuk sebelah tangan, tadi aku refleks langsung pergi karena aku kaget aja! ujar ku menjelaskan nya


Senyum manisnya langsung terukir di bibir merah jambu nya itu, sudah ke sekian kalinya aku melihat senyum nya ini.


"K-kamu... kamu juga cinta sama aku? tanya nya


"Ya iya lah, masa aku nggak cinta sama kamu, dari pertama aku ketemu sama kamu dari sana lah bunga-bunga itu bermekaran di hati ku! ujar ku


"Nggak percaya! ujar nya


"Ya sudah, aku balik dulu! ujar ku


Dia mencengkram tangan ku, aku langsung menepisnya, "bukan mahram! ujar nya


Ia langsung melepas kan cengkraman tangan nya.


"Lupa! ujar nya

__ADS_1


"Besok kita ketemu di kantor lagi, aku hari ini buru-buru! ujar ku pamit


"Kemana? tanya ku


"Kehati mu! ujar nya tersenyum


"Ke kondangan teman!


"Pergi nya sama siapa?


"Teman!


"Cowok apa cewek? tanya nya


"Cowok! ujar ku bercanda


Wajahnya berubah jadi masam dan tidak suka.


"Sama teman cewek aku lah, hanum adek ku juga ikut! ujar ku


Lalu wajah tidak suka nya tadi berubah jadi tersenyum kembali.


"Titip salam untuk tante Saras ya! ujar ku


"Baik, nanti aku beri tahu mama! ujar nya


Bukanya aku tidak sopan tapi aku memang buru-buru, nanti aku harus pergi ke kondangan teman ku.


Untuk sekarang aku belum bisa menemani nya.


"Hati-hati ya, bawa motor nya jangan ngebut! ujar nya


"Siap, pujaan hati ku! ujar ku memberi hormat


Lalu aku melajukan motor ku, senyum ku masih terukir di bibir ku ini, ternyata cinta ku tak salah, ku kira aku tidak akan bisa menjangkau hati nya, tapi kenyataannya aku bisa.


"Aah... Senang nya, bos besar jadi pacar ku!


"Pandai-pandailah aku bersama dia di kantor, jangan sampai semua orang kantor kalau aku ada hubungan spesial dengan nya.


"Presdir ku, cinta ku!


Sesampainya ku di rumah aku di sambut oleh hanum yang lagi berdiri di depan pintu, dia sudah berpakaian gamis blukat dan jilbab senada dengan pakaian nya itu.


"Kakak...! teriak nya dengan meletakkan tangan nya ke pinggang


"Apa? ujar ku memelototi nya


"Buruan, nanti telat! ujar nya


"Bentar han, kakak capek baru pulang kerja! ujar ku


"Tadi kakak janji pergi jam lima, tapi ini sudah jam enam kak! ujar nya cemberut


"Tadi ada kendala han! ujar ku


Ya, kendala cinta ku pada pak presdir ku


...


bersambung...


...----------------...


Maaf baru bisa update sekarang, akhir-akhir ini author sangat sibuk dengan urusan sekolah, jadinya author bisa update cerita ini siang atau nggak malam!!πŸ™


(sebelum membaca cerita ini author mau kasih tau kalau cerita ini hanya khayalan semata yang author rangkai menjadi sebuah cerita, jadi kalau alur atau jalan cerita nya agak sedikit berbeda author minta maaf sebesar-besarnya πŸ™)


(Author baru pemula untuk merintis cerita ini, semoga cerita author banyak yang minat)


(Kalau author jarang update berarti author lagi sibuk sama urusan sekolah, sekali lagi author kasih tau kalau pembuat cerita ini anak sekolahan, kurang dan lebihnya hanya itu saja yang author sampai kan!)


Makasih ya atas dukungan nya, sedikit terobati hati author yang sempat sedih iniπŸ™

__ADS_1


semoga kedepannya bertambah banyak dukungan dari kalian πŸ™


__ADS_2